Arsip Blog

Musrenbang 2014: Simpang Hilir Prioritaskan Air Bersih


Musrenbangkec simpang hilir, warta kayong

SIMPANG HILIR – Tahun 2015, Simpang Hilir prioritaskan pembangunan air bersih. Demikian paparan Camat Simpang Hilir, Mac Novianto, S.H. dalam Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) tingkat Kecamatan Simpang Hilir Tahun 2014, di Graha Praja (10/2/2014). Pasalnya, selama belasan tahun, masyarakat Simpang Hilir umumnya sulit mendapatkan air bersih. Warga hanya bergantung pada air hujan dan penjual yang harganya relatif mahal, sebab, air didatangkan dari Desa Harapan Mulia – Kecamatan Sukadana.

Seperti gayung bersambut. Senan dengan Camat, Oma Zulfitansyah, Kepala Bappeda Kayong Utara menjelaskan, air bersih salah satu program startegis Pemda KKU 2014 – 2018, selain peningkatan pertumbuhan ekonomi, kesejahteraan masyarakat, kualitas pendidikan dan kesehatan gratis, kualitas aparatur, infrastruktur dan lain-lain. Semua kegiatan di priode atau tahun sebelumnya, akan tetap dilanjutkan di priode kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati terpilih 2013 – 2018. Tentu pembangunan kita lakukan secara bertahap. Mengingat keterbatasan anggaran kabupaten. Skala prioritas menjadi kata kuncinya, tegas Oma.

Musrenbang adalah amanah Undang-Undang yang wajib kita laksanakan. Dengan musrenbang, maka kita dapat menentukan mana yang prioritas, mana yang tidak. Sebab ini merupakan rencana dan aspirasi masyarakat yang wajib diakomodir pemerintah. Tak terakomodir di tahun ini, usulkan tahun berikutnya, dan seterusnya. Jadi jangan putus asa. Jika usulan  masyarakat tidak masuk tahun ini, kita harus tetap berusaha mengusulkan tahun berikutnya. Mengingat anggaran kita terbatas, tutur Kepala Bappeda.

Musrenbang yang dihadiri Kepala Desa, BPD, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, unsur Muspika (Musyawarah Pimpinan Kecamatan), memberikan warna tersendiri bagi warga Simpang Hilir. Pasalnya, selain kepala/perwakilan dari SKPD yang ada di KKU, hadir juga Anggota Dewan asal Simpang Hilir, yaitu Abdul Zamad, Yulisman dan Haripin. Menurut Kepala Bappeda, di kecamatan lain, tak ada satupun Anggota Dewan yang hadir dalam acara Musrenbang.

Setiap Anggota Dewan diberikan kesempatan untuk bicara. Satu hal yang menarik dari pemaparan dewan, yaitu usulan Abdul Zamad . Agar pembahasan Tahun Anggaran 2015 seluruh Kades dilibatkan dalam Paripurna Penetapan APBD KKU, sedekedar untuk mendengarkan saja. Sehingga tak ada lagi imaje bahwa si A atau si B yang mangkas anggaran, usul politisi asal Partai Golkar tersebut kepada Bappeda.

Menyikapi kebutuhan masyarakat Simpang Hilir tentang air bersih, tiga Anggota Dewan yang hadir sepakat, akan mengawal usulan tersebut. Mereka sendiri merasakan dampak krisis air bersih di Simpang Hilir. Sebab, mereka sendiri berasal dan bertempat tinggal di Simpang Hilir.

Untuk menentukan prioritas program di setiap desa, panitia membentuk 3 kelompok diskusi untuk melakukan simulasi. Setiap peserta dalam kelompok, yang mewakili desa mereka masing-masing, dianjurkan memilih lima program prioritas di desa mereka.

Dari hasil simulasi tersebut, secara umum disimpulkan bahwa, masalah air bersih, pendidikan, kesehatan, infrastruktur (jalan) dan ekonomi kerakyatan (perkebunan, pertanian, perikanan) menjadi isu utama untuk pembangunan 2015 dan seterusnya. Sebab ini menjadi kebutuhan dasar masyarakat. (Has)

Pertama; Acara Ramah Tamah Camat dengan Warganya


Ramah Tamah Camat Simpang Hilir KKU Warta Kayong Kalbar

Pertama, di Simpang Hilir khususnya dan KKU umumnya. Camat yang baru dilantik langsung menyelenggarakan Acara Tatap Muka dan Ramah Tamah dengan warganya.

SIMPANG HILIR – Bertempat di Gedung Gharaha Praja Kantor Camat Simpang Hilir, Kamis (16/1/2014), Mic Novianto, S.H, Camat Simpang Hilir yang baru dilantik, menyelenggarakan Acara Tatap Muka dan ramah Tamah dengan masyarakat Simpang Hilir. Ini merupakan kali pertama dilakukan, sepanjang sejarah setiap pergantian camat, khususnya Simpang Hilir.

Acara yang dihadiri Unsur Muspika Kecamatan, Kepala Desa, Ketua BPD, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, Tokoh Adat dan Tokoh Pemuda se- Kecamatan Simpang Hilir, terbilang meriah. Pasalnya, setiap unsur diberikan kesempatan menyampaikan sambutan, kesan atau pesan kepada Camat. Hadir juga dalam juga dalam acara tersebut Wakil Bupati Kayong Utara, Idrus berserta istri dan anak tercinta.

Dalam sambuatannya, Mic Novianto memulai dengan salam perkenalan, “Tak kenal tak sayang, tak sayang tak cinta.” Petikan kalimat pembuka yang lazim kita dengar. Kemudian, sebagai Camat, dia tidak bisa bekerja sendiri. Butuh kerjsama yang sinergis antara Pemerintah dan semua elemen yang ada di masyarakat.

Sebagai kabupaten baru, tentu masih banyak kelemahan dan kekurangan yang perlu kita benahi bersama. Mari kita bergandengan tangan, bahu-membahu membangun KKU. Sehingga tercipta tujuan yang ingin kita capai bersama, ujarnya. Camat defenitif ini berharap, semoga dengan kehadirannya dapat memberikan nuansa baru, membawa Simpang Hilir semakin maju dan disegani kecamatan lain yang ada di KKU.

Tak ketinggalan. Orang Nomor Dua dijajaran Pemerintah Kabupaten Kayong Utara, Idrus, dalam pengarahanya berpesan, agar camat baru mampu mengembalikan kejayaan Simpang Hilir seperti di era tahun1985 – 1995, semasa masih bergabung dengan Ketapang. Sebab, pada era tersebut, Simpang Hilir sangat disegani kecamatan lain yang ada di Kabupaten Ketapang waktu itu, terutama menyangkut administrasi pemerintahan.

Simpang Hilir memiliki potensi yang luar biasa. Wilayah kecamatannya terluas di KKU. Penduduknya terbanyak, SDM-nya maju, serta sumber daya alamnya berlimpah. Merupakan potensi yang patut kita syukuri, dan dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya untuk kepentingan dan kesejahteraan bersama, ujar Wakil Bupati.

Menghadapi tahun politik, mari kita ciptakan suasana yang kondusif, aman dan terkendalai, lajut Wabup. Perbedaan jangan membuat kita terpecah-belah. Justru perbedaanlah yang menyatukan keberagaman bangsa ini, agar kita bisa saling asah, asih dan asuh. Jangan karena beda partai, beda pilihan, harus baku hantam sesama saudara. Tentu ini tindakan yang konyol. Kita semua bersaudara. Sesama saudara, sewajarnya kita saling mengingatkan untuk kebaikan, imbau mantan Camat Teluk Batang ini menutup pengarahannya.

Mic Novianto, S.H, merupakan camat defenitif, mengantikan Pelaksana Teknis (Plt) Camat Simpang Hilir, Yusrin, yang sekarang kembali ke habitatnya di dunia pendidikan, tepatnya di Dinas Pendidikan Kabupaten. Sedang Sekretaris Camat (Sekcam) sebelumnya dijabat Ravinus Rais, Plt Sekcam, digantikan Sekcam defenitif, Azhari, S.Pd.I● Has

Robo-robo Ala KKU


foto mandi safar, robo-robo hasanan kku rantau panjang melano kayong utara kalbar

Robo-robo, merupakan  tradisi umat Muslim, khususnya etnis Melayu yang ada di Kalimantan Barat. Tradisi tersebut dilaksanakan pada Rabu akhir di bulan Safar. Seperti halnya hari ini, Rabu 22 Safar 1435 Hijriah, bertempatan dengan 25 Desember 2013, pukul 08.00, lebih dari 200 orang warga Muslim Rantau Panjang dan desa sekitar, melaksanakan Robo-robok di pinggir Sungai Rantau Panjang – Kec. Simpang Hilir, tepatnya di bawah jembatan Rantau Panjang.

Berbeda dengan Mempawah Kabupaten Pontianak yang terkenal seantero negara/mancanegara, Robo-robo di Rantau Panjang KKU dilakukan dengan prosesi sederhana. Warga cukup membawa ketupat, lauk-pauk dan air mineral. Acara tersebut dipimpin oleh Ustadz/Imam. Setelah menyantap ketupat atau mandi di sungai bagi yang ingin mandi, maka acara dianggap selesai.

Robo-robo ini popular di Desa Rantau Panjang khusus sejak tahun 2000-an. Bahkan ini kali pertamanya di KKU. Ustadz H. Hasan Alhaddad, pencetus pertamanya. Hingga kini, tradisi tersebut bertahan. Sebelumnya, Robo-robok di Kayong Utara umumnya lebih dikenal dengan sebutan, “Mandi Safar.” Sebab pada setiap Rabu akhir di Bulan Safar, tradisi Muslim Kayong yaitu Mandi Safar.

Uniknya, Mandi Safar ini dilakukan dengan menggunkan daun Andung-andung sebagai medianya, tulis kalimah/doa berbahasa Arab yang direndam ke dalam air, baik dalam wadah di rumah, langsung ke parit atau sungai. Tujuannya tak lain, memohon keselamatan kepada Allah SWT.

Setelah acara Robo-robo selesai, warga melaksanakan tradisi Mandi Safar di rumah masing-masing, baik menggunakan media daun andung-andung, atau air doa selamat yang telah mendapat berkat dari Ustadz/Imam saat Robo-robo tersebut. Tradisi Mandi Safar pun hingga hari ini tetap dipertahankan, dan saban tahun tetap dilaksanakan warga setempat.

Robo-robo kali ini dilaksanakan lebih awal dari Rabu akhir sesungguhnya. Pasalanya Rabu akhir bulan Safar tahu  ini jatuh pada tanggal 1 Januari 2014. Pertimbangan penyelenggara, hari tersebut dimungkinkan banyak warga yang libur atau berpergian keluar daerah.

Alasan lain, karena Rabu ke- 4 bulan Safar 1435 Hijriah tahun ini, bertempatan dengan (25/12/2013). Berdasarkan rembug kami dengan pemuka agama yang ada, saat ini merupakan hari yang ideal untuk dilaksanakan, sebab Rabu bulan Safar tahun ini terhitung 5 kali, jadi kita ambil Rabu keempatnya, papar Busri, selaku penyelenggara kegiatan.

Acara yang dipimpin Ustadz H. Sy. Hasan Alhaddad tersebut berlangsung hikmat. Warga kelitan khusu’ mengaminkan doa yang dipanjatkan ustadz. Keakraban dan kebersamaan itu terlihat. saat warga membuka ransum makanan masing-masing, untuk disantap bersama-sama di lapangan terbuka, di pinggir sungai Rantau Panjang. (Has)

Cuplikan Peristiwa Yang Terjadi di KKU Hari ini

5 TIPE MAHASISWA



foto mahasiswa kabupaten kayong utara kalbar 1

5 TIPE MAHASISWA

Oleh: Hasanan

Sori sob, 5 tipe mahasiswa ini akronimnya yaitu memakai nama-nama binatang. Tapi jangan salah sangka dulu, tentu ini tidak ada maksud menyamakan sob sekalian dengan dengan binatang tersebut. Akronim ini hanyalah untuk memudahkan penyebutan saja dan biar terkesan agak unik gitu lho? Hehehe. . . . .

Coba kita simak 5 tipe mahasiswa di bawah ini sesuai dengan aktivitas keseharian mahasiswa tersebut. Asyik juga tu jika sob menyimak dan memahami isinya, bukan cuma sekedar membaca. Hehehe. . . . .

1. Tipe Kupu-Kupu:
Kupu-Kupu alias Kuliah Pulang-Kuliah Pulang, adalah tipe mahasiswa apabila selesai mata kuliah akhirnya langsung pulang begitu saja, lebih betah di rumah/di kosnya. Jika aktivitas ini dilakukan mahasiswa dari awal masuk kul hingga wisuda, kemungkinan besar mahasiswa tipe ini memiliki wawasan dan pergaulan yang sempit, taunya dunia kampus dan dunia kosan/rumah saja.

foto mahasiswa kabupaten kayong utara kalbar 2
2. Tipe Kutu-Kutu:
Kuliah Tugas-Kuliah Tugas (Kutu-Kutu), tipe mahasiswa yang satu ini kerjanya kuliah terus ngerjain tugas, kuliah terus ngerjain tugas. Tipe ini lebih berorentasi pada akademik. Biasanya kuliahnya di patok dengan IPK yang tinggi, misalnya 4,5. Wawasanya sih kemungkinan lebih luas dibanding dengan tipe mahasiswa Kupu-Kupu, sebab besar kemungkinan mahasiswa tipe Kutu-Kutu ini akrab dengan perpustakaan dan literature lainnya.

foto mahasiswa kabupaten kayong utara kalbar 4
3. Tipe Kunang-Kunang:
Biasanya mahasiswa tipe ini yang paling banyak di kampus-kampus di Indonesia umumnya bahkan di dunia, yaitu Kuliah Nangkring-Kuliah Nangkring (Kunang-Kunang). Dapat dibuktikan lho? Liat aja di kampus-kampus disekitarmu.
Mahasiswa tipe ini bukan Kupu-Kupu bukan juga Kutu-Kutu, tapi mahasiswa tipe ini kerjanya nengkreng di kampus, kantin, warkop de-el-el. Kerjanya ngak jauh dari ngobrol-ngobrol, nyanyi-nyanyi, nongkrong-nongkrong, bahkan biasanya sambil godain cewek-cewek atau cowok-cowok. Mahasiswa tipe ini sering juga disebut sebagai mahasiswa Hedon, yaitu mahasiswa yang kerjanya senang-senang aja gitu.

foto mahasiswa kabupaten kayong utara kalbar 6

4. Tipe Kura-Kura:
Tipe ini sering disebut aktivis kampus, yaitu Kuliah Rapat-Kuliah Rapat (Kura-Kura). Aktivitas sehari-harinya di kampus bahkan di luar kampus pun adalah rapat, rapat dan rapat. Apa saja tu yang di rapatkan ya?
Ada 2 kemungkinan karakter mahasiswa tipe ini. Pertama, mahasiswa tipe ini emang serius mengikuti rapat sehingga memahami apa yang ia rapatkan. Kemungkinan Kedua, ada mahasiswa yang rapatnya hanya ikut-ikutan saja alias ngak paham apa yang dirapartin. Atau bisa juga jenis yang kedua ini ikut rapat cuma untuk keren aja gitu, pas ada teman kuliah nanya via telpon/hp, “Lagi ngapain lho sekarang?” trus dia bilang, “Gue lagi rapat nih.” Keren kan?

foto mahasiswa kabupaten kayong utara kalbar 3
5. Tipe Kuda-Kuda:
Tipe mahasiswa yang terakhir ini yaitu Kulaih Dakwah-Kuliah Dakwah (Kuda-Kuda). Aktivitasnya apa ya? Jelas dong, mahasiswa tipe ini ialah mereka yang disamping kuliah juga berdakwah di kampus. Dakwah dalam hal ini tentu identik dengan dakwah islamiyah. Tipe ini pun sering disebut Aktivis Dakwah Kampus (ADK), yang biasa didominasi oleh mahasiswa-mahasiswi yang aktif di Lembaga Dakwah Kampus (LDK) milik mereka. Seru juga tu!

Tipe mahasiswa ini emang tak mudah sob, sebab banyak yang mengaku aktivis Islam atau aktif di LDK, tapi saat diamanahi tugas untuk dakwah selalu banyak alasan untuk menolak, sibuk kulaihlah, ada urusan mendadaklah, dll.
Kuliah dan dakwah jika diniatkan karena Allah semuanya bernilai ibadah. Sesuatu yang bernilai ibadah inssya Allah tentu Allah akan memudahkah segala urusan kita. Barang siapa menolong agama Allah/berdakwah dijalan-Nya, niscaya Allah akan menolongmu dan meneguhkan kedudukanmu, (QS. Muhammad : 7).

foto mahasiswa kabupaten kayong utara kalbar 5
Kira-kira, sob sedang berada pada tipe mana nih? Atau mau milih tipe yang mana kira-kira yang pas dan bermanfaat buat sob dan lingkungan sob?
Tentu keputusan ada ditanganmu. Orang lain cuma perantara saja buatmu, karaktermu, kamulah yang paling berhak membentuknya. Versi: Adi Permana Sidik (Mahasiswa Pasca Sarjana, Fikom Unpad). Sumber: Majalah Sabili.

Tiga Golongan Besar Dalam Birokrasi Pemerintahan


Tiga Golongan Besar Dalam Birokrasi Pemerintahan

Oleh : Miftahul huda Di buat Tanggal 02  oktober 2013

 lentera 2 isnawati ketapang kal bar kku

            Saudara saudari semua pasti tahu dengan para pegawai pemerintahan yang ada bukan ? ya pasti tau dong. Mungkin di antara para pembaca adalah salah satu dari pegawai negeri, atau bahkan menjadi pejabat, atau memiliki jabatan penting di birokrasi, atau memiliki keluarga yang kebetulan pegawai negeri ataupun pejabat, atau mungkin hanya masyarakat biasa ?. Ya saya yakin anda tetap ada di antara golongan yang saya sebutkan tersebut. Sebelumnya saya memohon maaf jika artikel yang saya tulis ini menyinggung anda yang termasuk dalam golongan orang birokrasi pemerintahan. Namun sesungguhnya tulisan saya ini bukan untuk bermaksud menyinggung anda percayalah. Maksud saya tak lain dan tak bukan hanyalah berbagi wawasan atas pengamatan yang telah saya lakukan selama sekian tahun, hehehe.

sebuah karya seni hanya bisa di nikmati oleh orang yang memiliki jiwa seni

            Baiklah langsung saja saya akan menjelaskan ketiga Golongan tersebut yakni sebagai berikut :

  1. Golongan Orang Pintar Tapi Tidak Jujur

Coba anda amati bagaimana karakter orang Pintar dan tidak jujur dalam birokrasi pemerintahan ?, ada atau tidak ? dan siapakah dia ?…..

Jawab : tentu ada bahkan mungkin banyak, dan siapakah dia ?, dia mungkin adalah orang orang yang memang pintar namun sayang nya tidak memanfaatkan kepintaran nya dengan baik untuk kepentingan umum. Walaupun jika ada untuk kepentingan masyarakat umum paling ya hanya beberapa persen saja, orang melayu bilang BAYE NDAK PUSAK JAK BAH, heheheh. Singkatnya jika ada suatu kesepakatan yang tidak menguntungkan kantong pribadi nya, maka dia akan sangat banyak alasan untuk tidak melakukan nya. Alasan nya sangat banyak bahkan tidak masuk akal, yang tidak punya kewenangan lah, tidak ada aturan nya lah, tidak ini tidak itu, tidak prosedural… melanggar pasal ini dan itu hehehhebanyaklah alsannya, sampai bosen saya nulisnya, pokok nya tidaklah titik. dan yang lebih celaka lagi Golongan orang seperti ini biasanya memiliki posisi penting dalam birokrasi pemerintahan. Bisa di bayangkan betapa kacaunya jika banyak Golongan orang seperti ini………!!!!!!!!!

  1. Golongan Orang Jujur Tapi Bodoh / kondisi yg membuat bodo

Biasanya kita sesekali waktu bertemu dengan seorang PNS atau Pejabat yang memiliki hidup sederhana atau pas pasan bahkan ada juga yang masih miskin. Apa komentar orang tentang hal tersebut ?. biasa nya begini komentar mereka, “ oh …itu orang jujur yang tidak pandai ini dan itu, tapi heran kenapa dia kok miskin ya ? padahal kan dia pegawai negeri ?. he. he. Jawaban nya, ya  jangan heran karena dia adalah Golongan orang yang jujur tapi bodoh. Bodoh bukan dalam artian tidak bisa bekerja atau bodoh pemikiran nya dan semacamnya. Namun bodoh yang saya maksud di sini adalah bodoh karena keadaan. Yang artinya ia tidak bisa banyak berbuat melainkan hanya menuruti saja permainan permainan yang ada ya termasuk permainan yang di mainkan oleh orang dengan katagori nomor satu di atas. He he .

  1. Golongan Orang Pintar Dan Jujur

Nah ini dia Golongan terakhir dalam birokrasi pemerintahan, bisanya Golongan orang seperti ini tidak bertahan lama dalam posisi penting di pemerintahan, selalu ada saja alasan mutasi atau pemberhentian bahkan teror terhadap Golongan orang ini. Lho kenapa bisa begitu ?, bukankah kita membutuhkan Golongan orang seperti ini ?. ya kita sih membutuhkan orang seperti itu, namun para orang pintar dan tidak jujur dalam birokrasi pemerintah sudah terlanjur mendominasi, dan mereka tidak akan tinggal diam, tentunya mereka akan melakukan manuver manuver untuk menjatuhkan orang yang jujur dan pintar ini, iya kan ?. he. he ..sungguh sial ya Golongan orang yang ketiga ini .?

 sd 14 kamboja pulau maya tanjung satai

            Heheheh .. maaaf ya itu Cuma pengamatan kecil kecilan saja lhooo, kalau masuk akal ya sudah diam diam saja atau ape kek terserah hehehe, tapi sepertinya Memang begitulah kenyataan pahit yang harus kita hadapi, ternyata menurut riset abal abal juga hehehe, golongan orang pertama dan ke dua lah yang mendominasi negara ini. Ya wajar saja kalau Indonesia ini kondisinya banyak kacau. Semoga para pembaca yang ada di birokrasi pemerintahan tidak termasuk dalam katagori Golongan orang yang pertama tersebut, hehehhe….saya yakin kok pasti masih banyak yang baik kok terutama di tanah Kayong Uatra bertuah yang masih banyak menjunjung norma ketimuran dan agama ini, heheheh. semoga saja dengan adannya gaung pendidikan karakter leh kementrian pendidikan nasional, kelak kita harapkan generasi berikutnya adalah golongan orang ketiga yang mendominasi, sehingga kalimat Negara Indonesia yang Baldatun Thoyibatun warofun ghoffur bukan hanya ada di slogan slogan formal dan pemanis untaian kata. Amieeen

Membentuk Karakter Atau Pendidikan Membuat Siswa/ I Pintar ? (Bagian 1)


Membentuk Karakter Atau Pendidikan Membuat Siswa/ I Pintar ?  (Bagian 1)

Oleh : Miftahul Huda

pendidikan karakter 1

            Nah ini dia salah satu akar permasalahan kenapa indonesia pada saat ini termasuk negara terkorup di dunia. Kalau menurut saya salah satu akar permsalahan yang serius adalah di bidang pendidikan. Jelas sekali sistem pendidikan kita pada saat ini telah banyak melakukan kekeliruan yang amat sangat fatal bagi kelangsungan negara ini ke depan nya. Betapa tidak ?, ya jelas atal karena anak didik yang saat ini sedang mengenyam pendidikanlah yang nanti nya akan menjadi generasi penmerus bangsa. Bisa kita bayangkan negara ini akan menjadi begitu kacaunya jika di pimpin oleh orang orang yang pintar namun tidak berkarakter moral yang baik. Lho kenapa bisa begitu ? baik saya akan jelaskan satu persatu sebab dan alasan serta kelemahan sistem pendidikan saat ini dari kacamata saya yang bodoh ini.

 

  1. Fakta Sistem Pendidikan pada saat ini adalah menitik beratkan kepada angka angka formalitas sebagai acuan standard kelulusan dan keberhasilan siswa. Pertanyaan nya apakah dengan angka dan nilai yang tinggi di kertas bisa menjamin sang anak akan berprilaku yang baik ?, jawaban ya tentu tidak menjamin, bahkan akan mengakibatkan banyak hal hal buruk terjadi pada siswa, misalkan saja siswa akan tertekan dengan standard tersebut, dan pada akhirnya ia akan berusaha dengan berbagai cara untuk mendapatkan nilai angka yang baik, dan pada akhirnya akan menggembleng secara tidak langsung kepada siswa untuk tidak berlaku jujur, semisal dengan cara mencontek atau diam diam mencuri soal ulangan, bahkan membeli jawaban dan lain sebagai nya. Apakah hal semacam ini akan membuat siswa/I kita akan lebih baik di masa yang akan datang jika kita saat ini saja sudah mengajarinya tidak jujur.
  2. Sistem pendidikan yang……………………….

pendidikan karakter 2

Mengapa saya katakan tidak profesional ?, lihat saja fakta di lapangan, bukankah banyak kita menemukan para pengajar yang sebenarnya tidak bisa menjadi guru yang baik.?, ya jawaban nya sangat banyak bahkan tidak terhitung lagi. Ukuran seorang guru yang baik kalau menurut saya bukan dari gelar atau titelnya atau berapa lama dan berapa banyak fakultas yang telah di masuki nya, bukan sama sekali bukan dari situ ukuran seorang guru yang baik. Bahkan banyak para pengajar yang lulusan dari Fakultas/akademi yang sejujurnya tidak sungguh sungguh dalam mendidik siswa/I nya. Melainkan mereka hanya sekedar mencari uang dari pekerjaan nya selaku pengajar, bahkan ada juga yang melakukan pekerjaan mengajar nya secara malas malasan, itupun dengan berbagai alasan, yang jauhlah, yang sibuk lah, dan lain sebagai nya.

pendidikan karakter kayong utara 4

Kira kira bagaimana ya  kriteria guru yang baik tersebut ?, kriteria guru yang baik harus memeiliki syarat mutlak sebagai berikut :

  1. Seorang guru yang baik menurut saya harus memiliki niat yang tulus dan benar benar ikhlas untuk mendidik siswa/I nya.
  2.  Seorang guru yang baik harus memahami ilmu psikologi kejiwaan seseorang / siswa/I nya, karena tanpa pemahaman psikologi ia akan sulit berinteraksi dengan benar terhadap para siswa nya, dan pada akhirnya siswalah yang akan  menjadi korban.
  3. Seorang guru yang baik harus memilki metode yang baik juga dalam mengajar. Arti nya sang guru tidak harus memaksakan semua siswa untuk bisa memahami apa yang dia ajarkan. Sang guru harus maklum berapa banyak pelajaran yang harus mereka serap dalam satu hari. Dan bagaimana setiap respon atau minat dari setiap siswa terhadap semua mata pekajaran yang ada ? tentunya hal tersebut harus bisa di siasati oleh sang guru agar suasana dalam proses belajar mengajar tidak kaku dan mudah di terima oelh para siswa/ I nya.
  4. Seorang guru yang baik tidak pernah melontarkan kata kata kasar atau memberikan kata kata yang tidak layak seperti “ kamu bodoh, Kamu nakal, kamu bandel, dan sebagai nya” kenapa bisa begitu ?, ya menurut saya dengan kata kata tersebut tidak akan menyelesaikan masalah sekalipun anak tersebut memang bersalah, kata kata kata yang di keluarkan sang guru adalah kata kata yang mensugesti sang anak yang sedang dalam masa perkembangan. Bisa di bayangkan jika setiap kali guru mengungkapkan kalimat tersebut dengan berulang ulang dan sesring mungkin pada sang anak tersebut, maka akibat nya sang anak tidak menutup kemungkinan akan benar benar menjadi anak yang tidak karuan, dan hal tersebut ia lakukan juga dalam rangka menuruti sugesti dari sang guru tadi. Maka dari itu berhati hatilah anda jika menjadi sang guru jangan sampai melontarkan kalimat negativ pada siswa, apalagi hingga memukuli nya.

pendidikan karakter kayong utara 23

  1. Seorang guru yang baik adalah guru yang tingkah serta ucapan nya patut di dengarkan dan ditiru. Marilah kita lihat kenyataan saat ini begitu banyaknya guru yang bersikap tidak baik dengan siswa/ I nya atau bersikap tidak baik terhadap masyarakat atau sesama rekan kerja nya. Yang jelas sedikit banyak hal tersebut adalah suatu cerminan bagi siswa/ I anda, dan betapa kasihan nya siswa/ I anda ketika meniru tingkah polah anda yang tidak baik, padahal seharusnya segala Tingkah polah dan ucapan anda seharusnya bisa di jadikan cerminan yang baik untuk siswa/ I anda.
  2. Seorang guru yang baik juga bisa menempatkan posisi nya dengan baik di mata siswa/ I nya. Bagaimana penempatan yang baik tersebut  ?, kalau menurut saya seorang guru tidak perlu terlalu banyak memberikan aturan yang sifatnya mengikat, karena justru hal tersebut akan mengekang kebebasan dalam berfikir, sehingga si anak akan menjadi orang yang berfikir kerdil dan sempit. Dan yang selanjutnya yang lebih penting adalah seorang guru yang baik harus menempatkan posisi siwa/I nya sebagai partner bukan objek yang bisa di plintar plintir kesana kemari, dengan penempatan posisi tersebut maka jalinan emosional akan lebih dekat, dan pada akhirnya sang guru akan mudah mengarahkan kemanapun sang anak itu akan pergi.
  3. Seorang guru yang baik tidak akan memberikan hukuman terhadap siswa nya berupa hukuman fisik maupun psikologi. Karna hal tersebut akan sia sia bahkan memperparah kondisi anak yang di hukum. Satu contoh kasus ketika sang guru menampar sang anak yang memang bersalah maka sudah di pastikan sang anak tersebut pasti akan mengenang nya sampai kapan pun, apalagi pada saat itu ia di pukul di bagian kepala dan di saksikan semua teman nya, wah bisa di pastikan sanga anak akan mengalami trauma yang tidak dapat ia lupakan, yang pada akhirnya juga akan membuat kacau dalam kehidupan nya juga kehidupan orang lain.
  4. Seorang guru yang baik tidak hanya bisa menguasai materi pelajaran, namun ia juga di tuntut untuk menguasai alam Fikiran setiap siswa atau suasana yang ada. Contoh kasus : suatu waktu saya pernah membiarkan seorang siswa saya ketika yang lain nya sedang belajar ia tertidur lelap. Saat itu saya tidak membangunkan nya hingga jam istirahat. ketika bel istirahat berbunyi ia terbangun dan kebingungan juga khawatir jika saya memarahi nya, namum saya hanya tersenyum dan memanggil kemudian menanyainya. Ternyata ia tertidur karna lelah semalaman membantu orang tua nya berjualan, lalu apa yang saya lakukan apakah saya marah ? justru saya tidak memarahi nya, bahkan saya mendukung ia tidur setiap jam pelajaran saya, dan saya siap mengantarkan nya ke ruangan UKS supaya ia istirahat. Lho kenapa saya mengambil tindakan begitu ?, jawabnya sepele : seorang profesor sekalipun jika ia dalam keadaan lelah maka ia tidak akan konsentrasi dalam mengerjkan sesuatu, begitu juga dengan sang anak tadi, dari pada ia memaksakan belajar dan tidak bisa menerima pelajaran yang akhirnya mengganggu yang lain, maka saya ambil tindakan untuk mengantarkan nya ke ruangan UKS untuk tidur, ya tentu nya alasan saya kepada petugas UKS dia sedang tidak enak badan. He .. he .. aneh kan ? apa kalau begitu tidak malah anak jadi manja ? oooh kalau menurut saya ya tidak, nanti lama kelamaan ia juga akan berfikir mengenai tujuan utama dia datang ke sekolah. Kalau memang ia tidak bisa berfikir ke situ ya kita ajak berfikir, masa mau di ajak berkelahi, he.. he.. gitu aja kok repot.

Letih dah ngetik di keyboard buruk niiii, udah ya kita sambung lain kali yaaaa/… ! He … heh ehehe..

%d blogger menyukai ini: