Senggayong Sukadana Ditetapkan Warisan Budaya Tak Benda Nasional


Jakarta-Musik Senggayong Sukadana asal Kabupaten Kayong Utara, ditetapkan menjadi Warisan Budaya Tak Benda Nasional. Penetapan tersebut melalui proses panjang oleh Direktorat Warisan dan Diplomasi Budaya, Direktorat Jendral Kebudayaan, Kementrian Pendidikan dan kebudayaan Republik Indonesia di Hotel Millenium Sirih Jakarta Kamis (15/8) yang lalu.
Penetapan senggayong ini, setelah melalui perjuangan yang panjang dilakukan Dinas Pendidikan Kabupaten Kayong Utara. Usulan senggayong ini, sudah dilakukan dari tahun 2017 dan baru ditetapkan tahun 2019 ini. “Senggayong ini masuk Warisan budaya Indonesia, khususnya Warisan Budaya Takbenda Indonesia yang terancam punah, antara lain disebabkan karena warisan budaya tak benda tersebut memerlukan generasi penerusnya,” jelas Jumadi Gading Kabag Humas Pemkab Kayong Utara yang mengikuti Sidang WBTB Nasional. Senggayong berhasil menjadi WBTB setelah melewati tahap pendaftaran danverifikasi yang dilakukan oleh Tim Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan. “Terimkasih atas bantuan penulis Agus Kurniawan, Tim Pembuat Film Senggayong dan Tentunya dukungan penuh dari Maestro dan seniman senggayong serta budayawan yang ada di Kayong Utara,” jelas pria yang pernah menjabat Kepala Bidang Kebudayaan.
Hadir dalam penetapan sidang tersebut, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kayong Utara, Ismail dan didampingi Kabag Humas Pemkab Kayong Utara. Mereka berdua hadir bersama rombongan Provinsi Kalimantan Barat. “Kita bersyukur Senggayong sudah ditetapkan menjadi WBTB Nasional,” tutur Kadis Pendidikan.
Direktur Warisan dan Diplomasi Budaya Ditjenbud Kemendikbud, Dr. Nadjamuddin Ramly, M.Si, ketika membuka sidang penetapan ini menyatakan, semua daftar WBTB itu harus senantiasa dijaga dan dilestarikan. “Pelesatariannya dilakukan sesuai peraturan yang berlaku dimana harus dilakukan Perlindungan, Pengembangan, Pemanfaatan dan Pembinaan,”katanya
Ramly menambahkan, pemerintah daerah harus terus melakukan tindak lanjut setelah karya budaya daerahnya ditetapkan menjadi WBTB Nasional.
Dalam sidang kali ini, masing masing provinsi di seluruh Indonesia mempresentasikan usulan WBTB mereka. Tercacat terdapat 272 usulan karya budaya WBTB yang mengikuti sidang pada kesempatan kali ini. Dari ratusan usulan tersebut, Kemendikbud RI mengerucutkan dan mengambil keputusan menetapkan sebanyak 267 karya budaya sebagai warisan budaya tak benda 2019. Kalbar berhasil meloloskan 9 WBTB tahun 2019 ini.
Bupati Kayong Utara, Citra Duani ditemui wartawan usai menjadi inspektur upacara menyatakan dukungannnya untuk senggayong. “Kedepannya kita akan terus mempromosikan sengayong di dalam setiap events yang ada,” timpal Bupati. (Humas)

Posted on 18 Agustus 2019, in Uncategorized. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: