Arsip Blog

Mengangkat Cerita Rakyat “Batu Sebugal”, Skuter KKU Meraih Juara II Teater Tingkat Provinsi

Serial Bedah Film Pelapis Seribu Pulau Berjuta Harapan

Menabur Harapan Menuai Impian

Adat Pernikahan Tionghoa Kayong Utara

Menganyam Tuah di Negeri (Katanya) Bertuah

Jaringan Tahlil Indonesia Kayong Utara Di Launching

Kegagapan Menyambut Kurikulum 2013

Misteri Hantu Jalan Medan Jaya Mata Mata


nara sumber misteri hantu medan jaya

Khususnya masyarakat kecamatan simpang hilir mungkin hampir semua tahu dengan desa medan jaya. Tetapi tidak semua orang tahu kalau di daerah jalan medan jaya pada beberapa tahun yang lalu sering ada penampakan makhluk  halus penunggu daerah sekitar jalan tersebut. menurut keterangan  nara sumber warga setempat yang kami temui yaitu bapak Dulah (60) th, disepanjang jalan sepanjang sekitar 300m dulu sering ada terjadi penampakan- penampakan.

Banyak warga atau pun pengguna jalan yang melalui jalan tersebut khususnya saat malam hari yang di ganggu oleh makhluk halus penunggu jalan, makhluk halus itu dulu diperkirakan tinggal dirumah kosong yang sudah lama tak berpenghuni disekitar jalan tersebut, ada beberapa macam wujud makhluk halus yang sering nengganggu, ada yang berwujud makhluk besar hitam dengan mata merah besar. anak kecil dan ayam hitam, dan juga sejenis kuntilanak.

mata mata medan jaya hantu

Seperti yang diceritakan oleh bapak Dulah sendiri,pada saat beliau akan memasang pukat, Ia melintasi depan rumah tersebut, ia pun melihat makhluk hitam besar dengan mata merah menyala, dan juga penuturan seorang warga sekitar, sebut saja namanya mul, ia pun pernah bertemu dengan makluk yang sama, dan yang sering meneror warga pada beberapa tahun yang lampau yaitu makhluk halus yang berwujud ayam hitam, ia sering meneror warga dengan berkokok di atas atap rumah warga pada saat malam hari, yang lebih menyeramkan lagi.

Kejadian yang di alami warga setempat, sebut saja namanya Adi, (nama samaran red). ia pernah masuk kerumah kosong tersebut dengan lima kawannya, ia pun mengambil barang bekas yang sudah tak di pakai lagi dan dibawanya pulang kerumah, yang akhirnya memebuat ia di ganggu oleh makluk penunggu rumah kosong itu, awalnya ia merasa ada yang memanggil atau yang mengajak ke alam antah brantah, setelah kejadian itu ia sering dimasuki jin, bahkan hampir bisa dipastikan tiap malam selasa dan malam jumat tubuh adi di masuki oleh makhluk halus tersebut.

Dalam sekitar waktu kurang lebih 2 bulan adi sering di ganggu makhluk halus, banyak orang pintar yang dipanggil untuk menyembuhkan adi, namun upaya tersebut selalu tak membawa hasil, dan dari pandangan indra keenam orang- orang pintar, ada sejumlah 33 jin yang mengganggu atau yang sering masuk ke tubuh adi, hingga akhirnya di panggilkan seorang Habib untuk mengobati adi. ( WK Misbah )

Tujuh Kades Simpang Hilir, Bolos dalam Musrenbang 2015


musrenbangkec simpang hilir 2, warta kayong

SIMPANG HILIR – Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Tahun 2015, kali ini membuat sebagian masyarakat Simpang Hilir kecawa. Dari 12 desa yang ada di Kecamatan yang dipimpin Mac Novianto, S.H, hanya 5 Kades saja hadir dalam acara tersebut. Kelima Kades yang dimaksud, yaitu Plt. Kades Medan Jaya, Kades Padu Banjar, Kades Sungai Mata Mata, Kades Batu Barat dan Kades Lubuk Batu. Tujuh Kades yang lain bolos/alpa, tanpa berita.

Kepala Desa yang tak hadir dalam Musrenbang Kecamatan Simpang Hilir (10/3/2014), yaitu Kades Pulau Kumbang, Pemangkat, Nipah Kuning, Penjalaan, Rantau Panjang, Teluk Melano dan Matan Jaya.

Pada hal ini menyangkut hajat hidup orang banyak. Menyangkut Tugas Pokok dan Fungsinya sebagai Kades, yang dipercaya masyarakat sebagai orang nomor satu di desanya. Bahkan ada diantar kades tersbut, saat Musrenbangdes di desanya tidak hadir pula. Bukan urusan dinas, tapi urusan pribadi.

Saat WK konfirmasi ke salah satu dari tujuh Kades yang tak hadir mengatakan, bahwa saat ini mereka sedang di Pontianak, mengikuti Diklat. Kamis – Jum’at (6 – 7 Maret 2014), mereka masih menghadir Rapat Koordinasi di kabupaten. Entah diklat apa yang mereka ikuti Sabtu-Minggu di Pontianak, sehingga mengabaikan tugas pokoknya. Yang pasti masyarakat sangat kecewa atas sikap/tindakan Kades yang mengabaikan tanggung jawabnya sebagai Kades.

Untuk membuktikan kebenaran penyataan Kades tentang Pendidikan dan Latihan (Diklat) yang mereka maksud, WK coba konfirmasi dengan pihak Kecamatan. Menurut Samad Sahari, Staf Camat Simpang Hilir, jika Kades yang tak hadir hari ini karena alasan diklat, tugas atau kegiatan dinas, pasti ada surat tembusan ke Camat. Tapi tidak ada satu pun tembusan yang sampai ke Camat, dari instansi mana dan kegiatan diklat apa yang Kades ikuti, papar Pak Alang Samad, sapaan akrab Samad Sahari.

Senada dengan Samad Sahari, beberapa Sekretaris Desa (Sekdes) mereka, pun menyampaikan hal sama. Jika mereka Ibukota Provinsi karena urusan dinas atau diklat, tentu ada surat pemberitahuan/undangan resmi yang mangkir di Kantor Desa. Atau ada surat tugas dari instansi yang menugaskan mereka. Ini tidak ada sama sekali. Ini bukan sekali, berulang kali mereka lakukan. Bahkan dalam sebulan, minimal 1 atau 2 kali dari mereka ke luar kota atau ke Pontianak, khususnya Kades desa kami, tutur Sekdes yang tak ingin disebutkan identitasnya.

Alhasil, bukan prestasi kerja yang mereka torehkan buat masyarakatnya, namun duka dan kecewa. Hal-hal yang prinsip saja mereka abai, bagaimana pada hal-hal yang nonpronsip? Kendati tidak semua dari mereka berkarakter demikian. Tentu ada diantaranya menjadi pengikut. (Has)

Ribut Dulu, Baru Setuju

%d blogger menyukai ini: