Rian, Harapkan Kerjasama Yang Baik Kepada Warga Untuk Mensukseskan Riset Kesehatan Dasar Tahun 2018

H. Alias Harapkan Sosialisasi Kesadaran Mentaati Hukum di Tingkatkan


H. Alias, Wakil Ketua DPRD KKU, Bendahara Umum PC NU KKU. Poto Ist.

KAYONG UTARA – Tertangkapnya warga yang sedang melakukan perjuadian jenis remi box di desa Sedahan Jaya, Kecamatan Sukadana mendapat apresiasi beberapa tokoh agama dan juga masyarakat di Kabupaten Kayong Utara.

Satu di antarnya adalah H. Alias Eakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah ( DPRD) Kabupaten Kayong Utara(KKU) yang juga pengurus cabang Nahdlatul Ulama ( PCNU) KKU meminta kepada kepolisian bekerjasama dengan tokoh-tokoh agama untuk mencegah terjadinya tindak pidana perjudian di tengah masyarakat.

“ Sinersinergitas perlu ditingkatkan, perjudian termasuk penyakit masyarakat (pekat) yang semestinya di brantas bersama-sama,” Ucap H.Alias saat di konfirmasi, sabtu ( 7/4/2018).

Upaya pencegahan diharapkanya, dengan cara-cara persuasif melalui sosialisasi kepada masyarakat sehingga timbul kesadaran dalam diri masing-masing warga.

“ Ini kan melanggar hukum selain juga melanggar norma-norma agama,” imbuhnya.

Sosialiasi penegakan hukum, lanjutnya dengan meningkatkan fungsi aparat kepolisian yang bertugas sebagai Babinkamtibmas di desa-desa.

” Salah satu alternatif dalam melakukan sosialisi adalah bekerjasama dengan pemerintah desa karena merekalah yang paham dengan kegiatan-kegiatan yang dilakukan warganya,” ujar H. Alias. MJ/7/4/2018

16 Ahli Kesehatan Profesional KKU lakukan riset kesehatan dasar tahun 2018


dr. Lukman Hakim Harahap saat melakukukan Pengecekan Administrasi Riset Kesehatan Dasar Kepada Relawan. Poto MJ. Jum’at ( 6/4/2018).

Kayong Uatra- Untuk mensukseskan Riset Kesehatan Dasar ( Riskesdas) tahun 2018, dinas kesehatan dan keluarga berencana Kabupaten Kayong Utara(KKU) melakukan persipan rekrutment relawan. Perekrutan relawan di laksankan sejak tanggal 1 hingga 10 maret 2018.

“ Sebanyak 27 peserta mengikuti seleksi, baik test akademik, wawancara dan uji kemampuan mengoperasikan komputer, dari unsur SKM, Sarjana Kesehatan masyarakat, perawat, bidan, ahli gizi dan perawat gigi, dengan hasil 16 peserta lolos dalam seleksi, ” jelas Dr. Lukman Hakim Harahap Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan dinas Kesehatan dan keluarga berencana Kabupaten Kayong Utara. Jum’at Pagi ( 6/4/2018).

16 Tenaga Kesehatan Profesional Yang Akan melakukan Riset Kesehatan Dasar Tahun 2018. Poto Mj. Jum’at (6/4/2018).

Sejauhnya ini, lanjut Lukman persiapan yang di lakukan relawan sudah maksimal mengingat telah di latih selama 9 hari di hotel Mercure Pontianak oleh tenaga profesional.

“ Di Pontianak mereka di latih untuk megisi kuisioner sebanyak 701 soal,” imbuhnya.

Dengan adanya riset kesehatan tersebut di harapkanya, peserta dapat mengahasilkan data yang valid sehingga perencanan selanjutnya matang.

“ Dari 43 desa di Kabupaten Kayong Utara, 32 desa akan di lakukan riset secara acak sejak tanggal 6 april hingga 12 mei 2018. masing masing desa akan di ambil semple 10 keluarga,” ujar Lukman.

MJ/7/4/2018

Bambang Suberkah : Riskesdas Tahun 2018 Akan Di Jadikan Dasar Penyusunan Program Jangka Pendek Dan Menengah

Warga KKU, Keluhkan Kurangnya Sosialisasi Pihak KPP Pratama Ketapang


Kayong Utara- Setelah sukses dengan acara tahun lalu yang bertajuk “Tax Goes to School Edisi Kayong Utara”, Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Ketapang kembali melayani Pembuatan Nomor Pokok Wajib Pajak ( NPWP). Kegiatan tersebut di lakukan salama 3 hari bertempat di Kantor DPPKAD Kabupaten Kayong Utara (KKU) 2 hari dan 1 hari di Kantor Kecamatan Teluk Batang.

Selain melayani pembuatan NPWP, KPP Pratama juga melayani pembayaran pajak SPT, juga pembuatan kode biling dan konsultasi.

Desi satu diantara petugas merasa bangga dengan antusiasme masyarakat KKU dalam membayar pajak non PBB tersebut.

” Jumlah pengunjung dalam sehari mencapai 50 lebih,” ucap Desi saat di wawancarai . Rabu ( 4/4) kemarin.

Sebelum melaksanakan kegiatan, lanjut Desi pihaknya telah melakukan sosialisasi di berbagai media.

” Untuk wilayah Kabupaten Ketapang, kami buat iklan layanan masyarakat melawi Radio Kabupaten Ketapang ( RKK),” ujarnya.

Di akuinya, untuk KKU sendiri memang belom adanya kerjasama dengan Radio Kayong Utara ( RKU) dan media lokal lainya.

” Kami akan lakukan sosialisasi juga melewati LPPL RKU dan juga media lokal lainya. Mengingat setiap bulan kami akan lakukan jemput bola melayani masyarakat KKU,” jelasnya.

Arie, salah satu warga KKU yang sengaja hadir dalam kegiatan tersebut mengungkapkan maksud kedatanganya, dan sumber informasi pelayanan pajak di KKU.

” Saya dapat informasi dari teman kerja. Sebenarnya keluhan masyarakat terkait pajak sangat banyak. Namun di sebabkan harus ke Ketapang jadi rumit,” ungkapnya.

Bukan hanya Arie, Irawansyah juga mengharapkan KPP Pratama bisa membuka cabang di KKU.

” Urusan perpajakan selama ini harus ke Ketapang. Kami mengurus pajak lembaga menguras waktu dua hari, berapa biaya yang harus kami keluarkan, sudah jatuh tertimpa tangga pula kan sakit,” keluhnya. MJ/6/4/2018

Gali Informasi Kebutuhan Petani, Dinas Pertanian dan Pangan KKU Lakukan ini.


Kunjungan Kasi Pengolahan dan Pemasaran Hasil Tanaman Pangan dan Hortikultura Heri Muryadi didampingi Zaenal Abidin Wakil Sekretaris PKB KKU ke Poktan Harapan Sejahtera desa Penjalaan. Poto MJ. Selasa (3/4/2018).

Kayong Utara-Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Kayong Utara (KKU) melelalui Kepala seksi Pengolahan dan Pemasaran Hasil Tanaman Pangan dan Hortikultura melakukan survey ke lokasi Kelompok Tani( Poktan) Harapan Sejahtera desa Penjalaan, Kecamatan Simpang Hilir.

Survey lokasi di maksudkan guna melengkapi pengisian kuisioner penerimaan bantuan Alat Mesin Pertanian ( Alsintan) Tahun anggaran 2018 dari Kementerian Pertanian melewati Aspirasi Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Republik Indonesia(RI) Fraksi Kebangkitan Bangsa (PKB) daerah Pemilihan Provinsi Kalimantan Barat Daniel Johan.

Hal tersebut di sampaikan Heri Muryadi selaku kepala seksi saat berkunjung ke lokasi.

” Kami telah melakukan komunikasi dengan kementerian pertanian, di tahun 2018 akan salurkan alsintan pasca panen ke berbagai poktan yang tersebar di berbagai desa di KKU,” Ujarnya. Saat di konfirmasi usai melakukan kunjungan pada Selasa (3/4) Kemarin.

Menurutnya, di tahun 2017 penyaluran bantuan alsintan hanya di tangi oleh kasi alsintan saja, namun sekarang di bagi dua.

” alsintan prapanen pak Agung yang nangani. Saya di pasca panenya,” tutur Heri.

Pengisian kuisioner di maksudkan untuk menggali informasi akan kebutuhan para petani di masing-masing desa sesuai dengan potensi yang ada.

” Banyak program yang di gelontorkan kementerian pertanian, dengan data tersebut kedepanya petani bisa mengusulkan sesuai dengan kebutuhan di wilayah masing-masin,” Tutur Heri.

Bukan hanya untuk menggali informasi, pengisian kuisioner juga di maksudkan dalam rangka validasi data penerima bantuan alsintan tahun anggaran 2018.

” Ada lima kelompok tani di KKU, tahun 2018 akan di bantu alsintan pasca panen sesuai usulan yang di sampaikan,” jelas Heri

Selaku perwakikan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PKB KKU, Zaenal Abidin menyampaikan, terkait bantuan aspirasi yang di usulkanya.

” PKB KKU siap advokasi keluhan petani dan nelayan, tahun 2018 kami akan salurkan 40 alsintan. insya Alloh di tahun 2019 tambah lagi kuotanya, 200 lebih alsintan akan kami bantukan sesuai usulan perani,” ujarnya

Dengan kerjasama yang di bangun antara pemerintah daerah dan parpolnya sejak tahun 2015 hingga 2018 PKB telah salurkan hampir 100 jenis alsintan dari berbagai jenis dan type.

” yang kami harapkan adalah asas manfaatnya. Kami pokus untuk menghijaukan tanah kayong, supaya berkahnya dapat di rasakan semua kalangan. Prinsip kami yang baik buat masyarakat itu, baik juga buat PKB. Silahkan datang ke PKB bawa Proposal kami akan advokasi,” Pungkasnya. MJ/6/4/2017

Minimaliser Kenakalan Remaja di KKU, ini yang di lakukan Bagian Kesejahteraan Sosial


Kegiatan Sosialisasi Oleh Setda KKU bekerja sama sengan LPKNDP Ketapang. Poto Ist. Senin (2/4/2028)

Kayong Utara/Seponti – sejak tanggal 2 April 2018 Pemerintah Kabupaten Kayong Utara (KKU) melalui bidang Kesejahteraan Sosial melakukan sosialisasi analisis sosiologi terhadap kenakalan remaja, dengan tema “ Mencegah Tindakan Kekerasan Terhadap Guru,” sasarannya adalah Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan sekolah Menengah Atas (SMA) di berbagai kecamatan yang ada di KKU, bekerjasama dengan Lembaga Peduli Korban Narkotika dan Pencegahan (LPKNDP) serta kementrian agama KKU

Jadwal pertama sosialisasi dilaksanakan di SMAN 02 Seponti dan SMPN 04 Seponti di Desa Durian Sebatang Kecamatan Seponti KKU.

Rombongan sejak minggu sore 1 april 2018 berangkat dari Pelabuhan speed Sukadana menuju Durian Sebatang, mengingat jarak tempuh yang cukup jauh di mana perjalanan memakan waktu tempuh 2 jam dan rombongan harus menginap dan keesokan baru pelaksanaan kegiatan dimulai.

Kegiatan yang di prakarsai oleh sektetaris daerah Kayong Utara Hj. Hilaria Yusnani itu akan terus di galakkan guna menekan perilaku menyimpang atau kenakalan remaja serta kekerasan di sekolah.

Yunita Afrina Kasubid sosial di daulat sebagai pembina Upacara, dalam sambutannya ia berpesan pentingnya kedisiplinan, kegiatan ektra kurikuler serta pentingnya UKS di Sekolah.

Dari awal hingga akhir kegiatan berjalan lancar. Siswa-siswi mengikutinya penuh dengan khidmad saat mendengarkan pemaparan yang di sampaikan nara sumber.

Ali Muhamad Ketua LPKNDP dalam penyampaiannya mengatakan perlunya peningkatan kesadaran dan kerjasama yang baik antar guru dan orang tua untuk mencegah atau meminimalisir kekerasan terhadap guru maupun siswa yang kerap terjadi.

“ Pentingnya menjalin komunikasi secara proaktif antara orang tua murid, guru serta siswa. Siswa di ajarkan untuk juga membentengi diri dari pergaulan yang tidak baik, seperti penyalahgunaan Narkotika,” ujarnya. Ali.M/MJ/5/4/2018

IPTU Jami’at, Himbau Masyarakat KKU tetap Tenang Adanya Puisi Sukmawati yang sedang viral di Medsos


IPTU Jamiat, Kasat Intelkam Polres KKU. Poto Ist . Selasa (3/4/2018)

Kayong Utara- Adanya pemberitaan tentang Puisi Sukmawati Sukarno Putri beberapa waktu lalu, yang kini sedang viral di media. Dimana dalam bait puisi tersebut ada bunyi yang di sinyalir melecehkan Agama Islam.

Viralnya pemberitaan itu kini lagi hangat di perbincangkan oleh berbagai masyarakat dan dikhawatirkan dapat memicu konflik sosial jelang pilkada serentak tahun 2018 dan Pemilihan legeslatif tahun 2019 mendatang.

Dengan adanya kasus tersebut, menggugah adrenalin dan memicu aksi seluruh umat Muslim di tanah air, hingga berujung protes dan cibiran kepada Sukmawati.

Kapolres Kayong Utara melalui Kasad Intelkam IPTU Jami’at menghimbau kepada seluruh masyarakat Kayong Utara agar menahan diri dan jangan sampai terprovokasi.

“ Kepada tokoh agama, warga KKU tidak perlu menyampaikan pendapat di wilayah kita demi menjaga keamanan dan ketertiban. Semua masyarakat harus menahan diri dan jangan sampai terprovokasi,” himbau Jami’ad . Saat di konfirmasi. Ali.M/MJ/5/4/2018

Tanggul Air Asin Di Jebol, Petani Desa Masbangun Gagal Panen


Kondisi Tanggul Air Asin desa Masbangun, Kecamatan Teluk Batang yang di Jebol Oknum tidak Bertanggung Jawab. Poto Ist. Senin (2/4/2018)

Kayong Utara- Akibat adanya Tanggul Air Asin yang di jebol oleh oknum yang tidak bertanggung jawab untuk kepentingkan pribadi, berakibat buruk bagi para petani sawah tadah hujan dusun ( Parit Lapis) Sumbermas Desa Masbangun, Kecamatan Teluk Batang mengalami gagal panen dan menderita kerugian hingga jutaan rupiah.

Saat melakukan investigasi kelapangan awak mendia pada hari sabtu, 31/3/kemarin temukan tanggul Air Asin yang di bangun oleh pemerintah kondisinya rusak.

Menurut pengakuan warga yg tak bersedia menyebutkan namanya bahwa penjebolan tanggul tersebut karena untuk mengaliri kebun kelapa milik oknum. Namun sangat di sayangkan saat oknum hendak menjebol tanpa ada koordinasi kepada pihak desa maupun pada petani setempat.

Eldi salah satu petani menuturkan bahwa ia mengalami kerugian jutaan rupiah, pasalnya tanaman padi yang sudah menguning terendam air asin/laut saat air pasang.

” Musim ini masayarakat kami mengalami gagal panen dan kerugian hingga jutaan rupiah, padi kami rusak akibat masuknya air asin,” Ungkapnya.

Akibat dari di jebolnya Tanggul air asin tersebut, ia meminta kepada oknum nakal untuk bertanggung jawab.

“ Saya minta kepada oknum yang telah menjebol tanggul agar bertanggung jawab, pengertianlah,” pintanya.

Menurutnya, musim-musim sebelumnya petani desa Masabangun dapat merasakan manfaat dari pembangunan tanggul air asin.

“ Tanaman padi kami tak pernah seperti ini, 4 tahun sebelumnya saya bisa panen hingga 2 ton dari 1/2 hektar lahan yang saya kelola untuk tahun ini gagal total,” Tutur Eldi dengan nada sedih.

Warga lain membenarkan apa yang di ungkapkan Eldi, bahwa kegalan juga di alaminya.

” Saya sedih melihat tanaman padi kami, awalnya tumbuh subur setelah air asin masuk padi kami terendam setinggi paha saya, semua padi yg tumbuh jadi rusak seperti kena racun dan buah nya hampa tak bisa di ambil hasilnya,” cerita Pak Itam.

Para petani yang merasa di rugikan berharap ada solusi dari intansi dan pihak pihak terkait serta meminta agar tanggul yang di jebol itu bisa di tutup dan di perbaiki kembali agar kedepan mereka bisa bercocoktanam padi lagi seperti sebelumnya. Ali.M/MJ/5/2018

Abdul Rauf : Kader NU Kalau Diberi Kesempatan Menempati Posisi Penting Insya Allah Amanah, Sebab NU selama ini sudah menyediakan SDM yang siap memimpin negeri ini

%d blogger menyukai ini: