Pondok Pesantren Baithul Qur’an Sukadana,Pelopori Praktek Manasik Haji


 Salah satu peserta yang lumpuh sekalipun semangat ikuti praktek Manasik Haji

Kayong Utara / Sukadana– Pondok Pesantren Tahfidzul Qur’an Sukadana pelopori kegiatan manasik haji,diikuti ratusan peserta dari berbagai Taman Pendidikan Al Qur’an se kecamatan Sukadana.

Ustad Yanto Harianto al hafidz selaku pengasuh Pondok pesantren Baitul quran menjelaskan bahwa,kegiatan latihan manasik haji tersebut merupakan kali pertama di laksanakan,dengan tujuan sebagai media pengenalan kepada para santri di usia dini tentang rukun islam yang ke lima yakni menunaikan Ibdah Haji Ke Baitulloh.

peragaan latihan manasik haji ini di ikuti keseluruhan santri Pondok Pesantren Baitul Qur’an,mulai jenjang TK,TPA,tahsin dan Tafidz , “terangnya pada minggu 5/11/17 lalu.

Ia juga menyampaikan pengenalan tentang manasik haji kepada anak-anak usia dini sangatlah penting untuk di pahami,oleh karenanya di lakukan dengan peragaan layaknya haji  dengan memberikan materi sesui dengan tatacara ibadah haji sesungguhnya.

setelah memberikan materi tentang rukun haji dan tatacaranya,kami lakukan praktek bagi anak-anak  supaya paham dan mengerti bagaimana melaksanakan towaf,melempar jumroh dan juga sai.dan yang tidak kalah penting di mana masing masing rukun haji tersebut di laksanakan sehingga tahu hikmah yang terkandung dalam ibadah haji ,” terangnya lagi.

wisata rohani di areal obyek wisata pantai Pulau Datuk

Tahun 2017 menurutnya,menjadi awal kegiatan praktek ibadah haji dan di tahun- tahun yang akan di datang ia mengarapkan dapat di laksanakan kembali kegiatan serupa dengan melibatkan peserta lebih banyak lagi dari berbagai daerah di kayong utara.

saya berharap praktek manasik haji ini di tahun berikutnya dapat kita lakukan kembali dengan melibatkan peserta yang lebih banyak pesertanya dari siswa/ i baik SD/ ,SLTP bahkan  SLTA sederajad,” Harapnya.

Dalam kesempatan yang sama Iwan Dwi Purnomo selaku orang tua santri berharap obyek  wisata Pantai Pulau Datuk tidak hanya sebagai wisata biasa,namun juga dapat di manfaatkan sebagi wisata rohani.

ini merupakan kegiatan yang sangat baik,bukan hanya bagi anak-anak saja ,namun juga orang tua.dengan praktek manasik haji ini,semoga dapat meningkatkan rasa kecintaan terhadap agama kita,sehingga iman semakin meningkat yang lebih lagi dapat menjalankan ibadah  haji,” harapnya.

Mj ( 07/11/2017).

Posted on 7 November 2017, in berita. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: