PILKADA KKU 2018 : Melahirkan Pemimpin Baru Yang Lahir Dari Hati Nurani Rakyat


** Kilas Balik PILKADA KKU

Pemilihan kepala daerah Kabupaten Kayong Utara telah usai di helat pada tanggal 27 Juni lalu. Walaupun belum di tetapkan secara resmi oleh Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Kayong Utara, namun pemenang sudah dapat di ketahui berdasarkan real qount yang  di laksanakan, baik oleh Tim relawan maupun koalisi serta KPU.

Sebanyak 46 % Pasangan Citra Duani & Effendi ahmad meraih suara terbanyak, di susul pasangan Masdar dan Zulkaslim meraih suara sebanyak 34 %, dan terakhir pasangan Abdul Halim Bukhori sebanyak 19 %. (Lihat gambar )

Sebenarnya Hasil tersebut persis sama dengan hasil survey internal yang dilaksanakan pada tanggal 17 hingga 21 Juni 2018 di seluruh KKU dengan sampel 400 orang, nargin error 4,9 % dengan metode multistage random sampling. (Lihat gambar)

Namun ada beberapa hal menarik dan perlu di catat mengenai Pilkada tahun 2018 ini, di antaranya akan menyoroti bagaimana mengenai issue yang berkembang di masyarakat dari pra hingga pasca, serta akan seperti apa nasib kayong utara di masa kepemimpinan baru nanti.

Pesta Demokrasi Yang Damai Dan Penuh Kekeluargaan

PILKADA KKU kali ini adalah yang ke tiga kalianya, dan berbeda dengan sebelumnya. Dari berbagai pengamatan dan sumber, PILAKDA kali ini lebih pada pesta demokrasi yang penuh damai dalam kekeluargaan, selain ke tiga paslon jika di telusuri ( susor galor dalam istilah melayu kayong ), juga masih ada garis kekerabatan dari masing masing tim Relawan maupun koalisi juga masing masing sudh matang dan saling menahan diri.

Nyaris tidak ada gesekan yang berarti dalam proses Pilkada KKU saat ini semua di lalui penuh kekeuargaan, tidak ada isue SARA, atau saling menjatuhkan antara tim pasangan calon, bahkan hingga mendekati detik detik hari pencoblosan situasi aman dan kondusif.

Sekali lagi kunci PILKADA KKU yang sejuk kali ini adalah pada masing masing fihak dari Paslon ( pasangan calon ) sudah memahami dan dewasa dalam berpolitik, sehingga masing masing mereka memberikan pemahaman yang baik pula kepada masyarakat di akar rumput. Dengan demikian, para aparat keamanan yang menjaga ketertiban juga terbantu dengan proses PILKADA damai yang berlangsung di kayong utara ini.

Pilihan Rakyat Tidak Terpengaruh Pada Money Politik

Sebenarnya jauh hari sudah di prediksi secara ilmiah jika paslon yang berpotensi meraup suara terbanyak adalah Pasangan calon Citra Duani dan Effendi ahmad, hal ini dibuktikan dengan adanya survey internal yang di gelar beberapa kali oleh Tim. (lihat gambar)

Pada survey terakhir periode tanggal 17 hingga 21 juni 2018, hasil akhir survey sudah mengkerucut pada Paslon no 2 yang di perkirakan akan meraih suara sebanyak 44 % sedangkan paslon no 1 diperkirakan meraih suara 34 %, kemudian paslon no 3 di perkirakan meraih suara sebanyak 19 %, lalu yang 6% masih belum mnentukan pilihan.

Jika di sandingkan dengan hasil real qount dan hasil survey tersebut sama persis, suara yang 6 % belum menentukan pilihan, pada detik detik akhir kemudian berbagi ke Paslon no 1 dan no 2, dengan hasil akhir seperti grapich di bawah ini .

Jika di amati dari hasil survey yang di laksanakan dua minggu sebelum pemilihan dangan hasil setelah pemilihan, maka dapat di simpulkan jika sebagain besar masyarakat kayong utara secara umum telah menentukan pilihannya pada pasangan calon no dua yakni Drs. Citra Duani dan Effendi Ahmad.

Artinya, tanpa iming iming uang masyarakat saat ini sudah cerdas dan secara rasional dapat menentukan pilihan berdasarkan hati nurani mereka masing masing. Dengan kata lain, fakta ini membantah adanya politik uang yang di lakukan oleh Paslon pemenang saat ini. Jikalau ada pembagian uang itu bukan untuk membeli suara, namun itu khusus untuk Tim yang bekerja berdasarkan surat tugas dan porsinya.

Maka sangat konyol bila ada anggapan bahwa suara masyarakat bisa di beli dengan uang, itu sangat sangat konyol dan merendahkan martabat rakyat. Sebab seakan akan mereka bisa di sogok lalu dengan mudahnya menyerahkan suaranya pada si penyogok. Kenyataanya tidak demikian, masyarakat kita sudah cerdas, mereka bisa saja mengambil uangnya namun belum tentu memilih.

Saat ini PILKADA sudah usai, siapapun pemenangnya ia adalah pemimpin kayong utara yang akan menjalankan tugas sesuai dengan porsi dengan merangkul semua elemen untuk bergandengan tangan membangun bersama untuk Kabupaten kayong Utara yang lebih maju ke depannya.

Selamat atas terpilihnya pemimpin baru.. !

MIFTAHUL HUDA , SUKADANA 30 JUNI 2018

real qount pilub per kecamatan 5

real qount pilub kku grapich

Posted on 4 Juli 2018, in adat budaya, berita, ekonomi, Politik and tagged , , . Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: