KEPULAUAN


Pelapis Prospek Pengekspor Rumput Laut

Bupati Kayong Utara Hildi Hamid, menyerahkan bantuan KUBE di Desa Pelapis
Kamiriluddin
Bupati Kayong Utara, H Hildi Hamid, secara simbolis menyerahkan bantuan KUBE di Desa Pelapis Kecamatan Kepulauan Karimata

Sukadana –

Modal usaha yang telah diterima dari pemerintah hendaknya dapat dikembangkan. Demikian disampaikan Bupati Kayong Utara, H Hildi Hamid, ketika acara penyerahan bantuan Kelompok Usaha Bersama (KUBE) di Desa Pelapis, Kecamatan Kepulauan Karimata, belum lama ini.

Di acara yang sama, Ketua TP PKK Kayong Utara, Hj Diah Permata Hildi, juga menyerahkan secara simbolis kepada bimbingan kesejahteraan sosial keluarga penerima bantuan Usaha Ekonomi Produktif (UEP).

Bantuan tersebut diserahkan H Hildi Hamid dan Hj Diah Permata Hildi bertepatan dengan peresmian Kecamatan Kepulauan Karimata. Kecamatan baru yang meliputi tiga desa di antaranya Desa Pelapis sebagai ibukota kecamatan, Desa Padang, dan Desa Betok ini terbentuk hasil dari pemekaran Kecamatan Pulau Maya Karimata. Kini, kecamatan induk yakni Pulau Maya Karimata berganti nama menjadi Kecamatan Pulau Maya.

Dikatakan H HIldi Hamid, jika bantuan yang diterima bisa dikembangkan melalui peningkatan usaha tentu akan ada bantuan lanjutan yang akan diberikan. Bantuan lanjutan dimaksud yakni bantuan langsung pemberdayaan sosial (BLPS). Bahkan, setelah BLPS aka nada lagi bantuan berupa Lembaga Keuangan Mikro (LKM).

“Tetapi jika Saudara tidak dapat mengembangkan usaha tersebut lebih lanjut, maka bantuan-bantuan tersebut tidak akan berlanjut,” terang H Hildi kepada para penerima bantuan.

Seperti di Desa Pelapis ini, menurut H Hildi, KUBE yang dilakukan oleh masyarakat adalah berupa budi daya rumput laut, sangat didukung oleh alam. Dengan demikian, tinggal keseriusan masyarakat untuk mengembangkannya lebih lanjut guna peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Di sisi lain, daerah ini akan dikenal oleh masyarakat luas sebagai pengekspor rumput laut ke berbagai daerah di Indonesia atau mancanegara. Ini mungkin saja terjadi, jika kita secara sungguh-sungguh menekuni kegiatan tersebut,” ungkapnya.

Sementara Kabid Sosial pada Dinsosnakertrans Kayong Utara, Lilik Hariadi SAg MSi, menjelaskan KUBE adalah himpunan dari keluarga tergolong tidak mampu yang dibentuk, tumbuh dan berkembang atas dasar prakarsanya sendiri.

Selain itu, saling berinteraksi satu sama lainnya dan tinggal dalam satu wilayah tertentu dengan tujuan untuk meningkatkan produktivitas anggotanya. Termasuk, meningkatkan relasi sosial yang harmonis, memenuhi kebutuhan anggota, memecahkan masalah sosial yang dialaminya dan menjadi wadah pengembangan usaha bersama.

Sedangkan UEP, lanjut Lilik, adalah serangkaian kegiatan yang ditujukan untuk meningkatkan kemampuan dalam mengakses sumber daya ekonomis, meningkatkan kemampuan usaha ekonomis, meningkatkan produktivitas kerja, dan meningkatkan penghasilan tabungan serta menciptakan kemitraan usaha yang saling menguntungkan. (lud

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: