Prof DR. Chairil Effendy. MS, Kembali Pimpin MABM Kalbar Lima Tahun Mendatang.


Suasana Musyawarah Besar V (Mubes) Majelis Adat Budaya Melayu (MABM)  Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar), Poto. Jamani. Rabu (28/2/2018) kemarin. Di Grand Makota Hotel Pontianak.

Kayong Utara. Nitizen Repoting – DR Oesman Sapta Odang, Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Republik Indonesia, penasehat Majelis Adat Budaya Melayu (MABM), buka secara resmi Musyawarah Besar (Mubes) MABM provinsi Kalimantan Barat (Kalbar), Rabu (28/2/2018) kemarin. Di Grand Makota Hotel Pontianak.

Acara yang di hadiri perwakilan DPD MABM kabupaten/Kota Se Kalbar dan sejumlah tokoh-tokoh adat, tokoh agama dan sejumlah tamu undangan, Rabu (28/2) malam, diawali dengan pertanggung jawaban kepengurusan MABM Kalbar masa bakti 2013-2018.

Dan berdasarkan pandangan dari DPD MABM Kabupaten Kota se Kalbar menerima laporan tersebut dan menyatakan dan mengamanahkan kembali Prof DR Chairil Effendy. MS, kembali memimpin MABM. Kalbar periode, 2018-2023 dengan musyawarah mufakat/aklamasi.

Dalam kata sambutanya, usai pemilihan Prof DR. Chairil Effendy. MS mengatakan,” Ini merupakan amanah yang di percayakan dari DPD MABM Kabupaten Kota se Kalbar untuk memimpin kembali, jadi amanah ini harus saya jalankan dengan baik,”ucapnya. Kamis malam 1/3/2018 .

Beliu juga, menambahkan nikmat saat memimpin MABM lima tahun lalu.

“ Kenikmatan yang saya rasakan, saat memimpin MABM kalbar periode lalu, adalah silaturohmi. Ini merupakan nikmat yang luar biasa, di MABM saya dapat bersilaturohmi. Jika tidak di MABM, mungkin saya kurang melakukan silaturohmi,” imbuhnya

Dengan tepilihnya kembali Prof DR. Chairil Effendy. MS, dirinya dan tim formatur akan menyusun kepengurusan untuk melaksanakan tugas, selain itu ada juga ekspos kegiatan Festival Budaya Melayu Di sekadau bulan Oktober 2018.

“ Tim formatur telah di susun, kami akan bersilaturohmi dan berkoordinasi dengan DPD MABM sekalbar, menyusun program kerja lima mendatang,” pungkas Prof DR. Chairil Effendy. MJ /05/3/2018

 

 

Posted on 5 Maret 2018, in adat budaya, berita and tagged , , . Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: