Di Terjang Ombak Malam Hari, Pelabuhan Tanjung Satai Ambruk


PELABUHAN TANJUNG SATAI AMRUK DITERJANG OMBAK, HARAPKAN TANGGAP DARURAT DARI PEMKAB KKU.

Kapal Nelayan Yang Bersandar Di Pelabuhan Tanjung Satai

Kapal Nelayan Yang Bersandar Di Pelabuhan Tanjung Satai

Pelabuhan Tangkapan Ikan Tanjung Satai Kecamatan Pulau Maya Amruk diterpa ombak air pasang. Musibah ini terjadi pada malam Minggu Tanggal 09/08/2014 sekitar jam 19.15 wib. Menurut keterangan dari Pak KASRIN selaku tokoh masyarakat setempat, peristiwa ini terjadi hingga amruknya pelabuhan ini dikarenakan diterjang ombak yang cukup dahsyat. Tingggi ombak yang diperkirakan sekitar 2,5 meter hingga 3 meter yang disertai angin kencang dan air pasang. Selain tingginya ombak, peristiwa ini terjadi juga dikarenakan kondisi Pelabuhan yang sudah rapuh dan belum pernah direhabilitasi semasa Kabupaten Ketapang hingga Kabupaten Kayong Utara terbentuk. Pelabuhan yang panjangnya 100 meter tersebut yang ambruk sekitar sepanjang 60 meter dari ujung pelabuhan. Selain Ambruknya pelabuhan tersebut tiang kabel listrik penerangan rumah hunian sekitar pelabuhan juga ikut amruk dikarenakan pondasi tiang tersebut berada pada Pelabuhan tersebut. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun ada 4 buah rumah kehilang akses listrik dan akses menuju kekampung/daratan Desa Satai Lestari. Jelas Pak Kasrin tanpa mengirimkan sumber gambar.

Pelabuhan Sebagai Tempat Sandar Kapal Nelayan Tanjung Satai

Pelabuhan Sebagai Tempat Sandar Kapal Nelayan Tanjung Satai

Hingga berita ini diterbitkan diharapkan Pemerintahan Kabupaten Kayong Utara bisa mengambil tindakan tanggap darurat dalam menanggulangi persoalan atau musibah ini. Kami mengharap kepada Pemkab KKU dan melalui instasi terkait bisa melakukan tindakan perspektif dan tanggap darurat dalam menyikapi musibah ini. Hal ini mengingat pelabuhan ini merupakan salah satu akses perekonomian didaerah tersebut sebagai tempat kegiatan pemerintahan dan kegiatan pengusahaan yang dipergunakan sebagai tempat kapal bersandar, naik turun penumpang, bongkar muat barang, tempat bongkarnya kapal nelayan, serta merupakan terminal dan tempat berlabuh kapal yang dilengkapi dengan fasilitas keselamatan dan keamanan pelayaran. Pelabuhan baru yang dibangun beberapa waktu lalu oleh pemerintahan kku hingga saat ini belum bisa difungsikan dikarenakan panjang pelabuhan baru tersebut belum maksimal dan juga pembangunannya secara bertahap 30 meter pertahunnya, dijelaskan Pak Kasrin via kontak handpone tanggal 09/08/2014 jam 21.30 wib minggu malam. ( Ir )

About wartakayong

Media Resmi Seputar Kayong web: www.wartakayong.com jika ingin Mengcopy Berita, Konten & Tulisan Di sini Silahkan Izin ke kami, atau menyertakan sumber berita. email : wartakayong@gmail.com/ Hp 085246595000

Posted on 9 Agustus 2014, in Uncategorized. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: