Wakil Bupati Hadiri Acara Buka Puasa Bersama Dan Rekonsiliasi Daerah Pasca Pemilu 2019 Di Kabupaten Kayong Utara

Seorang Guru Privat Diduga Asusila Diamankan Unit Reskrim Polsek Manis Mata

Polres Kayong Utara Fasilitasi Silaturahmi FKUB Kayong Utara Bersama Tokoh Masyarakat dan Tokoh Agama

Diduga Proyek Siluman, Ditemukan Pekerjaan Tanpa Plang Nama

Akun Facebook Wakil Bupati Kayong Utara Dibajak, H. Effendi Ahmad, S.Pdi Lakukan Klarifikasi

Kapolsek Teluk Batang Ajak Masyarakat Menjaga Keamanan Demi Keutuhan NKRI

Kapolsek Teluk Batang Himbau Masyarakat Agar Tidak Terprovokasi Isu Hoax

Ditemukan Seekor Beruang Madu Mati Dikawasan Hutan Korservasi Dilintasan Jalan Perusahaan Tambang


Sisa Bangkai Beruang Madu yang ditemukan Tewas Tertabrak dilintasan Jalan Perusahaan Tambang PT.LAMAN MINING Desa Kuala Tolak, Kecamatan Matan Hilir Utara, Kabupaten Ketapang

WartaKayong.com, Ketapang – Seekor bangkai Beruang Madu ditemukan warga di lokasi lalu lintas pertambangan milik PT. Laman Mining, di Desa Kuala Tolak,Kecamatan Matan Hilir Utara, Kabupaten Ketapang, Minggu (5/5) lalu. Dari informasi warga tersebut, pemerhati masalah lingkungan hidup, Verry Liem langsung menuju ke lokasi guna menindaklanjutinya.

“Dari informasi awal ini, saya langsung menuju ke lapangan untuk melakukan investigasi, karena Beruang Madu Kalimantan termasuk hewan langka yang dilindungi,”terangnya.

Ditambahkan Verry, ketika dirinya sampai di lokasi, tempat dimana ditemukannya bangkai Beruang Madu tersebut, merupakan sebuah perlintasan kawasan Hutan Konservasi. Dan sering hewan-hewan lainnya melintas di areal tersebut.

Dari investigasi yang ditemukannya, didapat informasi dan data bahwa memang benar Beruang Madu Kalimantan tersebut mati karena ditabrak salah satu kendaraan berat mobil DT ban 10(Sepuluh) milik perusahaan tambang.

“Kita juga sempat bertanya kepada salah satu kendaraan berat yang sedang melintas disana. Dan kawasan tersebut memang sering melintas hewan-hewan langka lainnya, diantaranya orang utan dan Tenggiling,”katanya lagi.

Dilanjutkan Verry, dari informasi yang dikumpulkannya, pihak perusahaan maupun masyarakat sekitar memang mengetahui bahwa kawasan tersebut sering melintas hewan-hewan.

Hingga saat ini, katanya, belum ada satu pihakpun yang bertanggung jawab terhadap kematian dari Beruang Madu Kalimantan, termasuk pihak perusahaan yang salah satu kendaraan beratnya menjadi penyebab matinya Beruang Madu tersebut.

Potongan Cakar Beruang Madu yang jadi korban Tabrak Lari

Verry menerangkan bahwa dirinya juga sudah bertemu warga yang sempat mengamankan sisa Bangkai dari beruang, dimana hanya ada potongan Cakar Lengan Beruang.

Dari keterangan Verry bahwa kasus tertabraknya Beruang Madu yang merupakan hewan langka yang dilindungi itu, sudah dilaporkan pada pihak Polhut dan KSDA Kabupaten Ketapang.

“Kasus ini Sudah kita laporkan Ke Pihak Polhut dan KSDA Kabupaten Ketapang, adapun lokasi tertabraknya berada di wilayah Hutan Konservasi milik PT. Kalimantan Agro Lestari yang terbentang jalan milik pertambangan PT. LAMAN MINING,” pungkasnya.

Menurut salah satu warga sekitar, pada hari Minggu (5/5) sekitar pukul 17:00 dirinya melihat tergeletak seekor Beruang Madu yang sudah hancur kondisi tubuhnya.

“Pada awal saya menemukan, tampak ada bekas kendaraan berat dekat bangkai beruang madu yang sudah hancur. Mungkin diperkirakan mati tertabrak mobil DT ban 10, yang sering melintas di daerah tersebut,”katanya.

WIN

Diduga Cabuli Anak Bawah Umur, Oknum Polisi Diamankan Propam Polda

Kisah “Dungun Kapal” Saksi Bisu Kesaktian Raja Gusti Panji Kerajaan Simpang Sebelum meleutusnya Perang Bulang kait

%d blogger menyukai ini: