Pengurus Koperasi Desak keterlambatan Pembayaran Dana Talangan Dari PT Artu


Rapat koordinasi antara pengurus Koprasi Kayong Raya dengan pihak manajemen PT. Artu Borneo di Kantor Manajer Estate, Desa Siantau Raya, Kecamatan Nanga Tayap, Kabupaten Ketapang, Kalbar.

Wartakayong.com Ketapang – Puluhan warga mendatangi kantor Manajer Estet Perusahaan Perkebunan sawit PT. Artu. Jumat(19/7/2019) pukul 15:00 WIB. Kedatangan para warga( Pengurus Koperasi) guna melakukan koordinasi antara pengurus Koprasi Kayong Raya dengan pihak manajemen PT. Artu Borneo di Desa Siantau Raya, Kecamatan Nanga Tayap, Kabupaten Ketapang, Kalbar.

Pertemuan di kantor Manajer Estate itu di hadiri dari pengurus Koprasi Kayong Raya diantaranya Syukandi selaku Ketua Koprasi, Amad (sekretaris), Alian (Badan Pengawas), Yosep bucuk, Pak Kidong, Lukman, Sultana.
Dari pihak TPK, Samsir dan Dimarto.

Sedangkan dari Pimpinan manajemen PT. Arrtu Borneo Perkebunan Siantau Estate dihadiri Rangga sebagai Pj Manager Plasma, Jumadi( Manager Perkebunan), Yuda( Asisten Plasma).

Syukandi Ketua Koprasi Kayong Raya dalam pertemuan tersebut meminta agar segera di lakukan rapat akhir tahun(RAT).

“Apabila dalam tiga tahun tidak melakukan rapat akhir tahun, maka sesuai ketentuan Undang-undang Koprasi, akan di cabut atau di bekukan pememerintah,”ucap Syukandi.

Selanjutnya Syukandi meminta agar dana talangan yang sudah 4 bulan belum dibayar perusahaan agar segera di lunas.

Para anggota koprasi juga meminta agar kebun koprasi di bagikan per-anggota biar anggota sendiri yang mengelola masing-masing dan jika ada hutang koprasi bisa di potong dari hasil pengelolaan kebun. Dan insentip pengurus juga bisa di realisasikan.

Sementara dari pihak manajemen, Jumadi(Manajer Estate) menyampaikan bahwa pihaknya sudah menyampaikan permintaan dan keluhan warga dan pengurus Koperasi.

” Kami dari pihak perusahaan selalu menyampaikan ke manajemen pusat tetapi tanggapan dari manajemen pusat, bahwa Perusahaan lagi kesulitan dana,” jelas Jumadi.

Dilain sisi Rangga( Manager Plasma) menyikapi terkait masalah rapat akhir tahun bisa disepakati waktunya.

“Tinggal kita sepakati kapan waktunya
Terkait dana talangan saya meminta kepada pengurus koprasi agar memberikan saya waktu untuk mengejar dana talangan, itu tanggung jawab saya sebagai Pj Manager Plasma,” ucap Rangga.

Pengawas koprasi Kayong Raya, Yosep Bucuk mengingatkan agar jangan gara-gara keterlambatan dana talangan para anggota melakukan panen massal.

“Saya meminta kepada Manajemen PT. Artu Borneo Perkebunan Siantau Raya, jangan gara-gara keterlambatan pembayaran dana talangan anggota koprasi melakukan panen masal atau mengambil alih lahan koprasi,” tegas Yosep Bucuk.

Sumber: MUHAMMAD EFENDI

A.M

Posted on 21 Juli 2019, in Uncategorized. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: