Arsip Blog

Bau AM Di EMKA Sudah LAME


Bau AM Di MK Sudah LAME  By : Ery Karyadi,,,

mk  kkn    am kayong utara kalbar

Ngomong di warkop salah satu sudut Sukadana, seorang kawan sya bertanya, kenapa Sya Termasuk Yg Curiga Pada Pak Akil ???? Karena susah mengungkapkannya di warkop (karena bisa panjang cerite), baiklah sya coba tuliskan saja sesingkat yg saya bisa.

Kecurigaan atau katakanlah “perasaan tak enak” sya pada Pak Akil sebenarnya sudah cukup lama. Yg paling heboh tahun 2010. Waktu itu Refly Harun menulis testimony soal adanya uang suap sebesar Rp. 1 M kepada Akil (waktu itu akil sebagai wakil ketua MK). Saya pikir, sebagai pakar hukum tata Negara, tentu Refly Harun tidak main-main dengan testimony itu. Namanya Refli dipertaruhkan, lawanya bukan sembarang lawan, wakil ketua MK. Tentu Refli harus yakin benar untuk “mengusik” orang sekuat Akil Mohtar ini. He he he.

Disinilah awal kurang nyaman sya pada Akil terpatri di hati. Tapi sya tidak serta merta mengatakan bahwa Akil pasti koruptor. Bukan begitu. Cuma cukup mengganjal dihati saja, kok seorang yg ada “cacat nama” bisa di luluskan DPR jadi anggota hakim MK, bahkan kemudian menjadi ketuanya? Tentu adanya “cacat nama” anggotanya sangat tidak baik untuk institusi sekelas Mahkamah Konstitusi. Dan ahirnya, tiga tahun berselang, 2013, Pak Akil di cokok KPK juga (meski belum tentu diputuskan bersalah oleh pengadilan tipikor).

Sebelum itu, suara sumbang kepada Akil cukup banyak. Pada tahun 2006, Akil juga pernah berurusan hukum dengan beberapa LSM. Pasalnya LSM itu memberitakan Akil Mohtar telah melakukan penggelapan uang sebesar Rp. 680 juta dalam rangka pembentukan Kabupaten Melawi (pemekaran Kabupaten Sintang). Akil meradang, lalu melaporkan LSM itu dengan tuduhan pencemaran nama baik. Setahu saya, senyap gak ahirnya….he he he.

Dan suara-suara sumbang tentang Akil terus berlanjut. Di wawancarai oleh wartawan (lupa TV mana yg sye tonton kemaren,,he he he), Ketua KY Suparman Marzuki mengatakan bahwa KY pernah menerima laporan terkait suap kepada Ketua Mahkamah Konstitusi Akil Mohtar pada tahun 2011-2012. “Ada tiga pengaduan yang masuk.” Kata Suparman. Tapi, lantaran KY tidak berwenang mengawasi hakim Konstitusi, Suparman serahkan pengaduan itu kepada MK. Tapi…ya laporang tinggal laporan. Hasil ahirnya bagaimana,,, senyap juga, saudara-saudaraaaaaa.

Yang lainnya ?????

Ehmmmmm. Suara sumbang lain tentang Akil Mohtar juga diungkapkan pengacara-pengacara yg pernah menangani kasus sengketa Pilkada di MK. Salah satunya Donny Tri Istoqomah (karena tidak terkenal, yg di grup ini mungkin belum tahu siapa orang ini, bukan?). Donny adalah salah satu advokat dari Kantor Pengacara The Young Brothers, yg berkantor pusat di Jakarta, dan sering menangani kasus sengketa Pilkada daerah. “Sudah sejak dulu Akil Mohtar tak netral. Calon dari Golkar sudah pasti menang kalau (sidang) di pimpin Akil.” Kata Donny. (Baca Tempo, 03 Oktober 2013).

Terussssss ???

Hadohhhhh,,,udah ah…. Nanti panjang benar tulisan ini. Bisa bikin bosan pembaca. He he he, biar nanti di bagian komentar bisa sya tambahkan (kalau menurut sye perlu lah,,,hi hi hi)

Mengahiri tulisan pendek ini, sya cuma mau bilang, di group ini tentu saja ada sebagian simpatisan Pak Akil, dan sebagian anti Akil. Syah-syah saja, kawan-kawan dengan pendiriannya masing-masing. Tapi jika ada diskusi nanti, mari kita budayakan berargumentasi dengan menggunakan data pendukung. Kita jangan cuma pandai bilang, “ ini konspirasi”, tapi tak ada penjelasan kenapa kita menyebutnya “ini konspirasi”. Mariiiiiiiiiiiiiii,,,,,,,,,,

Setuju? Boleh

Tidak? Silahkan

Waspadai Razia Politik Pada Pilkada Kayong Utara 2013 !


SALAM PERUBAHAN ….

Dunia Politik adalah Ajang mengadu Strategi dan Taktik dalam proses pemenangan ataupun pencapaian tujuan suatu kelompok maupun golongan tertentu baik demi kepentingan pribadi maupun golongan atau masyarakat secara Luas serta banyak lagi berbagai penafsiran liar yang berkembang, semua tergantung dari mana sudut pandang serta backround orang tersebut menyikapi  dunia POLITIK. Namun di sini dunia “POLITIK” lebih spesifik kita maksudkan dalam ajang pencapaian sebuah tujuan yang telah di rancang serta di cita citakan bersama dan tentunya  demi kepentingan bersama.

Tidak kita nafikan pula dalam startegi politik jugatidak terlepas dari orang orang belakang layar yang ikut berperan besar dalam proses pemenangan. Bahkan peran belakang layar sangat menentukan apalagi orang belakang layar tersebut memiliki power yang dengan mudahnya ia akan mengkondisikan melalui kekuatan di tingkat atas maupun di tingkat bawah. Maka dalam  hal ini yang perlu kita waspadai pada PILKADA tahun 2013 ini adalah Razia Politik yang di lakukan oleh pihak lawan. Maka salah satu untuk menghindari Razio Politik tersebut para Bakal Calon Harus Clear dari berbagai permasalahan yang menyangkut mengenai masalah Hukum, Hal ini senada di ungkapkan oleh salah satu Tim redaksi kami ketika ia bertandang ke rumah Tokoh masyarakat guna mengkonfirmasikan PILKADA yang telah dilaksanakan beberapa tahun lalu di Kayong utara, yakni tepatnya pada tahun 2008.

Saat itu kita semua ingat ada 3 pasang Calon yang maju pada PILKADA kayong Utara 2008, pada mulannya hasil survey lebih condong pada Pasangan Citra Dan Adi di bandingkan calon pasangan lain. Melihat kondisi demikian, tidak beberapa lama ibarat pesawat terbang, sayap sebelah di patahkan oleh lawan dengan tuduhan kasus hukum pada Wakil calon bupati Pasangan Citra Duani. Pada saat itu luar biasa pemberitaan di berbagai media, dimulai dari media Lokal Hingga tingkat Nasional beberapa minggu mendengung dengungkan berita tersebut, dan hasilnya cukup luar biasa, Popularitas Pasangan Calon Bupati Dan wakil Bupati Citra Dan Adi saat itu langsung merosot jauh. Pada mulanya di berbagai titik yang telah menguat dan komitmen dengan pasangan Citra & Adi, sontak saja tercerai berai dengan pemberitaan yang membombardir selama beberapa hari. Di tambah lagi berbagai operasi Politik yang di lakuka dari pihak lawan terus berjalan di kalangan masyarakat menengah kebawah bahkan sampai pada person pasangan calon sendiri. Apa Lacur Nasi Telah menjadi Bubur, Popularitas tak dapat lagi terdongkrak dan konstituen telah berderai hanya gara gara tuduhan kasus hukum yang bersifat insindentil yang pada akhirnya juga di lepaskan setelah PILKADA usai.

Berdasarkan pengalaman masa lalu tersebut kami penasaran dan mencoba untuk mendatangi Bakal Calon yag akan ikut berkompetisi. Setelah beberapa hari kami berkeliling satu persatu dari bakal calon guna menyaring informasi dari mereka, maka kami berkesimpulan bahwa ternyata untuk posisi saat ini mereka masih aman, karena saat ini mereka tidak pernah tersangkut kasus hukum yang berkenan dengan pribadi mereka. Yang menarik dari penulusura kami pada Beberapa pekan yang lalu muncul pemberitaan di media Equator yang mengangkat kasus Perjalanan dinas Anggota DPRD KKU yang tidak masuk akal dalam satu tahun. Hal tersebut juga di konfirmasi dengan Para Balon dengan jawaban yang sama. Dituduhkan bahwa DPRD melakukan Mark Up dan penggelembungan perjalanan dinas, Namun setelah di Cek ternyata jumlah 6 Milyar lebih tersebut adalah Jumlah Total pengeluaran Biaya Sekretariat DPRD dalam satu tahun. Anda bisa saja hitung berapa untuk ATK, berapa untuk Sidang, berapa untuk uang lembur, dan banyak lagi yang lain. Bahkan jika menurut salah seorang di antara mereka Perjalanan Dinas Dari Bupati kurang lebih di anggarkan 1 Milyar per tahun, nah jikalau DPRD jika yang kedudukannya setara dengan Bupati walaupun memiliki peran berbeda juga harus sama dong, berarti jika sekarang jumlah anggota DPRD KKU adalah 19 orang maka anggarannya juga harus 19 Milyar juga dong. Ha ha  ha, ungkapnya sambil tertawa. Tapi kami sadar, sekalipun kedudukan kami sama dengan Bupati namun kami memiliki berbagai keterbatasan dalam pengambilan kebijakan, kami hanyalah lembaga legislasi yang berjalan sesuai fungsi kami sebagai wadah penampung aspirasi untuk kami perjuangakan itu saja. Jadi kami bukanlah lembaga eksekusi yang bisa memutuskan perkara proyek, kebijakan dan lain sebagainnya. Namun yang kami harapkan adalah sinkronisasi serta kerja sama yang baik antara kami pihak legislatif dan eksekutif yang juga tak kalah pentingnya masyarakat luas di kayong utara. Begitulah ungkap salah seorang balon dengan santai.

Jika saat ini semua BALON kita ketahui bersih tanpa ada kaitan denga masalah hukum maka kemungkinan kedepan harapan 2013 adalah semoga saja jika ada Razia politik mereka tidak akan terkena Razia tersebut. Dan kita berharap Pemimpin Baru yang hadir dapat memberi warna dan membawa semangat perubahan pada maksimalisasi penggunan anggaran pemerintah daerah yang efektif dan tepat sasaran.

Sumber:  http://www.facebook.com/photo.php?fbid=269891863128276&set=o.101940266601132&type=1&relevant_count=1&ref=nf

%d blogger menyukai ini: