Monthly Archives: Desember 2013

Kasus Pencabulan Gadis 13 Tahun, Sepakat Diselesaikan Keluarga


Kepala Desa Padu Banjar Warta Kayong KalbarSunardi, Kades Padu Banjar

SIMPANG HILIR – Perkara yang menimpa Fd (29), kasus pencabulannya terhadap YH (13), gadis asal Desa Pulau Kumbang Kecamatan Simpang Hilir Kayong Utara (10/12) yang lalu, telah tuntas. Masing-masing, antara keluarga koban dan keluarga pelaku sepakat menyelasaikan perkara tersebut dengan cara kekeluargaan (damai).

Hal tesebut disampaikan Sunardi, Kades Padu Banjar Kecamatan Simpang Hilir pada Redaksi Warta Kayong (WK), Kamis (26/12/2013). Keterangan Sunardi, perkara pencabulan anak di bawah umur tersebut telah diselesaikan kedua belah pihak dengan cara kekeluargaan, dengan kesepakatan tertulis. Atas permintaan keluarga kedua pihak, saya diminta untuk mendatangi WK untuk mengklarifikasi pemberintaan sebelumnya, atau menyampaikan bahwa mereka telah berdamai, terang Kades Termuda di KKU ini.

Masih menurut Sunardi. Kesepakatan damai ini terjadi atas dasar kesadaran kedua belah pihak. Kedua belah pihak tidak mau larut dalam perkara yang saling tuntut-menutut. Pasalnya, Rd abang YH (korban pencabulan) pun harus mendekam dalam tahan Polsek Simpang Hilir atas kasus pemukulannya terhadap Fd. Fd yang tetap tidak terima pemukalan atas dirinya, bersikeras agar Rd abang korban ditahan sama seperti dirinya.

Atas inisiatif dan kesepakatan keluarga kedua belah pihak, penyelasaian masalah tersebut dilakukan dikediaman Kades Padu Banjar (20/12/2013). “Pada prinsifnya kami siap saja memfasilitasi permintaan dua belah pihak untuk berembug damai di tempat kami. Tentu sudah menjadi kewajiban kami melayani masyarakat yang membutuhkan pelayanan kami. Apa lagi Fd merupakan warga desa kami. Namun sebelum itu, saya telah berkordinasi dengan pak Yusman, Kades Pulau Kumbang, sebab YH adalah warga desanya,” ungkap Sunardi pada WK.

Mengenai isi kesepakatan tersebut Sunardi menuturkankan. Isinya antara lain yaitu: a) bahwa keluarga YH mencabut tuntutan pencabulan atas YH; b) bahwa keluarga Fd mencabut tuntutan pemukulan Rd terhadap Fd; c) bahwa Fd dan keluarganya siap bertanggung jawab terhadap YH, yaitu siap membiayai kebutuhan hidup YH hingga YH mencapai usia dewasa (17 tahun), tanpa harus menikahinya, kecuali ditemukan hal lain yang mengharuskan Fd menikahi YH.

pencabulan simpang hilir

Masih menurut Sunardi. Kesepakatan damai ini pun terjadi sebab antara pelaku dan korban masih ada ikatan keluarga. Ini terungkap dari hasil begalur (bersisilah) yang dilalukan keluarga kedua pihak, bahwa kedua belah pihak masih ada ikatan keluarga.

Untuk menelusuri kebenaran kabar pencabutan gugatan pencabulan tersebut, WK mencoba menemui Kanit Reserse Polsek Simpang Hilir (27/12). Namun sayang, kami bertolak belakang (berselisih waktu) beliau. Keterangan anggota yang piket bahwa Kanit sedang dalam perjalanan menuju Polres Ketapang.

Kemudian konfirmasi ke Kanit kami lakukan via hand phone. Alhasil, pencabutan gugatan pencabulan dan pemukulan tersebut dibenarkan Beni, Kepala Unit (Kanit) Reserse Polsek Simpang Hilir. Kanit mengatakan bahwa saat ini beliau sedang mengantarkan berkas perrnyataan damai dari kedua pihak ke Polres Ketapang. Sebab perkara pencabulan kemaren sudah dilimpahkan ke Polres Ketapang.

Lebih lanjut Kanit mengakatan, bahwa kesepakatan damai ini merupakan keinginan kedua belah pihak, tak ada paksaan dari pihak manapun. Kami (Kepolisian) dalam hal ini hanya menindaklanjuti keinginan kedua belah pihak untuk berdamai. Menurut prosedur hukum, sah-sah saja jika kedua pihak ingin berdamai dengan cara kekeluargaan, dengan catatan kesepakatan dalam pernyataan tertulisan, yang ditandatandagani kedua pihak, ungkap Kanit.

Dengan kesepakatan damai ini dapat dipastikan, Fd dan Rd akan segera terbebas dari jeratan hukum yang menimpa mereka masing-masing. Kebebasan mereka ini menjadi harapan keluarga besar kedua belah pihak, sehingga silturrahim dan hubungan kekerabatan diantara keluarga besar mereka lebih intens dan terus terjalin dengan hormani. Demikian harapan keluarga besar mereka, sebagaimana penyampaian keluarga Fd dan YH kepada saya, papar Sunardi● (Has)

Berjuang Melawan Hidrosifalus Akhirnya Salman Meninggal Dunia


Berjuang Melawan Hidrosifalus Akhirnya Salman Meninggal Dunia

 hhhhhhhhhhhhhhhhhhh

            Simpang hilir, 26 Desember 2013 pukul 13. 30 menit,  Salman menghembuskan nafas terkahir dalam perjalanan menuju rumah sakit. Hidrosifalus yang menggerogotinya semenjak lahir akhirnya mengantarkan ia di usia 1 tahun empat bulan dari kelahirannya.

            Pada waktu yang sama justru para relawan sedang turun ke jalan, melakukan aksi penggalangan dana yang sudah di mulai sejak tanggal 23 Desember, di gedung serba guna teluk melano bersamaan dengan pemutaran film ujang tampoy. Penggalangan dana di titik lain juga akan di lakukan seperti di ketapang dan sekitarnya. “Tapi ini semua sudah kehendak Allah, mungkin inilah jalan terbaik baginya, kami yang penting sudah berusaha maksimal, semoga amal ibadah kita semua di catat oleh Allah swt. “. Ujar Kepala Desa teluk melano Margono.  

            Sebelum pemakaman semua uang di serahkan oleh Margono kepada pihak keluarga sebesar 7.560.000,-. Uang tersebut di serahkan sepenuhnya kepada keluarga untuk mengurus pemakaman serta keperluan lainnya.

            Di terangkan oleh orang tuanya, Leni Apriani bahwa Salman berada di puskesmas sudah beberapa hari, terakhir beberapa jam sebelum ia meninggal, tampak badannya membiru dan mencret mencret hingga akhirnya lemas dan kemudian di bawa ke rumah sakit, namun apa lacur dalam perjalanan nyawanya sudah tak tertolong lagi. Ungkap leni sambil berlinang air mata.

            Miftahul Huda, Koordinator relawan menyampaikan terima kasih kepada semua donatur yang telah membantu, serta semua relawan yang telah membantu tenaga dan fikiran untuk penggalangan dana yang telah lalu. (wk Tim /26/12/2013).

 

Robo-robo Ala KKU


foto mandi safar, robo-robo hasanan kku rantau panjang melano kayong utara kalbar

Robo-robo, merupakan  tradisi umat Muslim, khususnya etnis Melayu yang ada di Kalimantan Barat. Tradisi tersebut dilaksanakan pada Rabu akhir di bulan Safar. Seperti halnya hari ini, Rabu 22 Safar 1435 Hijriah, bertempatan dengan 25 Desember 2013, pukul 08.00, lebih dari 200 orang warga Muslim Rantau Panjang dan desa sekitar, melaksanakan Robo-robok di pinggir Sungai Rantau Panjang – Kec. Simpang Hilir, tepatnya di bawah jembatan Rantau Panjang.

Berbeda dengan Mempawah Kabupaten Pontianak yang terkenal seantero negara/mancanegara, Robo-robo di Rantau Panjang KKU dilakukan dengan prosesi sederhana. Warga cukup membawa ketupat, lauk-pauk dan air mineral. Acara tersebut dipimpin oleh Ustadz/Imam. Setelah menyantap ketupat atau mandi di sungai bagi yang ingin mandi, maka acara dianggap selesai.

Robo-robo ini popular di Desa Rantau Panjang khusus sejak tahun 2000-an. Bahkan ini kali pertamanya di KKU. Ustadz H. Hasan Alhaddad, pencetus pertamanya. Hingga kini, tradisi tersebut bertahan. Sebelumnya, Robo-robok di Kayong Utara umumnya lebih dikenal dengan sebutan, “Mandi Safar.” Sebab pada setiap Rabu akhir di Bulan Safar, tradisi Muslim Kayong yaitu Mandi Safar.

Uniknya, Mandi Safar ini dilakukan dengan menggunkan daun Andung-andung sebagai medianya, tulis kalimah/doa berbahasa Arab yang direndam ke dalam air, baik dalam wadah di rumah, langsung ke parit atau sungai. Tujuannya tak lain, memohon keselamatan kepada Allah SWT.

Setelah acara Robo-robo selesai, warga melaksanakan tradisi Mandi Safar di rumah masing-masing, baik menggunakan media daun andung-andung, atau air doa selamat yang telah mendapat berkat dari Ustadz/Imam saat Robo-robo tersebut. Tradisi Mandi Safar pun hingga hari ini tetap dipertahankan, dan saban tahun tetap dilaksanakan warga setempat.

Robo-robo kali ini dilaksanakan lebih awal dari Rabu akhir sesungguhnya. Pasalanya Rabu akhir bulan Safar tahu  ini jatuh pada tanggal 1 Januari 2014. Pertimbangan penyelenggara, hari tersebut dimungkinkan banyak warga yang libur atau berpergian keluar daerah.

Alasan lain, karena Rabu ke- 4 bulan Safar 1435 Hijriah tahun ini, bertempatan dengan (25/12/2013). Berdasarkan rembug kami dengan pemuka agama yang ada, saat ini merupakan hari yang ideal untuk dilaksanakan, sebab Rabu bulan Safar tahun ini terhitung 5 kali, jadi kita ambil Rabu keempatnya, papar Busri, selaku penyelenggara kegiatan.

Acara yang dipimpin Ustadz H. Sy. Hasan Alhaddad tersebut berlangsung hikmat. Warga kelitan khusu’ mengaminkan doa yang dipanjatkan ustadz. Keakraban dan kebersamaan itu terlihat. saat warga membuka ransum makanan masing-masing, untuk disantap bersama-sama di lapangan terbuka, di pinggir sungai Rantau Panjang. (Has)

Pengumuman Kelulusan Pengadaan CPNS Kabupaten Kayong Utara Tahun 2013


pengumuman cpns kayong utara 2013

Secara Resmi pengumuman CPNS di umumkan pada tanggal 24 Desember 2013,

Berikut adalah Pengumuman CPNS Kab Kayong Utara 2013,

DOWNLOAD DI SINI

pengumuman kelulusan cpns kabupaten kayong utara 2013

Setelah Dapat Info tsb, Mohon Like Juga Fans Page Facebook Warta Kayong Berikut Linknya :

Silahkan Buka DI SINI

Screening Film Untuk Penggalangan Dana


Louching WK dan Film Ujang Tompoy

Rasa simpatik kita akan muncul ketika melihat Salman Alfarizi (1,4). Balita yang tinggal di Jalan Gusti Roem, RT 003 Desa Teluk Melano – Simpang Hilir ini menderita penyakit Hydrosifalus ± 1 tahun yang lalu. Ketiadaan orang tuanya membuat proses pengobatan Salman, panggilannya, dihentikan.

Benar, Pemda Kayong Utara atau Pemerintah Pusat telah menjamin kesehatn gratis untuk warganya. Namun ada batasannya. Ada jenis obat yang tidak ditanggung Asuransi/Pemerintah. Belum lagi biaya hidup pendamping pasien selama di rumah sakit. Sementara proses pengobatan memerlukan waktu yang relatif lama.

Atas rasa kemanusiaan, Senin malam (23/12/2013), Simpang Mandiri Production (SMP), Sanggar Simpang Bertuah (SSB) dan Warta Kayong (WK), melaksanakan Screening Film Ujang Tompoy Naik Uto dan Lounching Majalah Warta Kayong, dalam rangka menggalang dana buat Salman.

Alhasil, kegiatan yang dihadiri Kepala Kantor ESDM KKU, Perwakilan Bank Kalbar Sukadana, tokoh masyarakat dan pelajar se- Simpang Hilir tersebut terkumpul dana Rp. 1.183.500,-. Kemudian saat itu juga hasil penggalangan dana diserahkan ke Margono, Kades Teluk Melano, untuk disampaikan kepada keluarga Salman.

Dalam sambutannya, Margono sempat meneteskan air mata dan tidak banyak bicara. Dengan terbata dia mengatakan, “Saya benar-benar terharu. Terima kasih kepada teman-teman SMP, SSB dan lainnya, serta kepada bapak/ibu yang telah ikhlas berbagi dan membantu meringankan beban warga kami.”

Jumlah tersebut tentu masih jauh dari cukup. Rencnanya dalam minggu ini, kami dari ormas seperti SMP, SBB, SSM, WK, YPS, Pemerintah Desa Teluk Melano dan elemen masyarakat lainnya sepakat akan turun ke jalan, menggalang dana untuk Salman, tutur Raden Jamhari, Ketua SSB Simpang Hilir.

Keterangan orang tua Salman, Leni Apriani, saat kami temui mengatakan, bahwa gejala penyakit anaknya tampak saat Salman berusia 3 bulanan. Awalnya kami menduga pembengkakan di kepalanya hanya gejala biasa saja, sebab demam. Karena sekian bulan bengkak tersebut tidak kempes, bahkan semakin membesar,  Salman kami priksa ke dokter Puskesmas Melano.

Dari hasil pemeriksaan dokter, ternyata anak kami mengidap penyakit Hydrosifalus, dan harus segera di bawa ke RS Agoes Djam Ketapang atau RS Sudarso Pontianak, cerita Leni.

Sebagai orang tua, lanjut Leni, kami telah melakukan kewajiban kami membawa Salman berobat, baik secara medis maupun alternatif. Salaman pernah dua kali kami bawa RS Sudarso, tapi hingga kini belum ada perubahannya. Tambah lagi kami tak mampu bertahan lama di RS, sebab kami tak punya biaya untuk beli obat dan biaya makan minum kami selama di RS. Jadi kami hanya bisa pasrah saja.

Jika terus dibiarkan, penyakit Salman akan semakin tidak bisa tertolong. Kerena itu kita mengajak partisipasi masyarakat dalam meringankan beban orang tua Salman, menolong kesembuhan penyakit yang di deritanya, sehingga insya Allah, Salman Alfarizi Bin Ruslan bisa kembali tersenyum layaknya balita lain, imbau Miftahul Huda.

Kami berterima kasih sekali dengan bang Uda (Miftahul Huda), pak Kades Melano dan masyarakat lainnya. Mereka telah banyak membantu kami. Karena mereka juga kami bisa berangkat ke Pontianak tempo hari, ungkap Leni dengan mata berkaca. (Has)

5 TIPS MEMAKNAI TAHUN BARU


tahun baru hasanan kku kalbar hotOleh: Hasanan

Tinggal menghitung hari. Sebentar lagi, hiruk-pikuk Masehi akan terdengar memantak telinga. Orang-orang menyebutnya dengan sebutan, “Tahun Baru.” Yah. Tahun Baru Masehi 2014. Tradisi baru bangsa ini, yang saban tahun dirayakan dengan berbagai bentuk, mulai dari hal-hal yang bermanfaat hingga pada hal-hal yang terkesan mubazir atau sebangsanya.

Tidak dipungkiri, setiap orang selalu berharap bahwa momen tahun baru dengan bejuta harapan baru, walaupun harapan itu harus pupus. Sebab tidak ada perbaikan demi perbaikan diri yang ia lakukan untuk mengisi tahun tersebut, kerana ia masih mengunakan cara-cara lama yang tidak relevan untuk mengisi harapan barunya.

Tidak masalah sih sob. Sah-sah saja kita memperingati tahun baru. Namun jangan jadikan bahwa ini sebagai ritual penting yang wajib kita laksanakan, sehingga harus menguras energi besar yang semestinya tidak penting kita lakukan. Apa lagi harus menjadikan ini sebagai momen untuk berpesta-pora dengan sesuatu yang dapat menjerat kita pada lembah kehinaan.

Nah sob, agar kita terhindar dari hal-hal di atas, saya ingin berbagi sedikit tips dalam menyikapi Tahun Baru Masehi agar lebih bermakna. Semoga bermanfaat ya sob, utamanya buat penulis sendiri.

1)         MENDESAIN ULANG HIDUP

Jika sobat ingin memaknai tahun baru sebagai momen terpenting dalam hidup sob, akan lebih bijak jika sob membuat rencana/agenda positif dan bermanfaat buat orang-orang disekeliling sob. Misalnya dengan kegiatan bakti sosial, menyantuni anak yatim, fakir miskin dan/atau melaksanakan kegiatan positif lainnya.

Bersedekah hasanan kku kalbar berkah1Jika hal tersebut mampu kita lakukan, maka sungguh kita telah mengukir sejarah emas dalam hidup kita, sejarah yang pantas dikenang oleh siapapun. Tak perlu gaung besar, mulailah dari hal-hal kecil.

Benar, melakukan hal-hal tersebut tidak mesti menunggu saat tahun baru saja. Tapi akan kelihatan menarik saat orang lain larut  dalam hura-hura tahun baru, kita malah melakukan tindakan mulia/positif. Hehe. . . .

Andai saja uang untuk beli kembang api sob sumbangkan ke masjid, anak yatim, fakir miskin atau lembaga-lembaga sosial lainnya, waw!! Tentu akan lebih besar manfaatnya tu sob. Bernilai pahala lagi, kan sob? Atau kita kasikan saja ke ortu kita untuk beli beras misalnya, wah, dapat di makan sekeluarga tu sob.

Jadilah orang pertama yang mampu merubah paradigma berpikir positif bagi anak muda, bahwa tahun baru bukanlah momen untuk hura-hura. Namun itu merupakan isyarat bahwa kita perlu merenung, mengevaluasi, mendesain ulang hidup kita agar menjadi pribadi yang lebih baik dari tahun sebelumnya., oke!

2)         BERSIKAP WAJAR

So guys. Jika kita tak mampu merencanakan dan melakanakan kegiatan positif di atas, mendoakan mereka pun alternatif juga tu sob. Dengan doa yang ikhlas, inssya Allah, Allah akan mengijabah niat baik kita untuk kemudahan saudara-saudara kita yang sedang kesulitan dalam ekonominya.

sedekah dengan doa hasanan kku kalbarAndai kata kita tetap nekat untuk ikut memeriahkan tahun baru sebagaimana yang dilakukan orang-orang di luar sana, jangan memaksakan diri jika tidak mampu. Misalnya ni sob, ada diantara teman kita yang berncana tahun baru kali ini ingin dirayakan di Pontianak, sementara kita tak punya uang. Namun kerena bujukan teman atau pacar, akhirnya kita harus pinjam sana pinjam sini, atau memaksa ortu agar mau memberi uang saku, bahkan harus nekat menipu atau mencuri karena tak dapat pinjaman atau jatah dari ortu. Na’uzubillah, sob.

Tips untuk mengatasi bujukan teman yang tidak mendidik tersebut, misalnya, katakan bahwa kita acara keluarga, ada kegiatan bakti/amal atau buat alasan logis lainnya agar teman yakin. Jika perlu kasi masukan/pandangan positif pada teman kita, agar dia tidak terjebak jauh dengan hiruk-pikuk tahun baru yang kebanyakan kita salah dalam memaknainya.

Yang terpenting bukanlah tempatnya, tapi bagaimana cara menyikapi dan memaknainya, momen apapun itu. Sebab, “Kita tidak akan bisa merubah prilaku kita menjadi baru (positif) jika kita bersikeras mempertahankan cara-cara lama.” Tahun baru seharusnya semangat baru. Tak hanya semangat, tapi harus menemukan cara-cara baru dalam memperbaiki diri.

3)         BERGAUL DILINGKUNGAN POSITIF

Nah ini yang paling penting sob. Jangan sampai kita terjebak dalam pergaulan bebas. Boleh saja merayakan tahun baru, tapi bukan berarti itu akan seru jika ditemani narkoba, miras dan seks bebas. Kemudian kebut-kebutan di jalan raya, joget (maaf) telanjang atau melakukan kegiatan yang menganggu kenyamanan, keamanan dan kepentingan umum.

Tahun baru, semangat baru. Seharusnya ada sikap baru yang merubah pola pikir/cara pandang kita. Semangat baru pun tidak cukup tanpa niat dan tindakan nyata untuk mewujudkan harapan baru tersebut. Yang terpenting itu tindakannya. Tanpa tindakan nyata, harapan baru hanyalah mimpi.

eJika niat sudah tertanam di hati, tidak ada yang sulit untuk merubahnya, walaupun tantangan yang kita hadapi itu berat. Namun dengan niat yang kuat serta ihklas, insya Allah, kita akan mampu melawannya.

Banyak cara untuk menghindari pergaulan bebas, misalnya: 1) Ikrarkan dalam hati bahwa kita tidak mau melakukan kesalahan yang sama seperti tahun lalu, yang membuat hidup kita terpuruk; 2) Katakan dalam hati kita bahwa narkoba, miras, ngelem, seks bebas dan sebangsanya adalah sampah masyarakat, sedangkan aku manusia sempurna yang memiliki martabat; 3) Memilih lingkungan pergaulan yang baik dan sehat; 4) Jiga sob tidak mampu melawan godaan, hidari kencan berduaan dengan pasangan yang bukan mahram, kecuali ada teman lain sisi kita; dan lain-lain.

4)         MENEBAR MANFAAT BUAT SAHABAT

Apabila kita mendengar, melihat dan mengetahui ada teman yang sedang dan akan melakukan tindakan yang membahayakan dirinya dan orang lain, baik secara fisik maupun mental/psikis, maka jadilah orang pertama yang mengingatkannya.

Namun perlu diingat, dalam memberi nasehat harus melihat sikon pula. Jangan sampai niat baik sob berbuah murka, sebab saat sob memberi nasehat kondisi teman sedang tidak stabil. Bisa di tonjok teman juga sob.

Nah perlu diingat juga sob, “Sahabat yang baik itu laksana sebuah cermin, tempat diri melihat dari perbuatan (baik/buruk), tempat mencurahkan segala rasa (pahit/manis).” Sob tahu kan apa itu kaca/cermin? Jika sob ingin melihat apakah wajah sob tetap cantik/ganteng, tentu sob perlu cermin bukan?

bercermin hasanan kku kalbar dahsyatLalu bagaimana jika kita ingin melihat perbuatan kita itu baik/buruk? Tentu perlu teman. Temanlah cermin hidup kita, tempat kita melihat kebaikan dan keburukan yang ada pada diri kita. Kerena teman yang baik/sejati ialah mereka yang mampu menunjukan kesalahan kita, dengan maksud untuk mengingatkan/memperbaikinya.

5)         BERSYUKUR

Bersyukulah bahwa Tuhan masih mengasihi kita, menambah usia kita hingga dapat berjumpa dengan tahun baru. Nikmat panjang umur, nikmat yang perlu disyukuri. Apakah sisa umur kita digunkan buat kebajikan atau kemaksiatan, tentu terserah kita saja. Namun kelak semua itu harus pertanggungjawabkan dihadapan Tuhan.

Bertemu tahun baru adalah garansi umur yang diberikan Tuhan buat hambaNya. Banyak diantara teman, keluarga, sahabat, tetangga dan sanak-famili kita yang tak sempat bertemu tahun baru. Bahkan ada diantara mereka harus meregang nyawa akibat kebut-kebutan, mabuk-mabukan di tahun sebelumnya.

Berpesta-pora dengan sesuatu yang berlebihan itu bukanlah bentuk syukur, bisa saja itu simbol keangkuhan dan kemubaziran. Namun jika kita bersedekah, berinfaq, berzakat, beramal, berdoa dan peduli terhadap penderitaan sesama, inilah bentuk syukur yang sesungguhnya.

bersedekah hasanan kku kalbar rayaBersyukur pun merupakan terapi untuk hidup sehat, obat hati. Selain ditambah nikmatnya dan bernilai ibadah, juga membuat hidup menjadi lebih tentram. Kerena hati dan pikiran dapat menjadi sumber penyakit manusia. Dengan hati yang tentram pikiran pun jadi tenang. Dengan pikiran tenang orang akan enjoy menjalani hidupnya. Sehingga ia merasa bahwa beban seberat apapun yang ia hadapi adalah masalah yang harus ia tuntaskan. Inlah wujud dari syukur nimat.

“Kita tak pernah tahu kapan ajal akan menjemput? Yang kita tahu kita masih setia ditemani usia. Kita tak perlu bertanya berarapa lama kita hidup? Yang perlu kita jawab ialah bagaimana kita hidup. Apakah untuk hari ini, hari esok atau untuk hari yang akan datang?”

Rapa Organizer Kembali Gelar Festival Musik


3Hasanan Parade Band Rapa KKU Kalbar

Festival musik kembali digelar Rapa Organizer. Sabtu malam (21/12/2013) Gelora Rapa Desa Rantau Panjang, Kecamatan Simpang Hilir Kabupaten Kayong Utara dipenuhi pengunjung dan musisi lokal. Festival yang bertajuk, “Festival Music Free Style Kayong Utara 2013”  ini diikuti 16 peserta dari 3 kecamatan yang ada di KKU.

 Dari enam  kecamatan yang ada, hanya 3 tiga kecamatan yang tidak tampil, yaitu Pulau Maya, Seponti dan Karimata. Sedangkan kecamatan yang mengutus pemudanya yaitu Simpang Hilir, Sukadana dan Teluk Batang.

 Ahmad Resad, Kepala Dusun Makmur, mewakili Kepala Desa Rantau Panjang yang berhalangan hadir, secara resmi membuka acara yang paling bergengsi bagi kaula muda tersebut. Layaknya drummer ternama, dengan mantap beliau memegang stik dan memukul drum. Pukulan drum tersebut menandakan bahwa secara resmi acara festival telah dibuka.

 Atas nama Pemerintah Desa Rantau Panjang, kami mengapresiasi kegiatan ini. Ini menunjukan bahwa peran anak muda dalam memajukan kesenian di Kabupaten ini sangat baik. Tentu ini kegiatan positif yang perlu kita dukung. Kami lebih setuju pemuda melakukan kegiatan seperti ini, dari pada melakukan hal-hal yang tidak diinginkan, merusak lingkungan dan menghancurkan masa depan mereka sendiri, imbau Ahmad Resad.

2Hasanan Parade Band Rapa KKU Kalbar2

Ya’ Mohtarudin, ketua Rapa Organizer, mengatakan, selain sebagai hiburan rakyat, festival ini bertujuan untuk menyalurkan bakat, mengurangi pergaulan negatif remaja saat ini, yang tercenderung larut dalam pergaulan bebas seperti ngobat, ngelem dan lain-lain. Setidaknya kita bisa meminilmalisirnya.

 Salah satu ketentuan/tata tertib lomba yang kami tekankan, yaitu peserta dilarang membawa atau menggunkan miras dan narkoba sejenisnya. Jika diketahui peserta menggunakan narkoba atau miras dalam suasana lomba, maka peserta tersebut akan didiskualifikasi/digugurkan, terang Ya’ Mohtarudin.

Keterangan Ya’ Mohtarudin tersebut dibenarkan Muhammad, Ketua Karang Taruna Rantau Panjang. Lebih lanjut dia meminta agar pemuda tidak terjebak dalam virus pergaulan bebas. Masih banyak kegiatan positif yang bisa dilakukan anak muda. Karang Taruna merupakan wadah untuk kita berkarya. Kita sangat mendukung kegiatan seperti ini. Bukti keseriusan kami, salah satunya kegiatan saat ini.

Menurut penyelenggara, kegiatan ini dijadwal selama 2 hari, yaitu 21 – 22 Desember 2013. Kerena jumlah peserta tidak terlalu banyak, maka tadi malam merupakan babak penyisihan. Sedangkan, Minggu malam (22/12) adalah malam final, sekaligus pembagian hadiah bagi peserta yang masuk nominasi juara 1, 2 dan 3.

foto hasanan kku warta kayong kalbar

Sejak 2012 yang lalu, Rapa Organizer telah memulai festival musik perdananya. Kerjasama antara Karang Taruna Rantau Panjang, Rapa Organizer, Formasi dan Simpang Mandiri Production saat ini tergolong sukses dan aman. Penonton yang hadir tidak hanya dari kalangan pemuda saja, masyarakat umum pun antusias menyaksikan pentas seni tarik suara tersebut.

 Penyerahan piagam penghargaan dari panitia kepada Pemerintah Desa Rantau Panjang, Karang Taruna dan para donatur yang telah berpatisipasi, merupakan prosesi akhir dari kegiatan Festival Music Free Style Kayong Utara 2013. (Has)

Hachiko, Kisah Mengharukan Refleksi Kesetiaan


hachiko haci hachi kku warta kayong

Kisah Nyata ini berawal ketika Profesor Parker Wilson (Richard Gere) bertemu dengan seekor anak anjing praremaja di Stasiun Kereta Api Bedridge, Wonsocked, Amerika Serikat, tempat dimana ia biasa pergi dan pulang dari bekerja. Karena merasa kasihan, maka seekor anak anjing itu diajaknya pulang ke rumahnya dan diberi nama Hachiko.

Parker beserta istrinya Cate memelihara dan merawatnya hingga Hachiko bertumbuh dewasa, besar dan tiada hari yang dilewatkan Parker tanpa bermain bersama Hachiko.

Pada suatu saat, Hachiko secara diam-diam dan tanpa disangka oleh Parker bahwa Hachiko mengikutinya dari belakang hingga ke stasiun saat Parker berangkat kerja. Secara tidak sengaja Parker menoleh ke belakangnya setelah ia masuk ke gerbong kereta dan melihat Hachiko sedang duduk akan menyaksikan keberangkatannya. Namun, Parker terpaksa keluar dari kereta untuk memulangkan Hachico ke rumah.

Ketika pulang dari bekerja dan keluar dari gerbong kereta, ternyata Hachico menjemputnya di stasiun pada pukul 17.00. Maka sejak saat itulah Parker membiarkan atau mengizinkan Hachico mengantar-jemputnya di stasiun.

Setiap hari Hachiko mengantar-jemput tuannya (Parker) ke stasiun. Para pedagang yang ada di sekitar stasiun, serta para penumpang lainnya yang berjalan kaki terkagum-kagum serta tercengang menyaksikan apa yang kelakuan Hachiko, itulah yang membedakannya berbeda dengan anjing pada umumnya.

Semua orang yang tinggal di sekitar Stasiun Bedridge menyayangi Hachiko dan selalu menyapanya dengan ramah dan senyuman hangat seperti layaknya sapaan kepada manusia. Dengan wajah ceria Hachiko menatap setiap orang yang menyapanya dan sambil menggoyangkan ekornya sebagai tanda keceriaannya.

Hari berganti hari dan sampai pada satu ketika, Hachiko tak menemukan kedatangan tuannya di stasiun pada pukul 17.00. Namun begitu, ia tetap menunggu sang tuannya pulang dari pekerjaannya.

Terdengar kabar, ternyata tuannya, Parker Wilson meninggal dunia karena serangan jantung ketika ia sedang mengajar. Sementara Hachiko sepertinya tidak pernah mengetahui dan mengerti bahwa tuannya yang selalu diantar jemputnya telah tiada.

Tidak lama setelah kematian Parker, Cate (istrinya) menjual rumah mereka dan pindah meninggalkan Bedridge. Sementara Hachiko dipelihara oleh anak perempuan Parker, Andy Wilson (Sarah Roemer).

Ketidakmengertian Hachiko atas kematian tuannya membuatnya terus berharap dan menantikan akan kepulangan tuannya. Berulang kali Hachiko kabur dari rumah Andy untuk pergi ke stasiun dengan harapan ia akan menemukan tuannya kembali.

Andy sangat menyayangi Hachiko, karena itu ia selalu menjemput Hachiko di stasiun, dan hingga pada akhirnya Andy merelakan Hachiko pergi. Selama itu juga Hachiko tinggal di stasiun menunggu waktu hingga pukul 17.00. Ia terus menunggu dan duduk di bundaran di depan stasiun Kereta Api, menantikan kedatangan tuannya.

Kesetiaan Hachiko terus berlanjut dan bertahan hingga tahun kesepuluh meninggalnya Parker, (tuannya).  Sampai akhirnya musim dingin tiba di tahun ke sepuluh, Hachiko meninggal di bundaran stasiun pada tengah malam yang sunyi dan dingin.

 Kisah yang disajikan dalam film Hachiko: A Dog’s Story persis sama dengan kisah aslinya. Di Jepang, sebuah monumen berupa patung seekor anjing untuk mengenang kesetiaan Hachiko. Patung itu tepat didirikan di depan Stasiun Kereta Api Shibuya. Sungguh  kesetiaan Hachiko melebihi batasan kesetiaan anjing pada umumnya.

 Refleksi/ Renungan 

Para pembaca yang budiman, kisah nyata mengenai seekor anjing bernama Hachiko di atas mengajarkan kepada kita, bahwa kesetiaan adalah dilahirkan dari kasih tulus. Kesetiaan Hachiko dibentuk, yaitu ketika Profesor Parker memberikan kasih yang tulus padanya. Artinya, di dalam kasih yang tulus (sesungguhnya) tidak ada nilai kepura-puraan atau kepalsuan. Karena sesungguhnya, di dalam kepura-puraan hanya ada penghianatan.

Jika sesekor anjing saja sanggup setia sampai mati pada tuannya, bukankah manusia diciptakan Tuhan jauh melebihi kesetiaan seekor anjing? Bukankah manusia diberikan akal budi atau kecerdasan oleh Tuhan supaya dapat membedakan bahwa dirinya tidak sama dengan binatang? Tetapi sayang, realita kehidupan memperlihatkan, bahwa terkadang manusia lebih senang memelihara sikap, tindakan dan kasih yang penuh dengan kepura-puraan. Itulah sebabnya, di dalam dirinya benih-benih kebencian, dendam, iri hati, dengki dan penghianatan pada sesamanya dan terlebih pada Tuhan tumbuh dengan subur.

Sebagai akibatnya, kekerasan, ketidakadilan, dendam, kebenciaan dan pembunuhan atas sesamanya menjadi kecenderungan yang sangat sulit dihapuskan. Karena di dalam hatinya sudah tidak ada lagi tempat atau lahan untuk menumbuhkan benih-benih kehidupan seperti yang dikehendaki oleh Tuhan dari manusia.

Tuhan telah menciptakan manusia sedemikian rupa supaya mereka dapat hidup saling mengasihi seorang akan yang lainnya. Itulah sebabnya Tuhan sangat peduli terhadap orang-orang yang dengan setia mengasihi sesamanya dengan sepenuh hati, dan bukan dengan setengah hati atau kepura-puraan. Karena sesungguhnya, kesetiaan kita terhadap sesama, kasih kita terhadap sesama seharusnya menjadi bukti nyata kasih dan kesetiaan kita kepada Tuhan. Maka, adalah tidak mungkin seseorang mengatakan bahwa dia sangat mengasihi Tuhan dengan sepenuh hati sementara ia tidak mengasihi sesamanya dengan sepenuh hati.  sumber : wikipedia dan lain lain . 

Cuplikan Peristiwa Yang Terjadi di KKU Hari ini

Selamat Hari Ibu, 22 Desember 2013


Ibu Warta Kayong KKU Kalbar 5

Kasih Ibu Sepanjang Masa

Ibu… Adalah sosok wanita mulia. Mendidik dengan kasih-sayang. Menjaga dengan kelembutan. Membimbing dengan rasa sabar. Tak pernah mengeluh, tak kenal menyerah. Saat orang lain terlena dalam lelap, ibu selalu terjaga dalam hening malam. Menyusui, menganti popok, dan tetap terjaga dari rintihan tangis bayinya.

 Ibu… Tak ada seorang pun yang dapat menggantikan posisimu dihatiku. Engkau adalah madrasah pertama bagiku, guru perdana bangsa ini. Ditanganmulah generasi ini lahir dan terlahir. Engakulah pendiri peradaban bangsa.

Ibu… Bagiku engkau adalah sosok pahlawan yang tak mengenal kata menyerah. Tak perduli hujan, badai. Langkah kakimu pasti menata masa depan kami. Seluruh hidupmu kau curahkan demi kebahagiaan buah hatimu. Bahkan kau harus rela mati demi anak-anakmu.

Perjuangan terberat dalam hidupmu, yaitu saat kau melahirkan kami. Perjuangan antara hidup dan mati. Perjuangan yang beratnya melebihi perang apapun. Seluruh jiwa dan ragamu melebur jadi satu. Perasaan antara senang dan derita. Tetesan keringat dan darah tak kau rasakan. Namun derita dan penatmu pecah berganti bahagia, saat tangisan bayi menghiasi telingamu. Dan terkadang kau tak sempat mendengar tangis itu, karena Tuhan terlebih dulu menjemputmu.

Ibu… Putih rambutmu dan kerut diwajahmu, adalah gambaran betapa beratnya perjuangan hidupmu. Saat orang lain melupakanku, engkau tak pernah lupa sedetikpun. Saat yang lain mengecamku, engkau tetap peduli dan merangkulku. Bagimu, tak ada kata pensiun untuk tetap mencintai anakmu. Bahkan di usia rentamu, kau tetap ikhlas mengurus kami. Kerana kau adalah rumah yang teduh bagi anak-anakmu.

Ibu, kau tak pernah menghitung berapa besar pengorbananmu. Kasih sayangmu begitu tulus tanpa batas. Kau tukarkan penderitaanmu demi kebahagiaan kami. Kerena kebahagiaan kami adalah segalanya bagimu. Sungguh tak pantas kami berlaku angkuh dan sombong dihadapanmu.

Ibu. Jasamu tak akan pernah bisa aku balas dengan apapun. Yang bisa aku lakukan hanyalah membahagiakanmu. Keindahan dan kenikmatan hidup yang kurasakan saat ini, adalah berkat jasa dan do’amu, Ibu.

Ibu… Maafkan jika aku melupakan jasamu. Maafkan aku yang tak peduli dengan rintih tangismu saat merawat aku. Maafkan aku yang sering berlaku tidak sopan dihapanmu. Maafkan aku yang selalu membuatmu kecewa kerena kebodohanku. Maafkan aku yang alpa dari memohon maaf padamu. Maafkan aku kerena belum sempat mengabdi padamu. Maafkan aku yang tidak sepenuhnya mampu membahagiakanmu. Maafkan. Maafkan aku atas segalanya.

 Sukadana, 19 Desember 2013

 Hasanan

%d blogger menyukai ini: