M.Sukardi : Adanya Perusahaan di KKU, Untuk meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat, Bukan Menambah Masalah Baru


 

KKU M. Sukardi, S.E, MM, Pimpin Rapat Audensi  Serikat Buruh, Kepala desa Baru Barat, Kepala Desa Lubuk Batu dan Masyarakat terkait dugaan Penyalahgunaan mal fingerprint Karyawan Perusahaan Kelapa Sawit. Poto MJ. Kamis (1/3/2018).

Kayong Utara.wartakayong.com-Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kayong Utara (KKU), kamis (1/3/2018)  gelar audensi terkait permasalahan Karyawan sebuah perusahaan kelapa sawit yang terkena jeratan hukum akibat mal fingerprint.

Audensi ini dilaksanakan di sekretariat DPRD KKU yang dipimpin langsung Ketua DPRD KKU M. Sukardi, S.E, MM, didampingi wakil ketua H. Alias dan Tajudin. Tampak hadir dalam audensi tersebut Anggota Komisi III Haripin, M. Sani, dan juga anggota komisi I H. Rawi Naim. Hadir dalam acara tersebut kepala desa Batu Barat, kepala desa Lubuk Batu beserta tokoh masyarakat, pemuda serta keluarga tersangka dugaan mal administrasi.

Audensi dilaksanakan, menyikapi dari surat yang di kirim Serikat Buruh Patriot Pancasila(SBPP) Kabupaten Kayong Utara (KKU) dan juga pemerintah desa Batu Barat serta desa Lubuk Batu. Dalam pemaparan, Ali Muhammad (Penasehat SBPP) KKU dalam audensi tersebut, mengharapkan kerjasama yang baik, antar perusahaan dengan serikat buruh dan juga pemerintah daerah.

‘Kami mengharapkan kerjasama yang baik, antara perusahaan  dengan serikat buruh sebagai patner dalam mewujudkan keharmonisan didalam perusahaan. Mengingat pembentukan serikat buruh telah di atur dalam UU ketengakerjaan,” ujar Ali Muhammad

Ia juga menyayangkan langkah yang di ambil perusahaan kelapa sawit ke ranah hukum terkait dugaan penyalahgunaan fingerprint.

“Ini kan masalah administrasi, mestinya di berlakukan sangsi adminitrasi,” ucapnya.

Gayung bersambut, M. Sukardi ketua DPRD KKU juga mengutarakan hal yang sama.

“Jika masalah administrasi di bawa ke ranah hukum, kan lucu! Itu kan masalah rumahtangga perusahaan, masak anak di proses hukum oleh bapaknya?,” ujar M.Sukardi

Dengan adanya permasalah tersebut, dalam forum yang terhormat di hadapan anggota dewan serta peserta audensi, M. Sukardi meminta kepada perusahaan agar segera menyelesaikan masalah ini secara kekeluargaan. Jangan sampai hal ini terulang kembali.

“Adanya perusahaan di KKU, tujuanya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, bukan menambah masalah baru,” pungkas M. Sukardi. MJ/2/3/2018

Posted on 2 Maret 2018, in berita, Hot Issue and tagged , , , . Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: