4 Fakta Berita Hoax Yang Boming Karena Ahok Efek


Berita hoax sering menjadi senjata mematikan yang mampu memicu konflik sosial. pada tahun 2016 lalu di picu dari hasil unggahan video editan Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama yang dituduh sebagai penista agama, lalu berkembang kemana dan  akhirnya terjadi perang media sosial dan saat otu beria hoax pun juga turut meramaikan.

Fenomena Ahok ini merupakan satu dari ribuan kasus yang terjadi di dunia akibat salah kaprah informasi. Ironis memang ketika dunia teknologi informasi maju begitu pesat, masyarakat seperti belum siap menerima semuanya. Akibatnya, berita hoax atau hasil rekayasa seringkali jadi bom waktu yang siap menghancurkan stabilitas sosial masyarakat. Pertanyaannya mengapa masyarakat pengguna internet atau netizen begitu mudah percaya pada berita hoax?

Ada empat alasan besar mengapa berita hoax seringkali mudah diterima dan memancing konflik sosial:

  1. Keterbatasan informasi

Kita percaya berita hoax bukan karena kita mudah dibohongi tapi karena keterbatasan arus informasi yang datang. ditambah lagi dengan tidak maunya mencari infromasi secara benar.

  1. Tingkat popularitas informasi

Ternyata, pemberitaan yang terus menerus dapat membuat manusia jadi tertutup pada kebenaran, misaknya saja jika kebohongan terus menurus di beritakan maka akan menjadi propaganda dan suatu saat akan di akui jadi kebenaran.

  1. Ketertarikan pengguna

menuirt data survei Kita lebih tertarik dengan berita hoax karena topiknya yang menarik dan unik. Makanya dengan mudah langsung percaya dengan hoax.

  1. Pengguna yang kolot , Kalau berita hoax tersebut berkaitan dengan hal yang dipercaya pengguna, maka kebohongan akan lebih mudah diterima dan distulah akal kita akan tumpu menerima kebenaran .

baik para sahabat, anda sudah mengetahui alasannya  kenapa berita hoax lbh cendering di percaya ?.. , lalu bagaimana cara kita menghindari dari pengaruh berita hoax. Ada beberapa langkah yang bisa kamu ambil ketika kamu mendapati sebuah informasi di media sosial. Sebelum memercayainya , maka perhatikan langkah berikut.

  1. Perhatikan sumber berita

Ketika kamu membaca suatu berita yang wajib kamu cek pertama kalinya adalah sumber kebenaran berita tersebut. Misalnya kamu membaca berita dari satu akun orang, jangan mudah percaya. Bisa saja orang tersebut hanya menyebarkan namun juga belum tahu pasti kebenarannya. Lalu, kamu bisa klik link yang dishare sama orang tersebut, kalau link tersebut hanya berasal dari blog yang tidak jelas, lebih baik tinggalkan informasi itu.

  1. Tidah mudah percaya foto atau video

Kecanggihan teknologi membuat orang semakin kreatif, termasuk dalam membuat foto atau video hoax. Jika kamu menemukan foto atau video tentang hal aneh, itu bisa saja hanya rekayasa belaka.

  1. Follower yang banyak bukanlah jaminan

Jika membaca berita dari akun media sosial dengan follower yang sudah banyak, hal itu belum bisa jadi sebuah jaminan. Pasalnya saat ini semakin banyak orang yang membeli akun follower palsu. Hal ini dimanfaatkan oleh beberapa orang yang ingin membuat akunnya terkenal.

Posted on 25 Desember 2017, in berita, Hot Issue. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: