Arsip Blog

Pulau Karimata Dan Ikan Napoleon

Perang Bulangkait: Tauladan Kaya Makna dari Gusti Panji

TNGP Di Kepung Lahan Sawit, Benarkah ?..

Musrenbang 2014: Simpang Hilir Prioritaskan Air Bersih


Musrenbangkec simpang hilir, warta kayong

SIMPANG HILIR – Tahun 2015, Simpang Hilir prioritaskan pembangunan air bersih. Demikian paparan Camat Simpang Hilir, Mac Novianto, S.H. dalam Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) tingkat Kecamatan Simpang Hilir Tahun 2014, di Graha Praja (10/2/2014). Pasalnya, selama belasan tahun, masyarakat Simpang Hilir umumnya sulit mendapatkan air bersih. Warga hanya bergantung pada air hujan dan penjual yang harganya relatif mahal, sebab, air didatangkan dari Desa Harapan Mulia – Kecamatan Sukadana.

Seperti gayung bersambut. Senan dengan Camat, Oma Zulfitansyah, Kepala Bappeda Kayong Utara menjelaskan, air bersih salah satu program startegis Pemda KKU 2014 – 2018, selain peningkatan pertumbuhan ekonomi, kesejahteraan masyarakat, kualitas pendidikan dan kesehatan gratis, kualitas aparatur, infrastruktur dan lain-lain. Semua kegiatan di priode atau tahun sebelumnya, akan tetap dilanjutkan di priode kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati terpilih 2013 – 2018. Tentu pembangunan kita lakukan secara bertahap. Mengingat keterbatasan anggaran kabupaten. Skala prioritas menjadi kata kuncinya, tegas Oma.

Musrenbang adalah amanah Undang-Undang yang wajib kita laksanakan. Dengan musrenbang, maka kita dapat menentukan mana yang prioritas, mana yang tidak. Sebab ini merupakan rencana dan aspirasi masyarakat yang wajib diakomodir pemerintah. Tak terakomodir di tahun ini, usulkan tahun berikutnya, dan seterusnya. Jadi jangan putus asa. Jika usulan  masyarakat tidak masuk tahun ini, kita harus tetap berusaha mengusulkan tahun berikutnya. Mengingat anggaran kita terbatas, tutur Kepala Bappeda.

Musrenbang yang dihadiri Kepala Desa, BPD, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, unsur Muspika (Musyawarah Pimpinan Kecamatan), memberikan warna tersendiri bagi warga Simpang Hilir. Pasalnya, selain kepala/perwakilan dari SKPD yang ada di KKU, hadir juga Anggota Dewan asal Simpang Hilir, yaitu Abdul Zamad, Yulisman dan Haripin. Menurut Kepala Bappeda, di kecamatan lain, tak ada satupun Anggota Dewan yang hadir dalam acara Musrenbang.

Setiap Anggota Dewan diberikan kesempatan untuk bicara. Satu hal yang menarik dari pemaparan dewan, yaitu usulan Abdul Zamad . Agar pembahasan Tahun Anggaran 2015 seluruh Kades dilibatkan dalam Paripurna Penetapan APBD KKU, sedekedar untuk mendengarkan saja. Sehingga tak ada lagi imaje bahwa si A atau si B yang mangkas anggaran, usul politisi asal Partai Golkar tersebut kepada Bappeda.

Menyikapi kebutuhan masyarakat Simpang Hilir tentang air bersih, tiga Anggota Dewan yang hadir sepakat, akan mengawal usulan tersebut. Mereka sendiri merasakan dampak krisis air bersih di Simpang Hilir. Sebab, mereka sendiri berasal dan bertempat tinggal di Simpang Hilir.

Untuk menentukan prioritas program di setiap desa, panitia membentuk 3 kelompok diskusi untuk melakukan simulasi. Setiap peserta dalam kelompok, yang mewakili desa mereka masing-masing, dianjurkan memilih lima program prioritas di desa mereka.

Dari hasil simulasi tersebut, secara umum disimpulkan bahwa, masalah air bersih, pendidikan, kesehatan, infrastruktur (jalan) dan ekonomi kerakyatan (perkebunan, pertanian, perikanan) menjadi isu utama untuk pembangunan 2015 dan seterusnya. Sebab ini menjadi kebutuhan dasar masyarakat. (Has)

Club Kampung yang Tidak Kampungan

Perselingkuhan KPK


Ilustrasi Inilahcom_warta kayong kalbar

Mengamati pemberitaan di negeri ini, membuat siapa yang tak arif menjadi bingung. Bahkan, dalam taraf yang parah bisa menjadi antipati. Apalagi, sebagian besar masyarakat kita masih menjadikan berita sebagai barang langka. Pasalnya, masalah perut masih mendominasi, ketimbang mengkonsumsi data, angka dan berita yang tak jelas juntrungnya.

Keadaan ini diperparah dengan adanya perselingkuhan pemilik media dengan konten berita. Sehingga, pemberitaan tak lagi obyektif. Semua konten, harus sesuai dengan kemauan pemilik modal. Sehingga, wartawan maupun reporter di lapangan, ‘dipaksa’ untuk mengikuti kemauan pemodal. Apa alasannya? Demi mengenyangkan perut, karena itu perintah kerja, dan seterusnya. Meskipun, kita mengakui, masih banyak awak media yang profesional. Namun, seprofesional apapun, jika konten yang mereka sajikan tak sesuai dengan pemilik modal, mau dipublis di mana? Siapa yang mau mempublis?

Mari, kita sedikit kilas balik. Mumpung masih di pekan pertama tahun 2014. Akhir 2013, semua media diisi dengan pemberitaan Pesta Tahun Baru yang diadakan di Ibu Kota. Mulai dari pendirian panggung, penutupan jalan, informasi transportasi yang dibuka 24 jam, hingga pemimpin tertinggi provinsi itu yang melakukan duet dengan ‘lawan’ politiknya sebelum naik menjadi Jakarta 1.

Pertanyaannya, apakah pentingnya pesta itu? Sebuah gelaran bertajuk ‘pesta rakyat’ di 12 titik panggung, dengan dana 1 milyar dan menghasilkan sampah 200 ton? Jika kita mau berpikir, yang untung siapa? Ya pemodal, ya pemilik panggung, yang makelar petasan, dan pemodal-pemodal lain, termasuk pemilik stasiun televisi dan artis-artis yang hobi cerai itu.

Penjual keliling? Ya, mereka memang untung, tapi hanya sekali dalam setahun. Padahal, seharusnya mereka bisa lebih diberdayakan. Bagi penonton yang berdalih dihibur? Tengok saja, jika perlu lakukan survei, dari sekian juta orang yang datang, berapa yang berhasil bangun Shubuh dan menjalankan dua rakaat tepat waktu?

Tepat setelah pesta tahun baru itu, kita disuguhi dengan Drama Terorisme adegan lama. Ceritanyapun klasik. Banyak kejanggalan. Anehnya, aneka kejanggalan ini tidak dipublikasikan oleh media-media televisi itu. Enam orang ditembak mati. Sementara satu diantara mereka, didapati tidak terdapat luka tembak. Melainkan luka pada salah satu bahu dengan mata yang tercongkel.

Apakah mereka sangat stres sehingga harus membunuh satu demi satu warga yang baru terduga sebagai teroris? Ataukah mereka ingin mendapatkan angpao tahun baru dari Bos Amerika? Yang penting untuk kita ingat, jika kemarin mereka yang ditembak, bukankah suatu ketika, siapapun kita bisa menjadi sasaran tembak juga? Apalagi selama ini sering terjadi ‘salah’ tembak dengan berbagai dalih? Anehnya, berita ini terus menerus diputar, dengan esensi yang tak jelas. Masayarakat awam yang hanya hobi menonton televisi, langsung beranggapan, bahwa mereka adalah teroris. Parahnya lagi, dikaitkan dengan Islam, jilbab, jenggot dan celana cingkrang. Puncak dari drama terorisme ini adalah pelarangan edar buku-buku tulisan Ustadz Abu Bakar Ba’asyir. Jadi mirip rezim sekuler saja negeri kita ini. Masih ingat buku Gurita Cikeas? Ada yang tahu nasib buku ini?

Drama ini ternyata tak terlalu seksi. Terbukti, pemberitaan dialihkan ke isu Komersialisasi Doa. Ini lebih aneh. Yang mempunyai program sudah mengakui kesalahan, dan mencabut program itu. Tapi, beliaunya dipanggil terus. Mulai stasiun A, B, dan seterusnya. Pola pemanggilannyapun terus menerus. Mulai pagi, siang, sore hinga malam. Yang menggelikan, jenis pertanyaannya sama.

Berita komersialisasi doa ini tidak berlangsung lama. Karena Drama Terorisme masih sedikit cerita. Sayangnya, sutradara salah perhitungan. Drama ini tak begitu diminati, sehingga pemberitaan beralih ke Dagelan Kenaikan Harga Gas. Ini lebih garing, kawan!

Begini, sebelum menaikkan harga, Pertamina seharunya berkoordinasi dulu dengan Menteri BUMN dan Pak Presiden. Lantas, Pertamina baru mengumumkan kenaikan. Kenaikanpun diumumkan, dengan harga yang melangit. Lantas, di hari libur, Pak Presiden mengadakan Rapat Terbatas. Temanya, agar Pertamina meninjau kembali kenaikan harga gas lantaran memberatkan masyarakat. Bahasanya manis sekali, “Kemarin, Kami kurang koordinasi.” Sang Menteri pun mengangguk, dan hari berikutnya, harga LPG tetap naik meski tak semelambung sebelumnya.

Jika kita mau mengamati sedikit lebih seksama, nampaknya strategi yang dijalankan sangat kentara maksudnya. Ada yang bilang pencitraan di pemilu mendatang, ada yang bilang menaikkan pamor partai pemimpin, dan seterusnya. Jika saya boleh memilih, maka saya memilih mengamini pendapat Glen Fredly dalam Mata Najwa Rabu malam kemarin, “Keberhasilan Presiden dalam dua periode ini ya bikin album.” Tentu, kita tidak menafikan kebaikan-kebaikan yang sudah dilakukan, dan semoga menjadi kontribusi bagi bangsa ini.

Selanjutnya, yang paling baru, adalah Humor Perselingkuhan KPK. Ini berita juga menyedot media-media televisi untuk meliputnya. Saya ingin mengatakan, sebelum anda menghakimi, bahwa saya tidak sedang melawan KPK, saya malah menginginkan agar KPK lebih profesional dan tidak tebang pilih. Karena, dalam pandangan saya yang tak pandai ini, banyak kejanggalan yang kemudian dibela oleh banyak pihak.

Begini, Nazaruddin diburu sampai Kolombia. Ada yang tahu berapa dana yang digunakan dalam perburuan itu? Dari Nazaruddin disampaikan pengakuan bahwa Andi Malarangeng dan Anas Urbaningrum terlibat. KPK menetapkan keduanya sebagai tersangka. Anehnya, kenapa Andi dan Anas tidak dijemput untuk ditahan? Apakah dana untuk menjemput keduanya lebih besar dibanding dana yang digunakan untuk menjemput Nazaruddin di Kolombia? Apakah keberadaan keduanya lebih tersembunyi dibanding keberadaan Gayus Tambunan yang sempat jalan ke mana-mana sebelum akhirnya ditangkap?

Hingga kini, Andi sudah ditangkap. Tapi, Anas masih berkeliaran. Sudah dua kali dipanggil, dan Anas selalu menolak hadir. Banyak pihak yang kemudian meminta agar Anas kooperatif, ada juga yang mendukung agar Anas ‘melawan’ ketidakadilan KPK. Pemberitaan ini semakin gelap ketika ada yang mengatakan bahwa sebelumnya, salah satu ketua KPK mendatangi Cikeas dengan Wamen Dani Idrayana.

Humor ala KPK ini, semakin menunjukkan bahwa KPK tidak mempunyai prosedur yang jelas. Salah satunya, ada perbedaan perlakuan. Sama-sama dinyatakan tersangka oleh KPK, tapi beda perlakuan. Ada yang dijemput paksa, padahal baru terduga. Ada yang dicari hingga keliling dunia, ada yang dibiarkan di rumahnya bahkan sampai membuat organisasi baru, ada yang diperiksa di rumahnya karena punya jabatan dekat dengan pemimpin, dan seterusnya.

Lantas, mereka juga terkutat dalam kasus-kasus yang bukan esensi. Lebih asyik kepada kasus kecil. Sedangkan kasus besar yang menyeret pejabat negara, mantan menteri, dan pejabat lain, seakan tidak disentuh. Aneka dalih diberikan, aneka alasan disampaikan. Baik yang logis maupun tidak. Parahnya, sisi tendensius KPK ini semakin terasa.

Sebut saja satu contoh, ketika Ridwan Hakim akan diperiksa sebagai saksi. Anehnya, Ridwan Hakim diberitakan sebagai anaknya siapa, bapaknya dari partai apa. Padahal, tak ada kaitannya. Belakangan, ketika Ridwan Hakim bersaksi bahwa dia belajar bisnis dengan Bunda Putri ataupun Seng Man, KPK mandeg. Padahal, menurut banyak sumber Bunda Putri dan Seng Man ini dekat dengan Cikeas.

Sebelum itu, ketika Ridwan Hakim akan diperiksa, dia sudah dimasukkan dalam daftar orang yang tidak diijinkan pergi ke luar negeri. Sementara itu, Menteri Sri Mulyani yang nyata ‘kontribusi’nya dalam Mega Skandal Century, tidak dicekal ketika akan pergi ke Amerika dalam menjalankan tugasnya sebagai salah satu direktur IMF. Sampai sekarang, KPK juga terkesan tidak menyentuh Sri Mulyani, mungkin karena bukan muhrim. Karena sentuhan dengan bukan muhrim, termasuk dalam dosa.

Akhirnya, ini hanyalah oret-oretan sederhana. Jika benar, silahkan diambil. Kalau salah, mohon dimaafkan. Yang ingin kami sampaikan, jangan sibuk dengan pemberitaan media yang tidak jelas keberpihakan dan latar belakangnya. Lebih baik, mulai sekarang, kita berupaya untuk mengikuti apa yang disarankan oleh Sayyid Quthb agar kita menjadi media bagi diri kita masing-masing. Jangan lupa juga, One Day One Juz.
Salam sepenuh cinta, semoga kita tetap bahagia. [Pirman]

Sumber: http://www.bersamadakwah.com/2014/01/perselingkuhan-kpk.html

Selamat Hari Ibu, 22 Desember 2013


Ibu Warta Kayong KKU Kalbar 5

Kasih Ibu Sepanjang Masa

Ibu… Adalah sosok wanita mulia. Mendidik dengan kasih-sayang. Menjaga dengan kelembutan. Membimbing dengan rasa sabar. Tak pernah mengeluh, tak kenal menyerah. Saat orang lain terlena dalam lelap, ibu selalu terjaga dalam hening malam. Menyusui, menganti popok, dan tetap terjaga dari rintihan tangis bayinya.

 Ibu… Tak ada seorang pun yang dapat menggantikan posisimu dihatiku. Engkau adalah madrasah pertama bagiku, guru perdana bangsa ini. Ditanganmulah generasi ini lahir dan terlahir. Engakulah pendiri peradaban bangsa.

Ibu… Bagiku engkau adalah sosok pahlawan yang tak mengenal kata menyerah. Tak perduli hujan, badai. Langkah kakimu pasti menata masa depan kami. Seluruh hidupmu kau curahkan demi kebahagiaan buah hatimu. Bahkan kau harus rela mati demi anak-anakmu.

Perjuangan terberat dalam hidupmu, yaitu saat kau melahirkan kami. Perjuangan antara hidup dan mati. Perjuangan yang beratnya melebihi perang apapun. Seluruh jiwa dan ragamu melebur jadi satu. Perasaan antara senang dan derita. Tetesan keringat dan darah tak kau rasakan. Namun derita dan penatmu pecah berganti bahagia, saat tangisan bayi menghiasi telingamu. Dan terkadang kau tak sempat mendengar tangis itu, karena Tuhan terlebih dulu menjemputmu.

Ibu… Putih rambutmu dan kerut diwajahmu, adalah gambaran betapa beratnya perjuangan hidupmu. Saat orang lain melupakanku, engkau tak pernah lupa sedetikpun. Saat yang lain mengecamku, engkau tetap peduli dan merangkulku. Bagimu, tak ada kata pensiun untuk tetap mencintai anakmu. Bahkan di usia rentamu, kau tetap ikhlas mengurus kami. Kerana kau adalah rumah yang teduh bagi anak-anakmu.

Ibu, kau tak pernah menghitung berapa besar pengorbananmu. Kasih sayangmu begitu tulus tanpa batas. Kau tukarkan penderitaanmu demi kebahagiaan kami. Kerena kebahagiaan kami adalah segalanya bagimu. Sungguh tak pantas kami berlaku angkuh dan sombong dihadapanmu.

Ibu. Jasamu tak akan pernah bisa aku balas dengan apapun. Yang bisa aku lakukan hanyalah membahagiakanmu. Keindahan dan kenikmatan hidup yang kurasakan saat ini, adalah berkat jasa dan do’amu, Ibu.

Ibu… Maafkan jika aku melupakan jasamu. Maafkan aku yang tak peduli dengan rintih tangismu saat merawat aku. Maafkan aku yang sering berlaku tidak sopan dihapanmu. Maafkan aku yang selalu membuatmu kecewa kerena kebodohanku. Maafkan aku yang alpa dari memohon maaf padamu. Maafkan aku kerena belum sempat mengabdi padamu. Maafkan aku yang tidak sepenuhnya mampu membahagiakanmu. Maafkan. Maafkan aku atas segalanya.

 Sukadana, 19 Desember 2013

 Hasanan

5 TIPE MAHASISWA



foto mahasiswa kabupaten kayong utara kalbar 1

5 TIPE MAHASISWA

Oleh: Hasanan

Sori sob, 5 tipe mahasiswa ini akronimnya yaitu memakai nama-nama binatang. Tapi jangan salah sangka dulu, tentu ini tidak ada maksud menyamakan sob sekalian dengan dengan binatang tersebut. Akronim ini hanyalah untuk memudahkan penyebutan saja dan biar terkesan agak unik gitu lho? Hehehe. . . . .

Coba kita simak 5 tipe mahasiswa di bawah ini sesuai dengan aktivitas keseharian mahasiswa tersebut. Asyik juga tu jika sob menyimak dan memahami isinya, bukan cuma sekedar membaca. Hehehe. . . . .

1. Tipe Kupu-Kupu:
Kupu-Kupu alias Kuliah Pulang-Kuliah Pulang, adalah tipe mahasiswa apabila selesai mata kuliah akhirnya langsung pulang begitu saja, lebih betah di rumah/di kosnya. Jika aktivitas ini dilakukan mahasiswa dari awal masuk kul hingga wisuda, kemungkinan besar mahasiswa tipe ini memiliki wawasan dan pergaulan yang sempit, taunya dunia kampus dan dunia kosan/rumah saja.

foto mahasiswa kabupaten kayong utara kalbar 2
2. Tipe Kutu-Kutu:
Kuliah Tugas-Kuliah Tugas (Kutu-Kutu), tipe mahasiswa yang satu ini kerjanya kuliah terus ngerjain tugas, kuliah terus ngerjain tugas. Tipe ini lebih berorentasi pada akademik. Biasanya kuliahnya di patok dengan IPK yang tinggi, misalnya 4,5. Wawasanya sih kemungkinan lebih luas dibanding dengan tipe mahasiswa Kupu-Kupu, sebab besar kemungkinan mahasiswa tipe Kutu-Kutu ini akrab dengan perpustakaan dan literature lainnya.

foto mahasiswa kabupaten kayong utara kalbar 4
3. Tipe Kunang-Kunang:
Biasanya mahasiswa tipe ini yang paling banyak di kampus-kampus di Indonesia umumnya bahkan di dunia, yaitu Kuliah Nangkring-Kuliah Nangkring (Kunang-Kunang). Dapat dibuktikan lho? Liat aja di kampus-kampus disekitarmu.
Mahasiswa tipe ini bukan Kupu-Kupu bukan juga Kutu-Kutu, tapi mahasiswa tipe ini kerjanya nengkreng di kampus, kantin, warkop de-el-el. Kerjanya ngak jauh dari ngobrol-ngobrol, nyanyi-nyanyi, nongkrong-nongkrong, bahkan biasanya sambil godain cewek-cewek atau cowok-cowok. Mahasiswa tipe ini sering juga disebut sebagai mahasiswa Hedon, yaitu mahasiswa yang kerjanya senang-senang aja gitu.

foto mahasiswa kabupaten kayong utara kalbar 6

4. Tipe Kura-Kura:
Tipe ini sering disebut aktivis kampus, yaitu Kuliah Rapat-Kuliah Rapat (Kura-Kura). Aktivitas sehari-harinya di kampus bahkan di luar kampus pun adalah rapat, rapat dan rapat. Apa saja tu yang di rapatkan ya?
Ada 2 kemungkinan karakter mahasiswa tipe ini. Pertama, mahasiswa tipe ini emang serius mengikuti rapat sehingga memahami apa yang ia rapatkan. Kemungkinan Kedua, ada mahasiswa yang rapatnya hanya ikut-ikutan saja alias ngak paham apa yang dirapartin. Atau bisa juga jenis yang kedua ini ikut rapat cuma untuk keren aja gitu, pas ada teman kuliah nanya via telpon/hp, “Lagi ngapain lho sekarang?” trus dia bilang, “Gue lagi rapat nih.” Keren kan?

foto mahasiswa kabupaten kayong utara kalbar 3
5. Tipe Kuda-Kuda:
Tipe mahasiswa yang terakhir ini yaitu Kulaih Dakwah-Kuliah Dakwah (Kuda-Kuda). Aktivitasnya apa ya? Jelas dong, mahasiswa tipe ini ialah mereka yang disamping kuliah juga berdakwah di kampus. Dakwah dalam hal ini tentu identik dengan dakwah islamiyah. Tipe ini pun sering disebut Aktivis Dakwah Kampus (ADK), yang biasa didominasi oleh mahasiswa-mahasiswi yang aktif di Lembaga Dakwah Kampus (LDK) milik mereka. Seru juga tu!

Tipe mahasiswa ini emang tak mudah sob, sebab banyak yang mengaku aktivis Islam atau aktif di LDK, tapi saat diamanahi tugas untuk dakwah selalu banyak alasan untuk menolak, sibuk kulaihlah, ada urusan mendadaklah, dll.
Kuliah dan dakwah jika diniatkan karena Allah semuanya bernilai ibadah. Sesuatu yang bernilai ibadah inssya Allah tentu Allah akan memudahkah segala urusan kita. Barang siapa menolong agama Allah/berdakwah dijalan-Nya, niscaya Allah akan menolongmu dan meneguhkan kedudukanmu, (QS. Muhammad : 7).

foto mahasiswa kabupaten kayong utara kalbar 5
Kira-kira, sob sedang berada pada tipe mana nih? Atau mau milih tipe yang mana kira-kira yang pas dan bermanfaat buat sob dan lingkungan sob?
Tentu keputusan ada ditanganmu. Orang lain cuma perantara saja buatmu, karaktermu, kamulah yang paling berhak membentuknya. Versi: Adi Permana Sidik (Mahasiswa Pasca Sarjana, Fikom Unpad). Sumber: Majalah Sabili.

Cinta, “Antara Nikmat dan Noda”


Cinta, “Antara Nikmat dan Noda”

bahaya-pergaulan-bebas   sumber kayong utara warta kayong ok
Oleh: Hasanan

Ketika bicara tentang cinta tentu sangat kompleks. Saat mengatakan cinta, sob pasti membayangkan cinta demi cinta yang sob jalin sama si do’inya, atau cinta yang sedang sob jalin saat ini dengan si Dia. Wow…..!!! Asyik banget ya ngak sob???

Sontak saya kaget ketika mendengar ungkapan, “Cinta sejatiku hanya untukmu” dari seorang pria kelas 5 SD kepada wanita idamannya. Yang benar aja sob? Emang elu udah bisa nafkahin anak orang? Udah siap lahir batin nich? Hihihi. . . . Ada-ada aja tu anak. Apa elu mampu mempertahankan cinta elu hingga usia dewasa atau hingga boleh menikah? Seusia SLTA saja saya belum yakin bahwa ungkapan cinta sejati itu bisa dipegang 100 %.

Oke, disini kita akan membahasan cinta yang selalu diidentikan dengan hubungan antara wanita dan laki-laki, baik itu dengan sebutan pacaran, tunangan maupun perkawinan. Saya mencoba menguraiakan secara sederhana kendati tidak terperinci dengan baik, dengan harapan agar bermanfaat untuk kita semua, terutama buat penulis.

MAKNA CINTA

Mau tahu sob apa itu cinta? Berikut saya kutif beberapa pendapat dan dalilnya dalam di dalam Al-Qur’an dan Hadits di bawah ini.

1. Sy. M. Rasyid Alhaddad
Cinta adalah suatu perasaan yang tumbuh dalam jiwa seseorang yang mana perasaan itu sulit untuk dihindari walau kadang kala bertentangan dengan apa dan siapa yang harus dicintai. Dan cinta adalah anugrah Tuhan yang suatu saat akan dirasakan setiap insan, walaupun diantara insan itu sulit mengukirnya dengan kata-kata kepada siapa yang dicintainya, namun sulit baginya untuk menepis perasaan yang tumbuh dihatinya. (Kutipan di Diary Hasanan, 3/2001).

2. Hasanan
Cinta adalah getaran naluri setiap insani yang dapat menumbuhkan perasaan sayang, saling memiliki, semangat hidup, kreativitas dan pengorbanan terhadap seseorang yang kita cintai, yang mana perasaan tersebut tumbuh dan berkembang secara alami sesuai dengan kodrat dan fitrah manusia diciptakan, karena cinta adalah anugrah terindah dari Tuhan buat manusia, dan dengan cinta pula peradaban manusia itu terlahir. (Kutipan di Diary Hasanan, 3/2001).

Tahu ngak sob, ungkapan ini saya dan sahabat saya Rasyid tulis ketika saya berumur ± 24 Tahun. Ya sama seperti kalian yang sedang dimabuk cinta. Cuma pada saat itu posisi saya bukan mencari pacar tapi sedang mencari calon istri. Kayak pakar cinta aja ya sob? Hehehe. . . . .

3. Ir. Soekarno (Presiden RI Pertama)
Cinta itu perasaan yang timbul jika kita menginginkan seseorang menjadi miliki kita. Cinta itu perasaan yang suci dan menggebu, sehingga kita mau berkorban apa saja untuknya. Cinta itu perasaan dimana kita lebih mengasihi orang lain daripada diri kita sendiri. (Putra sang Fajar, 2004).

4. Nabi Muhammad SAW (Hadist)
Rasullullah adalah tipe suami yang paling ideal dan romantis dalam mempratikan cintanya kepada istri-istrinya, paling cerdas dalam menjalin hubungan cintanya kepada para sahabat dan pengikutnya bahkan menjalin hubungannya dengan manusia yang lainnya. Ada beberapa ungkapan (Hadist) nabi yang bermakna ungkapan cintanya kepada keluarga dan para pengikutnya, antara lain:
o “Perbanyaklah kamu mencium anak cucumu, karena imbalan dari setiap ciuman adalah surga.” (H.R. Bukhari).
o “Kalau Allah tidak memberikanmu perasaan kasih sayang, apa yang dapat diperbuat-Nya untuk kamu? Barang siapa yang tidak mempunyai kasih sayang kepada orang lain, dia tidak akan mendapat kasih sayang dari Allah SWT.” (H.R. Bukhari).
o “Bahwa Nabi SAW biasa mencium istrinya setelah wudhu, kemudian beliau shalat (di masjid).” (H.R. Abdur-Razaq).
o “Kemarilah wahai yang kemerah-merahan,” adalah ungkapan cinta/romantis Nabi SAW kepada istrinya Aisyah, sebab wajah Aisyah adalah berwarna kemerah-kemarahan seperti buah tomat yang lagi mengkal.

5. Ungkapan Cinta dalam al-Qur’an (Firman)
Banyak ayat dalam al-Qur’an yang menyatakan cinta antara manusia dengan manusia, dengan keluarganya, sanak familinya, cinta dengan hartanya, cinta dengan jabatannya, dengan ternaknya, cinta dengan dunianya dan lain-lain. Bahasa al-Qur’an (Firman Allah) yang lazim kita dengar diantaranya:
“Dijadikan indah pada (pandangan) manusia kecintaan kepada apa-apa yang diingini, yaitu: wanita-wanita, anak-anak, harta yang banyak dari jenis emas, perak, kuda pilihan, binatang-binatang ternak dan sawah ladang. Itulah kesenangan hidup di dunia dan di sisi Allah-lah tempat kembali yang baik (surga),” (Q.S. 3:14).

“Dijadikan indah pada (pandangan) manusia,” itu kata kuncinya ketika seseorang tertarik untuk mencintai sesuatu, baik cinta secara jasmani maupun rohaniah, benar kan sob?

AKAR CINTA

Ada berepa hal yang membuat seseorang itu tertarik/jatuh cinta pada lawan jenisnya. Secara umum saya melihatnya yaitu:
• Karena Fisik: wajah yang cantik/ganteng, bodi yang oke, penampilan yang menarik, pokoknye dibawa kondangan ngak malu dan malu-maluinla sob.
• Karena Materi: memiliki fasilitas, kendaraan mewah, rumah megah, dompet tebal, tajir gitu dech.
• Karena Tahta: pegawai, pejabat atau pengusaha dll.
• Karena Kecantikan Hati (Inerbeauty): memiliki sopan santun, budi pekerti yang baik, berkarakter/berakhlak mulia, rendah hati, shaleh/shaleha. Dan kategori terakhir ini kunci kebahagiaan sesungguhnya, sebab memiliki fisik yang baik, kaya dan punya kedudukan akan hambar dan bernilai nol jika orang tersebut berkarakter tidak baik, ya ngak sob?
bahaya-pergaulan-bebas   sumber kayong utara warta kayong
“Akar cinta yang terdalam akan mati dalam hati apabila tidak dipupuk dengan mesra (kasih sayang).” Setiap kita akan jatuh cinta. Darimana pun kita memulainya, yang pasti cinta itu sesuatu yang indah dan menjanjikan kehindahan, dan cinta itu anugerah terindah buat manusia. Sesungguhnya Allah itu indah dan sangat mencintai keindahan, maka cintailah sesuatu karena cintamu kepada-Nya, insya Allah akan lebih berkah.

VIRUS CINTA

1. Pergaulan bebas
Pergaulan bebas tanpa kontrol akan menjerumuskan kita pada tindakan yang tidak dibenarkan secara syar’i sob. Dalam setahun selalu saja ada korban akibat pergaulan bebas, baik itu korban akibat narkoba dan miras maupun wanita yang jadi korban atas nama cinta akibat seks bebas. Belakangan ini remaja disibukan dengan urusan ngelem juga. Korban yang dimaksud bukan cuma kehilangan nama baik, tetapi secara psikologi/mental, intelejensi dan kreativitas kita akan luntur dan terkikis. Miris juga kan?

Pakaian mini pun merupakan salah satu faktor mengapa perempuan itu gampang dilecehkan. Jangan salahkan laki-laki jika ia tergoda, sebab perempuanlah yang telah mengodanya untuk berbuat yang tidak-tidak. Dengan aurat terbuka berarti perempuan telah membuka gerbang kemaksiatan buat lelaki si hidung belang.

Faktor keluarga dan lingkungan sangat berpengaruh dalam pembentukan mental anak, terutama faktor lingkungan yang paling berpengaruh besar. Jiwa seseorang itu gampang dipengaruhi dengan apa yang ia lihat, ia dengar dan lingkungan pergaulannya. Lebih dari 80 % jiwa seseorang dipengaruhi apa-apa yang dilihatnya. Sebab itu peran ortu/keluarga, sekolah dan masyarakat sangat penting dalam pembentukan karakter anak, sedini mungkin pendidikan karakter itu sudah tertanam.

2. Ciuman Pertama
Tahu ngak kamu sob bahwa kelemahan wanita itu terletak ditelinganya dan kelemahan laki-laki itu di mata. Kenapa kelemahan wanita itu di telinganya? Karena wanita itu gampang dirayu dan mudah termakan rayuan laki-laki. Dan kenapa kelemahan laki-laki itu di matanya? Karena laki-laki itu gampang tergoda dengan pemandangan yang bagus dari seorang wanita, kendati ia sudah memiliki pacar/istri cantik sekalipun, apa lagi kalau wanita tersebut berpenampilan sexi. Ihhh….., pasti jadi tatapan menarik tu? Laki-laki itu punya segudang cara dan rayuan lho agar dapat menaklukanmu? Makanya kamu yang harus pandai-pandai jaga jarak dan bisa membedakan mana hal-hal yang menjerumuskan dan mana yang tidak.

Dengan ungkapan “Cintaku hanya kamu, tak ada yang lain lagi,” atau “Aku akan bertanggung jawab apapun yang akan terjadi, yang penting kita jalani kebahagiaan …….. kita sekarang” seorang wanita kadang langsung percaya begitu saja dengan laki-laki yang baru ia kenal atau sukai.

Sekidit saya paparkan tentang bagaimana virus cinta itu dapat merenggut virgin (keperawanan) seorang wanita. Ini cuma salah satu contoh saja sob, masih banyak studi kasus yang lainnya. Namun sebelum itu saya mau berbagi sedikit dengan sob tentang makna ciuman seorang laki-laki kepada wanita, mau ngak? Pasti maulah ya ngak sob? Hehehe. . . . .
CIUMAN DI TANGAN = Bermakna bahwa laki-laki tersebut suka padamu girl
CIUMAN DI KENING = Bermakna bahwa laki-laki tersebut sayang padamu
CIUMAN DI BIBIR = Bermakna bahwa laki-laki tersebut mencintaimu
CIUMAN DI DADA = Bermakna bahwa laki-laki tersebut mencintaimu karena nafsu semata.

Hupzz…. Jangan berpikir yang macam-macam dulu sob. Jangan salah, justru itulah jalan buat virus-virus cinta berkembang biak di tubuh kita. Semuanya mengalir seperti air dan atas nama cinta. Pada hal dari ciuman itulah virus-virus tersebut berkembang secara signifikan menguasai jaringan otak manusia, sehingga fungsi otak kadang mati dibuatnya. Apapun dalihmu, ciuman pada yang bukan muhrim tetap zinah hukumnya, walupun zinah kecil. Mau tahu sob bagaimana metabolisme virus tersebut? Berikut paparannya.

Berawal dari kenalan atau nembak (mengungkapankan cinta) dan diterima sang gadis. Ngapel malam minggu, mau diajak jalan-jalan, mau mojok berduaan di tempat gelap, kemudian pegangan tangan dan berpelukan. Jika semua itu berjalan tanpa bantahan dari si cewek, maka langkah selanjutnya mencium tangan cewek yang bermakna suka tersebut. Perlu di ingat girl bahwa tangan lelaki adalah tangan yang paling nakal sedunia, apa lagi di tempat gelap akan lebih sempurna lagi jahilnya, hehehe….

Jika cium di tangan seorang gadis tidak marah maka langkah selanjutnya adalah ciuman dikeningnya. Ciuman dikening pun tidak marah maka ciuman tersebut turun ke bibir. Di bibir pun juga tidak marah, ciuman selanjutnya turun ke dada. Apabila ciuman sudah di dada maka tinggal satu langkah lagi maka sang laki-laki akan menguasai seluruh tubuhmu girls, sesuatu yang paling berharga dalam hidupmu yaitu virginmu akan lenyap direnggutnya.

Satu kali pernah melakukan sex kadang wanita menolak untuk mengulang. Dua kali berhubungan sex kadang wanita sok jaim. Dan di atas 3 kali melakukan hubungan sex maka wanita sudah lupa diri dan mulai menikmati. Dan pada akhirnya hamil diluar nikah. Syukur-syukur laki-laki tersebut mau bertanggung jawab, jika tidak? Apes dech. Udah jatoh ditimpa tangga lagi.

3. Strategi Cinta
Seribu satu cara bagi laki-laki dalam menaklukan pasangannya, kecuali bagi wanita-wanita yang sudah teruji keimanannya. Salah satu cara laki-laki dalam menaklukan perempuan, yaitu:
– Dengan Rayuan. Atas nama cinta bermacam-macam rayuan pun muncul demi menakukan pasangannya. Tidak bisa cara ini cara itu. Pokoknya banyaklah rayuan maut yang dimiliki laki-laki;
– Sok Perhatian. Apapun yang diinginkan do’inya maka akan ia turuti. Kadang tidak dipinta pun itu ia lakukan demi mendapatkan pengakuan ceweknya bahwa ia seorang cowok yang perhatian dan pengertian. Ada juga yang tulus sob, tapi sedikit sekali. Kebanyakan ada udang di balik batu. Bahkan ia rela berkorban waktu, pikiran dan materi untuk meluluhkan hati ceweknya. Kadang tak jarang ada yang rela mencuri uang ortuya atau berhutang demi membahagiakan do’inya. Untuk meyakinkan pasangannya ia bukan cuma pintar mencuri perhatian pacarnya tapi ortu cewek tersebut juga, istilah Melayu Kayong “Pandai begalo” atau menyuguhkan sesuatu berupa materi pada ortu/famili ceweknya;
– Sok Puitis. Senang mengungkapkan kata-kata dalam bentuk puisi biar kelihatan romantis. Selalu update puisi via FB dan SMS buatmu. Pada hal aslinya belum tentu dia seromatis seperti yang kamu banyangkan;
– Pamer Materi. Menampilkan pakaian mahal, kendaraan mewah dan asesoris mewah lainnya. Memberikan hadiah mahal – baik pada cewek atau keluarga ceweknya dan memenuhi keinginan yang diperlukan oleh ceweknya secara cepat saji, pokoknya top dech;
– Bermitra dengan Teman atau Teman Dekat Ceweknya. Tujuannya yaitu untuk memback up kepentingan/misinya. Fungsi teman tersbut banyak sekali, salah satunya yaitu sebagai delegasi yang membawa misi untuk meyakinkan/propaganda kepada cewek tersebut bahwa dia adalah cowok baik, pengertian dll;
– Mengiba. Berbohong/bersandiwara, merendahkan dirinya, rela menyiksa dirinya agar dapat impati dari gadis gebetannya;
– Praktik Perdukunan. Tak jarang pratik perdukunan menjadi alternatif cowok dalam menaklukan pasangan. Emang masih ada ya sob? Kayaknya sih masih ada juga tu sob. Cape dech….

4. Media yang Tidak Mendidik
Dengan kemajuan teknologi dan arus globalisasi kadang menjadi masalah tersendiri bagi kita-kita yang pasif dalam menyikapinya. Arus informasi dan telekomunikasi yang semakin hari semakin canggih membuat manusia gampang mengakses apapun yang ia inginkan. Internet, facebook, twitter dll bak dua jalan menuju kebaikan atau sebaliknya, tergantung karakter/niat si penggunanya. Apa lagi film-film porno bebas diakses baik melalui dunia maya maupun dunia nyata. Belum lagi saban hari kita disuguhkan senetron-senetron atau tayangan televisi yang tidak mendidik. Semua itu besar pengaruhnya terhadap perkembangan mental dan intelejensi anak-anak/remaja.

Di media cetak dan elektro mungkin kita pernah membaca/mendengar, berapa banyak gadis remaja yang kabur dari rumahnya bermula dari perkenalannya dengan pria via jejaring sosial. Berapa banyak wanita yang jadi korban pelecean seksual akibat ia tidak bisa menjaga sikap dan penampilannya. Berapa banyak gadis hamil diluar nikah kerena banyak mengkonsumsi tontonan yang tidak mendidik. Berapa banyak bayi yang tidak berdosa tergeletak di god, bak sampah dan pingiran jalan akibat hubungan gelap ortunya.

Kita sebut saja film porno. Dulu seorang gadis remaja/yang masih lajang nonoton film tersebut merupakan sesuatu yang tabu. Namun sekarang tidak, bahkan seperti tontonan yang memberikan tuntunan. Banyak kasus dan hasil survey menunjukan, remaja usia SMP – SMA 75 – 80 % telah melakukan hubungan seks, baik seks ringan maupun seks berat. Bahkan seorang remaja dapat dianggap ketinggalan jaman oleh temannya jika ia tidak bergaul di dunia tersebut. Na’uzubillah. Berapa banyak remaja yang putus sekolah akibat hamil diluar nikah. Jadi media seperti ini tidak bisa dipandang remeh, ia pun seperti virus yang mematikan.

Di tahun 2012 di Desa Rantau Panjang Kec. Simpang Hilir Kab. Kayong Utara tersebar kabar yang menegangkan urat syaraf. Seorang remaja laki-laki (15) telah berulangkali melakukan hubungan intim dengan seorang nenek-nenek berusia 50-an tahun. Dari hasil investigasi bahwa remaja tersebut melakukan hubungan intim karena terpacu sering menonton film porno di HP miliknya. Karena itu tidak bisa ia lakukan dengan lawan jenis sebayanya maka sang nenek pun menjadi pilihan menarik untuk meluapkan birahinya. Cihuiiiii. . . . .

TIPS MENCEGAH VIRUS CINTA

1. Bijak Memilih Lingkungan Pergaulan
Seperti yang saya paparkan di atas bahwa “Jiwa seseorang itu gampang dipengaruhi dengan apa yang ia lihat, ia dengar dan lingkungan pergaulannya.” Sering kita mendengar perumpamaan ortu kita bahwa bergaul dengan orang baik maka kita akan baik, bergaul dengan orang jahat maka kita akan ikut jahat. Dan itu benar. Selama sob bisa menjaga diri bergaul dengan siapapun tidak masalah. Tapi siapa yang berani jamin bahwa sob tidak akan terpengaruh dengan lingkungan pergaulan yang sob ada di dalamnya, kecuali sob punya filter yang baik. Sedapat mungkin lingkungan yang tidak sehat itu kita hidari, sehingga hidup kita lebih terarah dan memiliki tujuan yang jelas.

Banyak mengkonsumsi tontonan negatif membuat pikiran kita cenderung negatif, apalagi jika tontonannya adalah film porno, pasti terbesit niat kita untuk melakukan sesuai dengan apa yang kita tonton. Solusinya kita harus menghindari tontonan yang tidak mendidik dan memilih lingkungan pergaulan yang sehat.

2. Menjadikan Pacar Sebagai Teman
“Jadikan cinta itu sebagai sahabat, bukan nafsu sehingga kita bisa diperbudaknya.” Mencintai sesuatu karena nafsu adalah cinta semu, ia tidak akan kekal dan bisa jadi boomerang dalam hidup kita. Namun mencintai sesuatu karena cinta kita kepada Allah, itulah cinta sejati dan abadi. Idealnya, cinta yang dijalin karena rasa persahabatan maka ia akan berbuah kebahagiaan. Di dunia ini sahabatlah yang selalu memberi warna dalam hidup kita. Sahabat pula yang selalu mengingatkan di saat kita salah melangkah, menasehati di saat kita khilaf, menghibur di saat kita susah, menunjukan jalan saat kita tersesat. Namun ketika mereka abai saat kita salah, diam saat kita khilaf, senang saat kita susah dan susah di saat kita senang itu bukan sahabat namanya, namun teman yang selalu mencari keuntungan dari setiap kelemahan kita.

Pacaran karena nafsu apapun alasannya itu bukanlah cinta sejati, namun cinta nafsu belaka. Ketemu pacar hanya untuk berpelukan, berciuman dan melakukan seks bebas itu bukan cinta namanya tapi memenuhi kepuasan nafsu semata. “Ungkapan cinta terdalam ialah apabila seseorang berusaha membuat orang yang ia cintai selalu merasa bahagia dan tidak sakit hati.” Dan ingatlah, pria/wanita yang baik akan mendapatkan pasangan/jodohnya pria/wanita baik-baik pula, dan pria/wanita yang tidak baik akan mendapatkan pasangan/jodohnya dari pria/wanita yang tidak baik pula sob.

“Jangan telalu mencintai, karena suatu saat kamu bisa membencinya. Jangan telalu benci, karena suatu saat kamu bisa mencintainya, (al-Hadist).”

3. Mengenali Tipe Pasangan Kita
Kenali tipe atau karakter pasangan/pacar kita. Ini penting. Sebab jika kamu tidak megenalinya maka kamu akan gampang tertipu, apalagi buat kamu girls. Apakah pasangan kamu tipe lelaki yang suka merayu, sok perhatian, pamer materi, memiliki teman yang suka menyanjungnya atau suka mengiba dll? Jika ia memiliki tipe tersebut maka jangan berikan hatimu sepenuhnya untuknya, apa lagi ia memiliki karakter dan bertangan jahil apabila ketemu dan berduaan denganmu, maka lelaki tersebut memiliki niat yang tidak baik dibalik kebaikannya. Hmmm…. Jangan marah dulu ya mans. Insya Allah ini untuk kebaikan kita laki-laki juga kok. Dan ingatlah girls, kelemahanmu ada pada telingamu. Jangan biarkan telingamu peka terhadapan rayuan atas nama cinta. Kelemahan lelaki itu ada pada matanya, sebab itu ia mudah berpaling darimu.

Lelaki yang selalu memuji adalah leleki yang senang mengombar janji, dan wanita yang senang dipuji adalah wanita yang paling lemah pendiriannya. Ingatlah girls, pujian adalah bentuk rayuan yang terselubung. Yang saya pahami bahwa wanita itu senang dipuji, apa lagi dibilang cantik atau anggun dll. Jangan terlena dengan pujian sebab itu muslihat laki-laki untuk menjeratmu.

Mengenali pasangan kita tidak harus selalu dekat dengannya. Banyak jalan dan cara bijak yang bisa kita lakukan. Menjadi wanita yang sulit ditebak tipenya adalah tantangan tersendiri buat laki-laki, apalagi jika kita ikut metode burung Merpati. Dengan demikian maka kita akan mudah mengetahui bagaimana karakter sesunggunhya cowok yang ngebet ma kita. Jual mahal itu jauh lebih baik daripada jadi wanita murahan (gampang digoda) kan? Jika modote ini kita terapkan, insya Allah kamu akan selamat.

Tipe laki-laki yang baru kenalan udah berani memeluk, mencium dan melakukan lebih dari itu, itu bukanlah tipe cowok yang baik buatmu girls. Namun sebaliknya, jika kamu cewek yang suka diajak jalan-jalan, suka dipeluk, dicium bahkan lebih dari itu maka sesungguhnya kamu bukan pula tipe cewek yang sempurna, dan wajar jika laki-laki ingin mencicipi kehangatan tubuhmu (maaf agak pedas nich), ckckckck……

Jadi, carilah pacar seorang pria yang benar-benar tulus mencintaimu karena Allah, bukan mencari kesempatan dalam setiap kelemahanmu girls. Jika kamu dekat dengan seseorang hanya untuk suka-suka aja, maka batasi kedekatanmu dengannya, karena kedekatan yang berlebihan membuka pintu kemaksiatan buatmu. Kecuali niatmu kenalan dengan seseorang untuk mencari suami/istri, itu pun ada batasan yang harus kita perhatikan. Jangan mentang-mentang udah tunangan misalnya – harus bebas segalanya. Kamu tahu kan girl, malu lelaki itu di telapak kakinya dan baginya tak ada bekas kendati ia telah ternoda. Sementara kamu apa lagi yang kehilangan virginmu dan ditinggalkannya, ketika kamu dapat cowok baru dan menikah dengannya maka masalah tersebut dapat menjadi boomerang dalam rumah tanggamu kelak.

4. Kurangi/Hindari Kencan Berduaan
Hindari kencan/sering bertemu dan selalu berduaan dengan pasanganmu, sebab orang ketiganya adalah syaithan. Sekuat apapun imanmu akan luntur jika kamu selalu banyak berduaan di tempat sepi dan gelap dengan pasangan yang belum sah bagimu. Jika kamu berpergian atau lagi berduaan dengannya, ajaklah teman untuk mendampingimu, sehingga tidak ada kesempatan buat orang ketiga (syaithan) mengodamu.

Buatlah alasan yang logis untuk menolak ajakan yang tidak mendidik dari pasanganmu apalagi dapat mencelakaimu sebagai seorang wanita mulia, karena bagi wanita itu selalu banyak alasan yang tidak bisa dibantah lelaki.

Ingat girls! Laki-laki itu selalu mencari dan mengintai kelemahanmu. Bisa jadi kelemahanmu karena materi alias CM (Cewek Matrai). Atau kamu tipe cewek yang suka dengan cowok ganteng. Hati-hati sob! Cowok ganteng itu banyak lho yang ngebetnya, apa lagi cowok Ganjir (Ganteng Tajir). Atau bisa jadi kelemahanmu karena senang dipuji. Hati-hati dengan pujian, karena pujian bukanlah penghargaan namun perangkap untuk menaklukanmu. Atau mungkin kelemahanmu karena kamu tipe cewek gaul (gampang dirangkul), de-el-el.

5. Menanamkan Rasa Malu
Ini penting, karena malu sebagian dari iman. Orang yang tidak memiliki malu cenderung berprilaku massif dan amoral atau melanggar etika. Malulah pada diri sendiri, orang tua, masyarakat dan kepada Tuhan, karena Tuhan selalu dekat dan melihat kita.

Rasa malu itu harus tertancap di lubuk hati yang paling dalam, sehingga tidak bisa dimanipulasi dengan apapun. Malu jika sedang berdua. Malu jika nongkrong di pingir jalan dengan pasangan. Malu berpelukan saat berboncengan dengan lawan jenis yang bukan muhrim, dengan muhrim saja kita malu, apa lagi yang bukan kan? Kemudian malu melakukan hal-hal lain yang tidak sesuai dengan kaidah yang berlaku di masyarakat kita. Memelihara malu itu jauh lebih mulia daripada mengaku hebat tetapi tidak bermartabat. Namun jangan salah juga sob, ada saatnya rasa malu tidak boleh kita tampilkan, yaitu malu melakukan kebaikan atau malu untuk berkreativitas positif. Jika kita malu melakukan kebaikan dan kreativitas tapi tidak malu melakukan tindakan amoral berarti ada yang salah dalam diri kita, dan itu harus segera diperbaiki, tidak bisa segera, bertahap.

6. Aktif Bersosialisasi
Daripada elu suntuk mikirin cinta mendingan melakukan aktivitas positif sob. Teman saya Miftahul Huda (Uda) pernah berujar/menasehati anak sanggarnya dihadapan saya, katanya “Hidup ini terlalu singkat jika kita hanya memikirkan cinta.” Apalagi usiamu masih SMP/SMA, terlalu pendek perjalanan hidupmu jika hanya memikirkan cinta dan cinta.

Aktivitas positif itu ladang pahala. Kamu tahu kan sob apa itu ladang? Pasti! Seorang petani yang giat melakukan aktivitasnya di ladang, mulai kegiatan mengolah lahan, menyemai benih, menanam dan memupuk/merawat tanamannya maka ia akan memetik hasil dari usahanya tersebut. Demikian juga dengan kita yang melakukan aktivitas positif dalam lingkungan keluarga, sekolah atau lingkungan sosial, maka kelak kita akan memetik hasilnya pula.

Maaf ya sob. Orang seperti kita-kita nich, udahlah shalat malas, puas alpa, zakat mangkir – malas lagi melakukan kebaikan pada keluarga, teman dan lingkungan sosial, lengkap dech keburukannya. Minimal melakukan kebaikan/aktivitas sosial sambil memperbaiki hubungan dengan sang Khaliq, aktivitas sosial kan ladang pahala. Jangan jadikan tolak ukur kebaikan itu adalah materi/uang, uang dan materi itu akan datang sendirinya ketika kita ikhlas melakukan kebaikan.

Daripada hidupmu dihantuan cinta nafsu, mendingan melakukan kreativitas dan bersosialisasi dalam kehidupan sosial. Jika kamu pelajar, kejar dulu cita-citamu. Cinta itu selalu ada dimana pun kita berada, namun cita-cita akan lenyap ketika kita tidak sungguh-sungguh dalam meraihnya.

7. Jangan Pernah Anti Terhadap Nasehat
Kritikan dan nasehat adalah mutiara yang paling berharga. Tak semua orang yang sanggup dan mau memberikan mutiara tersebut. Maka bersyukurlah apabila ada ortu, teman/sahabat, kerabat dan orang lain yang mau memberikan mutiara tersebut buat kita, artinya mereka peduli dan sayang dengan kita.

“Jangan memandang siapa yang mengatakan tetapi dengarkan apa yang ia katakan (Ali bin Abi Thalib).” Sedapat mungkin kita dengar dan pahami nasehat siapapun, jika tidak suka jangan membantah. Boleh jadi saat itu kamu tidak butuh nasehatnya, namun suatu saat kamu akan tersadar bahwa nasehat mereka begitu berharga buat kebaikanmu.

Nah, panjang juga ceritanya ya sob (mudahan ngak cape bacanya) hehehe…. Tapi maaf nich khusus buat cowok-cowok karena saya cenderung membicarakan atau membela cewek. Tahu ngak sob alasannya kenapa? Karena yang selalu jadi korban itukan cewek, sebab itu saya membelanya.

Tulisan ini tidak berniat untuk menyinggung, mengucilkan atau mengecilkan siapapun. Ini semata-mata menjalankan tugas saya dan kita sebagai manusia dan mahluk sosial untuk salaing mengingatkan. Apakah saya tidak memiliki cerita/kisah masa lalu? Pasti ada. Karena saya yakin hampir setiap kita memiliki masa lalu yang suram dan indah. Jadi kita tidak perlu berdebat soal ini, yang terpenting bagaimana kita melakukan tugas kita sebagai mahluk sosial untuk saling mengingatkan. Yang sadar mengingatkan yang setengah sadar, dan yang sudah sadar mengingatkan yang belum sadar, indahkan hidup ini jika kita saling berbagi?

Kesimpulan yang dapat kita petik bahwa cinta itu bisa mendatangkah berkah dari Allah apabila kita mencintai sesuatu karena cinta kita kepada Allah. Dan cinta pun bisa mendatangkan murka Allah apabila kita mencintai sesuatu bukan karena Allah – cinta nafsu semata. Buat kaum Hawa, sadarilah kelemahanmu! Tidak akan rendah derajatmu apabila kamu istiqamah (konsisten) menjaga marwahmu sebagai wanita. Ingatlah wanita, bahwa kamu adalah pencetak generasi. Wanita yang baik akan melahirkan generasi yang baik, dan sebaliknya. Siapkan dirimu sedini mungkin, jadilah wanita yang mampu melahirkan generasi yang bermartabat, karena wanita adalah tiang Negara. Sejarah mencatat, di balik pria yang hebat selalu saja ada wanita yang hebat pula, dan sebaliknya, benarkan sob?

%d blogger menyukai ini: