Bagaimana Remas Babul Hasanah Menyambut Tahun Baru 2015.. ?


menyikapi tahun baru 2015

Banyak ragam cara yang di lakukan oleh masyarakat merayakan tahun baru 2015 ini. ada yang jalan jalan konvoi, mutar lagu keras keras, bakar jagung, bakar ayam dan lain sebagainya.

Namun berbeda dengan sekelompok kecil remaja masjid Babul hasanh desa rantau panjang. Mereka menyambut tahun baru dengan cara mereka yang unik dan sederhana. Yakni mereka menyambut tahun baru dengan memilih melaksanakan kegiatan MABID di masjid Babul Hasanah dengan di sisi berbagai macam kegiatan.

Kegiatan ini di motori oleh Muhammad Mukhlis saputra, salah seorang aktivis muda islam desa rantau panjang, dan Hasan salah seorang Tokoh Remaja masjid Babaul Hasanah bersama para anggotanya.

Menurut Hasan Kegiatan ini atas kesepakatan bersama, adapun isi kegiatan ini adalah penyampaian materi seputar malam tahun baru dan hukum perayaanya yang di sampaikan oleh Muhammad Mukhlis saputra. Dalam hal tersebut ia juga berpesan agar pemuda masa kini sadar akan kapasitas dan tugasnya kedepan.

Lalu materi berikutnya di sampaikan oleh Miftahul Huda mengenai kondisi kekinian umat islam. Dalam hal tersebut miftahul huda menekanakan agar pemuda pemudi islam, untuk menggapai cita cita emasnya harus berwawasan luas dan berani melakukan sebuah inovasi inovasi demi sebuah perubahan. “Jangan hanya berani di kandang, keluar dan hijrahlah kalian nanti dari tanah kayong ke luar guna melakukan pencarian jati diri, sebab apa?, kayong utara tak cukup untuk kalian mendapatkan apa yang  bisa membuat kayong ini besar. Jadilah seperti Ibnu bathutho, ia adalah seorang ilmuan islam luar biasa,ia dapatkan semua itu setelah 30 tahun ibnu bathuto menempuh perjalanan spiritual dan pencarian menuntut ilmu “. Tandas Huda memotivasi

. Kegiatan ini akan di tutup esok hari dengan di akhiri olahraga bersama ba`da sholat shubuh berjama`ah.

Menurut muhlis salah seorang inisiator kegiatan ini menyatakan bahwa, format kegiatan pada dasarnya adalah memberikan tarbiyyah pada kawan kawan remaja. Boleh sih memperingati tahun baru, namun dengan cara cara yang lebih bermanfaat. Ungkapnya

Kegiatan tersebut walaupun tidak di ikuti banyak jama`ah, namun tetap saja berjalan dengan baik. kuantitas yang sedikit bukan berati membuat antusias jama`ah surut. Kegiatan seperti ini perlu diapresiasi, sebab kayong utara ini butuh pemuda pemudi yang tangguh dan komitmen terhadap perjuangan, aka tidak salah dalam materi tersebut di putarkan juga film film perjuangan yang membakar dan dapat membuka mata hati kita umat islam bersama. Ungkap welli salah seorang sesepuh remaja masjid babul hasanah. ( WK team /01/01/2015).

 

 

 

 

 

 

 

 

Posted on 31 Desember 2014, in berita and tagged , , , , . Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: