Para Penaxi Di Ujung Dermaga


penambang teluk batang_2015

Sampai saat ini jika kita ingin melalui jalan darat menuju Pulau maya, maka jalan satu satunya yang di tempuh adalah melewati Pelabuhan teluk batang.

Di teluk batang, kita harus menggunakan jasa penyeberangan yang di kelola oleh masyarakat sekitar. Jasa penyebarangan ini sudah lama beroperasi, dari semenjak kayong utara sebelum mekarpun juga sudah ada.

Dahulunya jasa penyebarangan ini belum terkelola dengan biak, namun karena sering berjalannya waktu, maka jasa peneyebrangan tertib di bawah naungan organisasi P3R (Pelayanan Penyebarangan Pelabuhan Rakyat Teluk Batang). Akhirnya melalui wadah ini, semua lalu lintas penyebarangan dapat di atur dengan adil.

Khairul, sebagai ketua P3 R mengungkapkan bahwa sudah sebanyak 13 orang jasa penyebarangan yang tergabung dalam  organisasi P3R. aturan yang berlaku dalam organisasi adalah mengatur bagaimana membagi porsi adil dari ke tiga belas jasa penyebarangan tersebut. semua pasti dapat client, walaupun dengan cara bergiliran. Satu kali penyeberangan dengan kendaraan roda dua, di kenakan tarif Rp.20000. untuk tarif per orang adalah Rp 25.000.

Masih menurut Khairul, biaya yang di tarik pada client tersebut sebagian digunakan untuk biaya perawatan sampan motor, atau yang biasa mereka sebut dengan Taxi.

Menurut Ilyas, salah seorang jasa Taxi, ia mengaku penghasilannya per hari tidak menentu, sebab yang paling berpengaruh adalah cuaca, sebab apabila cuaca Hujan, maka orang enggan untuk melewati jalan darat menuju pulau maya karena jalan yang di tempuh pasti akan rusak. Maka tidak heran kebanyakan orang memilih hari panas untuk bepergian ke Pulau maya.

Kalau musim Hujan menurut ilyas, biasanya dalam satu hari untuk mendapatkan satu penumpang pun terkadang sulit. Namun jika musim Panas dalam satu hari bisa mencapai Rp.250.000, an per taxi.

Yang pasti penyedia jasa Taxi di pelabuhan teluk batang mengalami di lema, di sisi lain jika berharap rupiah terus mengalir, artinya cuaca berharap terus panas. Dan artinya juga mereka berharap akan kemarau. Di sisi lain Air ledeng tidak kunjung mengalir di daerah teluk batang.

Namun jika para penaxi berharap air bersih, otomatis yang di harapkan hanyalah air dari langit. Maka jalan rezeki mereka sebagai penaxi juga akan tersendat, sebab orang yang lewat juga akan enggan melewati jalan berlumpur ke pulau maya.

Harapan adil satu satunya dari para penaxi pada pemerintah adalah, merampungkan PR untuk memperbaiki jalan berlumpur jurusan Teluk Batang Pulau Maya. itu saja, simpel dan sederhana untuk ukuran rakyat biasa. (MIFTAHUL HUDA )

 

 

 

Posted on 10 April 2015, in ekonomi and tagged , , , , , . Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: