Telaga Arum Miskin Infrastruktur


jembatan rusak telaga arumxxx

*Sejak 1980-an Masih Tidak Layak

Desa Telaga Arum berada di ujung paling timur Kabupaten Kayong Utara (KKU). Tepatnya di Kecamatan Seponti yang berbatasan dengan Kabupaten Kubu Raya. Telaga Arum bagian dari daerah transmigrasi era tahun 1980-an. Pada era itu pula, infrastrukturnya masih jauh dari kata layak.

Pada umumnya warga desa ini bekerja sebagai petani sawah dan kebun. Tentunya harus didukung dengan infrastruktur layak. Supaya perekonomian serta aktivitas para warga masyarakat tidak tersendat.

Infrastruktur perlu perhatian serius pemerintah, seperti jalan dan jembatan. Misalnya ketika musim penghujan dengan kondisi jalan yang becek, tidak sedikit kendaraan harus merayap memilih jalan. Ironisnya kondisi itu sudah bertahun-tahun. Bahkan, belum banyak perubahan di desa ini, semenjak program transmigrasi didatangkan.

jembatan rusak telaga arum

Jembatan sarana penting menghubungkan antar-tersier (TR), juga sudah banyak yang memprihatinkan. Seperti jembatan penghubung di TR-11 Telaga Arum. Padahal jembatan itu sarana penghubung aktivitas masyarakat bekerja dan ke Puskesmas Induk.

Petugas di Puskesmas Induk Kecamatan Seponti, Dian Ekowati yang kebetulan terletak di desa telaga arum, mengungkapkan jembatan itu sudah sering diperbaiki pihak Puskesmas bersama masyarakat.

“Mereka swadaya gotong-royong mengganti papan yang sudah lapuk. Supaya jembatan itu bisa dilalui. Yang membuat sedih adalah, jika pasien sedang sakit melalui jembatan tersebut,” keluh Dian.

Ketua Karang Taruna Desa Telaga Arum, Rudi Kushariyanto menambahkan, jembatan di desanya sudah puluhan tahun berdiri. “Semenjak pertama kali transmigrasi masuk hingga sampai Kabupaten Kayong Utara mekar, belum pernah direnovasi. Kami berharap kepada instansi terkait untuk memberikan perhatian serius bagi permasalahan infrastruktur di desanya yang memang masih minim,” kata dia.

Ketua Persatuan Anak Transmigrasi Republik Indonesia (Patri) KKU, Iwan Dwi Purnomo memberikan pernyataan sikap, sudah seharusnya pemerintah memberikan pembinaan terhadap wilayah transmigrasi. Apalagi di Seponti sudah sangat lama dari semenjak era Orde Baru (1967-1999). Jadi sudah sewajarnya, apabila masyarakat Desa Telaga Arum mendapatkan fasilitas infrastruktur yang layak.

Anggota DPRD KKU dari Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI), Sahid mengatakan segala bentuk usulan dari masyarakat hendaknya diakomodir sesuai dengan skala perioritas dan azas manfaat. “Kami meminta bantuan juga kepada masyarakat dan pihak desa dapat melakukan sinkronisasi, agar dapat bersama-sama membangun dan mengakomodir kepentingan masyarakat banyak,” ungkap legislator daerah pemilihan kecamatan Teluk Batang-Seponti. (MH/21/10/2014)

 

Posted on 24 Desember 2014, in berita and tagged , , , , , . Bookmark the permalink. 3 Komentar.

  1. msih bnyak desa telaga arum lain’y yg prlu di akomodir….

    Suka

  2. biasa… banyak pejabat yang lupa akan janji setelah dia duduk….

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: