Arsip Blog

Pulau Karimata Dan Ikan Napoleon

BADAN PARIWISATA (TOURISM BOARD) KKU PERTAMA KALI DI KALBAR TERBENTUK

5 TIPE MAHASISWA



foto mahasiswa kabupaten kayong utara kalbar 1

5 TIPE MAHASISWA

Oleh: Hasanan

Sori sob, 5 tipe mahasiswa ini akronimnya yaitu memakai nama-nama binatang. Tapi jangan salah sangka dulu, tentu ini tidak ada maksud menyamakan sob sekalian dengan dengan binatang tersebut. Akronim ini hanyalah untuk memudahkan penyebutan saja dan biar terkesan agak unik gitu lho? Hehehe. . . . .

Coba kita simak 5 tipe mahasiswa di bawah ini sesuai dengan aktivitas keseharian mahasiswa tersebut. Asyik juga tu jika sob menyimak dan memahami isinya, bukan cuma sekedar membaca. Hehehe. . . . .

1. Tipe Kupu-Kupu:
Kupu-Kupu alias Kuliah Pulang-Kuliah Pulang, adalah tipe mahasiswa apabila selesai mata kuliah akhirnya langsung pulang begitu saja, lebih betah di rumah/di kosnya. Jika aktivitas ini dilakukan mahasiswa dari awal masuk kul hingga wisuda, kemungkinan besar mahasiswa tipe ini memiliki wawasan dan pergaulan yang sempit, taunya dunia kampus dan dunia kosan/rumah saja.

foto mahasiswa kabupaten kayong utara kalbar 2
2. Tipe Kutu-Kutu:
Kuliah Tugas-Kuliah Tugas (Kutu-Kutu), tipe mahasiswa yang satu ini kerjanya kuliah terus ngerjain tugas, kuliah terus ngerjain tugas. Tipe ini lebih berorentasi pada akademik. Biasanya kuliahnya di patok dengan IPK yang tinggi, misalnya 4,5. Wawasanya sih kemungkinan lebih luas dibanding dengan tipe mahasiswa Kupu-Kupu, sebab besar kemungkinan mahasiswa tipe Kutu-Kutu ini akrab dengan perpustakaan dan literature lainnya.

foto mahasiswa kabupaten kayong utara kalbar 4
3. Tipe Kunang-Kunang:
Biasanya mahasiswa tipe ini yang paling banyak di kampus-kampus di Indonesia umumnya bahkan di dunia, yaitu Kuliah Nangkring-Kuliah Nangkring (Kunang-Kunang). Dapat dibuktikan lho? Liat aja di kampus-kampus disekitarmu.
Mahasiswa tipe ini bukan Kupu-Kupu bukan juga Kutu-Kutu, tapi mahasiswa tipe ini kerjanya nengkreng di kampus, kantin, warkop de-el-el. Kerjanya ngak jauh dari ngobrol-ngobrol, nyanyi-nyanyi, nongkrong-nongkrong, bahkan biasanya sambil godain cewek-cewek atau cowok-cowok. Mahasiswa tipe ini sering juga disebut sebagai mahasiswa Hedon, yaitu mahasiswa yang kerjanya senang-senang aja gitu.

foto mahasiswa kabupaten kayong utara kalbar 6

4. Tipe Kura-Kura:
Tipe ini sering disebut aktivis kampus, yaitu Kuliah Rapat-Kuliah Rapat (Kura-Kura). Aktivitas sehari-harinya di kampus bahkan di luar kampus pun adalah rapat, rapat dan rapat. Apa saja tu yang di rapatkan ya?
Ada 2 kemungkinan karakter mahasiswa tipe ini. Pertama, mahasiswa tipe ini emang serius mengikuti rapat sehingga memahami apa yang ia rapatkan. Kemungkinan Kedua, ada mahasiswa yang rapatnya hanya ikut-ikutan saja alias ngak paham apa yang dirapartin. Atau bisa juga jenis yang kedua ini ikut rapat cuma untuk keren aja gitu, pas ada teman kuliah nanya via telpon/hp, “Lagi ngapain lho sekarang?” trus dia bilang, “Gue lagi rapat nih.” Keren kan?

foto mahasiswa kabupaten kayong utara kalbar 3
5. Tipe Kuda-Kuda:
Tipe mahasiswa yang terakhir ini yaitu Kulaih Dakwah-Kuliah Dakwah (Kuda-Kuda). Aktivitasnya apa ya? Jelas dong, mahasiswa tipe ini ialah mereka yang disamping kuliah juga berdakwah di kampus. Dakwah dalam hal ini tentu identik dengan dakwah islamiyah. Tipe ini pun sering disebut Aktivis Dakwah Kampus (ADK), yang biasa didominasi oleh mahasiswa-mahasiswi yang aktif di Lembaga Dakwah Kampus (LDK) milik mereka. Seru juga tu!

Tipe mahasiswa ini emang tak mudah sob, sebab banyak yang mengaku aktivis Islam atau aktif di LDK, tapi saat diamanahi tugas untuk dakwah selalu banyak alasan untuk menolak, sibuk kulaihlah, ada urusan mendadaklah, dll.
Kuliah dan dakwah jika diniatkan karena Allah semuanya bernilai ibadah. Sesuatu yang bernilai ibadah inssya Allah tentu Allah akan memudahkah segala urusan kita. Barang siapa menolong agama Allah/berdakwah dijalan-Nya, niscaya Allah akan menolongmu dan meneguhkan kedudukanmu, (QS. Muhammad : 7).

foto mahasiswa kabupaten kayong utara kalbar 5
Kira-kira, sob sedang berada pada tipe mana nih? Atau mau milih tipe yang mana kira-kira yang pas dan bermanfaat buat sob dan lingkungan sob?
Tentu keputusan ada ditanganmu. Orang lain cuma perantara saja buatmu, karaktermu, kamulah yang paling berhak membentuknya. Versi: Adi Permana Sidik (Mahasiswa Pasca Sarjana, Fikom Unpad). Sumber: Majalah Sabili.

Bau AM Di EMKA Sudah LAME


Bau AM Di MK Sudah LAME  By : Ery Karyadi,,,

mk  kkn    am kayong utara kalbar

Ngomong di warkop salah satu sudut Sukadana, seorang kawan sya bertanya, kenapa Sya Termasuk Yg Curiga Pada Pak Akil ???? Karena susah mengungkapkannya di warkop (karena bisa panjang cerite), baiklah sya coba tuliskan saja sesingkat yg saya bisa.

Kecurigaan atau katakanlah “perasaan tak enak” sya pada Pak Akil sebenarnya sudah cukup lama. Yg paling heboh tahun 2010. Waktu itu Refly Harun menulis testimony soal adanya uang suap sebesar Rp. 1 M kepada Akil (waktu itu akil sebagai wakil ketua MK). Saya pikir, sebagai pakar hukum tata Negara, tentu Refly Harun tidak main-main dengan testimony itu. Namanya Refli dipertaruhkan, lawanya bukan sembarang lawan, wakil ketua MK. Tentu Refli harus yakin benar untuk “mengusik” orang sekuat Akil Mohtar ini. He he he.

Disinilah awal kurang nyaman sya pada Akil terpatri di hati. Tapi sya tidak serta merta mengatakan bahwa Akil pasti koruptor. Bukan begitu. Cuma cukup mengganjal dihati saja, kok seorang yg ada “cacat nama” bisa di luluskan DPR jadi anggota hakim MK, bahkan kemudian menjadi ketuanya? Tentu adanya “cacat nama” anggotanya sangat tidak baik untuk institusi sekelas Mahkamah Konstitusi. Dan ahirnya, tiga tahun berselang, 2013, Pak Akil di cokok KPK juga (meski belum tentu diputuskan bersalah oleh pengadilan tipikor).

Sebelum itu, suara sumbang kepada Akil cukup banyak. Pada tahun 2006, Akil juga pernah berurusan hukum dengan beberapa LSM. Pasalnya LSM itu memberitakan Akil Mohtar telah melakukan penggelapan uang sebesar Rp. 680 juta dalam rangka pembentukan Kabupaten Melawi (pemekaran Kabupaten Sintang). Akil meradang, lalu melaporkan LSM itu dengan tuduhan pencemaran nama baik. Setahu saya, senyap gak ahirnya….he he he.

Dan suara-suara sumbang tentang Akil terus berlanjut. Di wawancarai oleh wartawan (lupa TV mana yg sye tonton kemaren,,he he he), Ketua KY Suparman Marzuki mengatakan bahwa KY pernah menerima laporan terkait suap kepada Ketua Mahkamah Konstitusi Akil Mohtar pada tahun 2011-2012. “Ada tiga pengaduan yang masuk.” Kata Suparman. Tapi, lantaran KY tidak berwenang mengawasi hakim Konstitusi, Suparman serahkan pengaduan itu kepada MK. Tapi…ya laporang tinggal laporan. Hasil ahirnya bagaimana,,, senyap juga, saudara-saudaraaaaaa.

Yang lainnya ?????

Ehmmmmm. Suara sumbang lain tentang Akil Mohtar juga diungkapkan pengacara-pengacara yg pernah menangani kasus sengketa Pilkada di MK. Salah satunya Donny Tri Istoqomah (karena tidak terkenal, yg di grup ini mungkin belum tahu siapa orang ini, bukan?). Donny adalah salah satu advokat dari Kantor Pengacara The Young Brothers, yg berkantor pusat di Jakarta, dan sering menangani kasus sengketa Pilkada daerah. “Sudah sejak dulu Akil Mohtar tak netral. Calon dari Golkar sudah pasti menang kalau (sidang) di pimpin Akil.” Kata Donny. (Baca Tempo, 03 Oktober 2013).

Terussssss ???

Hadohhhhh,,,udah ah…. Nanti panjang benar tulisan ini. Bisa bikin bosan pembaca. He he he, biar nanti di bagian komentar bisa sya tambahkan (kalau menurut sye perlu lah,,,hi hi hi)

Mengahiri tulisan pendek ini, sya cuma mau bilang, di group ini tentu saja ada sebagian simpatisan Pak Akil, dan sebagian anti Akil. Syah-syah saja, kawan-kawan dengan pendiriannya masing-masing. Tapi jika ada diskusi nanti, mari kita budayakan berargumentasi dengan menggunakan data pendukung. Kita jangan cuma pandai bilang, “ ini konspirasi”, tapi tak ada penjelasan kenapa kita menyebutnya “ini konspirasi”. Mariiiiiiiiiiiiiii,,,,,,,,,,

Setuju? Boleh

Tidak? Silahkan

Tiga Golongan Besar Dalam Birokrasi Pemerintahan


Tiga Golongan Besar Dalam Birokrasi Pemerintahan

Oleh : Miftahul huda Di buat Tanggal 02  oktober 2013

 lentera 2 isnawati ketapang kal bar kku

            Saudara saudari semua pasti tahu dengan para pegawai pemerintahan yang ada bukan ? ya pasti tau dong. Mungkin di antara para pembaca adalah salah satu dari pegawai negeri, atau bahkan menjadi pejabat, atau memiliki jabatan penting di birokrasi, atau memiliki keluarga yang kebetulan pegawai negeri ataupun pejabat, atau mungkin hanya masyarakat biasa ?. Ya saya yakin anda tetap ada di antara golongan yang saya sebutkan tersebut. Sebelumnya saya memohon maaf jika artikel yang saya tulis ini menyinggung anda yang termasuk dalam golongan orang birokrasi pemerintahan. Namun sesungguhnya tulisan saya ini bukan untuk bermaksud menyinggung anda percayalah. Maksud saya tak lain dan tak bukan hanyalah berbagi wawasan atas pengamatan yang telah saya lakukan selama sekian tahun, hehehe.

sebuah karya seni hanya bisa di nikmati oleh orang yang memiliki jiwa seni

            Baiklah langsung saja saya akan menjelaskan ketiga Golongan tersebut yakni sebagai berikut :

  1. Golongan Orang Pintar Tapi Tidak Jujur

Coba anda amati bagaimana karakter orang Pintar dan tidak jujur dalam birokrasi pemerintahan ?, ada atau tidak ? dan siapakah dia ?…..

Jawab : tentu ada bahkan mungkin banyak, dan siapakah dia ?, dia mungkin adalah orang orang yang memang pintar namun sayang nya tidak memanfaatkan kepintaran nya dengan baik untuk kepentingan umum. Walaupun jika ada untuk kepentingan masyarakat umum paling ya hanya beberapa persen saja, orang melayu bilang BAYE NDAK PUSAK JAK BAH, heheheh. Singkatnya jika ada suatu kesepakatan yang tidak menguntungkan kantong pribadi nya, maka dia akan sangat banyak alasan untuk tidak melakukan nya. Alasan nya sangat banyak bahkan tidak masuk akal, yang tidak punya kewenangan lah, tidak ada aturan nya lah, tidak ini tidak itu, tidak prosedural… melanggar pasal ini dan itu hehehhebanyaklah alsannya, sampai bosen saya nulisnya, pokok nya tidaklah titik. dan yang lebih celaka lagi Golongan orang seperti ini biasanya memiliki posisi penting dalam birokrasi pemerintahan. Bisa di bayangkan betapa kacaunya jika banyak Golongan orang seperti ini………!!!!!!!!!

  1. Golongan Orang Jujur Tapi Bodoh / kondisi yg membuat bodo

Biasanya kita sesekali waktu bertemu dengan seorang PNS atau Pejabat yang memiliki hidup sederhana atau pas pasan bahkan ada juga yang masih miskin. Apa komentar orang tentang hal tersebut ?. biasa nya begini komentar mereka, “ oh …itu orang jujur yang tidak pandai ini dan itu, tapi heran kenapa dia kok miskin ya ? padahal kan dia pegawai negeri ?. he. he. Jawaban nya, ya  jangan heran karena dia adalah Golongan orang yang jujur tapi bodoh. Bodoh bukan dalam artian tidak bisa bekerja atau bodoh pemikiran nya dan semacamnya. Namun bodoh yang saya maksud di sini adalah bodoh karena keadaan. Yang artinya ia tidak bisa banyak berbuat melainkan hanya menuruti saja permainan permainan yang ada ya termasuk permainan yang di mainkan oleh orang dengan katagori nomor satu di atas. He he .

  1. Golongan Orang Pintar Dan Jujur

Nah ini dia Golongan terakhir dalam birokrasi pemerintahan, bisanya Golongan orang seperti ini tidak bertahan lama dalam posisi penting di pemerintahan, selalu ada saja alasan mutasi atau pemberhentian bahkan teror terhadap Golongan orang ini. Lho kenapa bisa begitu ?, bukankah kita membutuhkan Golongan orang seperti ini ?. ya kita sih membutuhkan orang seperti itu, namun para orang pintar dan tidak jujur dalam birokrasi pemerintah sudah terlanjur mendominasi, dan mereka tidak akan tinggal diam, tentunya mereka akan melakukan manuver manuver untuk menjatuhkan orang yang jujur dan pintar ini, iya kan ?. he. he ..sungguh sial ya Golongan orang yang ketiga ini .?

 sd 14 kamboja pulau maya tanjung satai

            Heheheh .. maaaf ya itu Cuma pengamatan kecil kecilan saja lhooo, kalau masuk akal ya sudah diam diam saja atau ape kek terserah hehehe, tapi sepertinya Memang begitulah kenyataan pahit yang harus kita hadapi, ternyata menurut riset abal abal juga hehehe, golongan orang pertama dan ke dua lah yang mendominasi negara ini. Ya wajar saja kalau Indonesia ini kondisinya banyak kacau. Semoga para pembaca yang ada di birokrasi pemerintahan tidak termasuk dalam katagori Golongan orang yang pertama tersebut, hehehhe….saya yakin kok pasti masih banyak yang baik kok terutama di tanah Kayong Uatra bertuah yang masih banyak menjunjung norma ketimuran dan agama ini, heheheh. semoga saja dengan adannya gaung pendidikan karakter leh kementrian pendidikan nasional, kelak kita harapkan generasi berikutnya adalah golongan orang ketiga yang mendominasi, sehingga kalimat Negara Indonesia yang Baldatun Thoyibatun warofun ghoffur bukan hanya ada di slogan slogan formal dan pemanis untaian kata. Amieeen

%d blogger menyukai ini: